MINATBACA.com – Bersama mahasiswa KKN Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), Pemerintah Desa (Pemdes) Golokan, Kecamatan Sidayu, Gresik, coba memaksimalkan potensi perikanan yang menjadi andalan.
Yakni, dengan menggelar edukasi dan lomba memasak olahan ikan bandeng. Program yang menyasar ibu-ibu PKK, dengan tujuan membekali mereka keterampilan untuk mengolah ikan bandeng menjadi produk yang lebih menarik dan bernilai jual.
Sebelum itu, para peserta juga diajak untuk mengikuti sosialisasi dan pelatihan pengolahan bandeng yang disampaikan oleh dosen pembimbing KKN UISI Fara Kamila Hudy. Dalam paparannya, Fara menjelaskan, manfaat gizi ikan bandeng serta berbagai contoh olahan kreatif seperti nugget, abon, bakso dan bandeng presto.
Fara juga berbagi tips mengenai pengemasan dan cara memasarkan produk, agar lebih menarik minat pembeli. Sedangkan tujuan kegiatan diselenggarakan adalah, agar ibu-ibu PKK tidak hanya mengolah bandeng untuk konsumsi rumah tangga.
“Ke depan kami berharap, masyarakat juga bisa menjadikannya sebagai peluang usaha,” terang Fara.
Lomba olahan bandeng tersebut diikuti oleh perwakilan ibu-ibu PKK dari setiap RT/RW, dengan masing-masing kelompok terdiri dari 5 orang. Dalam lomba, peserta menunjukkan kreativitas lewat berbagai menu seperti otak-otak bandeng, bandeng asam-manis, dinsum bandeng, lemper bandeng, sushi bandeng hingga cilok dan abon.
Lewat kegiatan yang dilakukan, mahasiswa KKN UISI berharap, ibu-ibu PKK bisa percaya diri untuk terus dapat mengembangkan potensi lokal, terutama ikan bandeng, menjadi produk yang bukan hanya lezat tapi juga punya nilai ekonomi yang menjanjikan.
“Kami mendorong ibu-ibu PKK, untuk melihat potensi lokal sebagai peluang usaha yang menjanjikan. Bandeng sebagai komoditas khas Gresik, memiliki nilai gizi tinggi dan bisa dikreasikan menjadi berbagai produk inovatif,” ucapnya.
Dia berharap, kegiatan tidak hanya menjadi ajang kreativitas, tapi juga membangkitkan semangat wirausaha dan kemandirian ekonomi keluarga di Desa Golokan. Sehingga melalui kegiatan tersebut lebih berdaya,” ucapnya.
Sementara Sekretaris Desa Sekdes Golokan Muhammad Tolkhah mengatakan, jika kegiatan edukasi dan lomba olahan bandeng ini sangat positif, terutama karena menyasar langsung ibu-ibu PKK yang punya peran besar dalam pengolahan pangan keluarga.
“Harapannya, dari kegiatan ini muncul keterampilan baru yang bisa berkembang jadi usaha rumahan dan memperkuat potensi ekonomi desa,” tutur Tholkah.

