Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Gelar RUPST 2026, SIG Tetapkan Seluruh Laba Tahun 2025 Sebagai Dividen

      8 Mei 2026

      Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Lamongan Turut Salurkan Bantuan Pangan Untuk Masyarakat

      8 Mei 2026

      Buka Muswil IDI Jatim Tahun 2026, Bupati Jelaskan Komitmen Pemkab Gresik Pada Layanan Kesehatan

      8 Mei 2026

      SIG Coba Perkuat Mesin Pertumbuhan Baru, Strategi Ekspor dan Transformasi Jadi Penopang Kinerja

      8 Mei 2026

      Modernisasi Pertanian, 3 Poktan di Kabupaten Lamongan Menerima Bantuan Kombi

      8 Mei 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Pemkab Gresik Prioritaskan Tekan AKI dan AKB
    Kesehatan

    Pemkab Gresik Prioritaskan Tekan AKI dan AKB

    RedaksiBy Redaksi25 September 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Upaya untuk dapat menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Kesehatan.

    Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif, pada saat membuka gelaran ‘Workshop Verifikasi dan Analisis Kematian Ibu dan Bayi’ yang berlangsung di Aston Hotel Gresik, Kamis (25/9/2025). Workshop yang juga menjadi forum strategis untuk mengevaluasi data, membedah kasus, serta merumuskan langkah-langkah konkret dalam memperkuat sistem layanan kesehatan kepada masyarakat Gresik.

    Wabup Gresik yang biasa disapa dokter Alif tersebut menegaskan, isu kematian ibu dan bayi bukan hanya persoalan medis. Namun juga persoalan sosial, kemanusiaan, sekaligus masa depan generasi bangsa, sehingga Pemkab Gresik berkomitmen memastikan ibu dan bayi mendapat pelayanan terbaik, terlindungi dan terjaga keselamatan.

    “Ini bukan sekadar angka statistik, tetapi menyangkut nyawa manusia. Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen penuh untuk memastikan setiap ibu dan bayi di Gresik mendapatkan pelayanan terbaik, terjamin keselamatannya, dan terlindungi,” tegas dokter Alif.

    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik dr Mukhibatul Khusna menyampaikan, perkembangan positif dalam penurunan AKI dan AKB. Di mana pada 2023 AKI tercatat 99.38 per 100.000 kelahiran hidup, kemudian pada 2024 turun menjadi 77.59. Sementara AKB dari 4.82 per 100.000 kelahiran hidup pada 2023, turun menjadi 4.38 pada 2024.

    “Ini pencapaian yang patut diapresiasi, tetapi belum cukup. Kita harus bekerja lebih keras dan berkolaborasi lintas sektor, agar penurunan ini berlanjut secara signifikan,” ujarnya.

    Berdasarkan analisis data, kasus kematian ibu terbanyak tercatat di Kecamatan Driyorejo, Kedamean dan Tambak (Pulau Bawean). Sementara kasus kematian bayi paling banyak terjadi di Kecamatan Kebomas, Manyar dan Sangkapura (Pulau Bawean). Selain itu, kasus ibu hamil berisiko tinggi terbanyak ditemukan di Kecamatan Manyar, Menganti dan Kebomas.

    Adapun workshop hari ini dihadiri oleh para dokter, bidan, perawat dan petugas medis dari puskesmas, serta rumah sakit se-Kabupaten Gresik. Mereka diajak untuk melakukan diskusi interaktif, mengidentifikasi akar masalah, serta mencari solusi komprehensif dalam penanganan kasus. Dengan harapan, akan lahir rekomendasi yang dapat menjadi dasar kebijakan Pemkab Gresik ke depan. Sehingga upaya penurunan AKI dan AKB lebih terarah, terukur dan dapat berkelanjutan.

    “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Semua elemen harus bersinergi, tenaga kesehatan, pemerintah, masyarakat, bahkan keluarga. Karena keselamatan ibu dan bayi adalah, tanggung jawab kita bersama,” ucap dokter Alif.

    gresik pemkab gresik
    Previous ArticlePeringatan Haornas di Lamongan Diwarnai Apresiasi Untuk Atlet, Pelatih, Hingga Pengukuhan PBVSI
    Next Article Satbinmas Polres Lamongan Bentuk PDK Tahun 2025

    Berita Terkait

    Buka Muswil IDI Jatim Tahun 2026, Bupati Jelaskan Komitmen Pemkab Gresik Pada Layanan Kesehatan

    8 Mei 2026

    Hadiri Groundbreaking Nitrate Complex, Bupati Bangga Gresik Jadi Magnet Investasi Strategis

    8 Mei 2026

    Dinas KBPPPA Gresik Lakukan Penjangkauan dan Pendampingan Psikososial Anak Ponpes Al Amin

    8 Mei 2026

    Bupati Gresik Hadiri Pelantikan Rektor Unigres Periode 2026-2030

    6 Mei 2026

    Bupati Gresik Tegaskan Komitmen Penerimaan Murid Baru yang Bersih dan Transparan

    5 Mei 2026

    Pesan Bupati Gresik Kepada Kepala Puskesmas, Saat Buka Bimtek Pengadaan Barang Jasa BLUD

    5 Mei 2026
    Search
    Terkini

    Gelar RUPST 2026, SIG Tetapkan Seluruh Laba Tahun 2025 Sebagai Dividen

    Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Lamongan Turut Salurkan Bantuan Pangan Untuk Masyarakat

    Buka Muswil IDI Jatim Tahun 2026, Bupati Jelaskan Komitmen Pemkab Gresik Pada Layanan Kesehatan

    SIG Coba Perkuat Mesin Pertumbuhan Baru, Strategi Ekspor dan Transformasi Jadi Penopang Kinerja

    Modernisasi Pertanian, 3 Poktan di Kabupaten Lamongan Menerima Bantuan Kombi

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Bu Min Pastikan Layanan Kedaruratan Masyarakat Gresik Berjalan Optimal

    2 Oktober 2024

    MINATBACA.com – Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah meninjau command center, yang diperuntukkan menangani laporan kedaruratan.…

    Islamic Center Balongpanggang Saksi Wabup Gresik Tanam Pohon Bersama P3K

    BRI Gresik Serahkan Bantuan Mobil Display UMKM, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Komunitas

    Mendukung Percepatan Pemulihan Pascabencana, SIG Kirim 36.000 Bata Interlock Presisi

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.