Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

      29 Agustus 2026

      Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

      28 Agustus 2026

      Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

      28 Agustus 2026

      Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

      27 Agustus 2026

      Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

      27 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Pemkab Gresik Prioritaskan Tekan AKI dan AKB
    Kesehatan

    Pemkab Gresik Prioritaskan Tekan AKI dan AKB

    RedaksiBy Redaksi25 September 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Upaya untuk dapat menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Kesehatan.

    Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif, pada saat membuka gelaran ‘Workshop Verifikasi dan Analisis Kematian Ibu dan Bayi’ yang berlangsung di Aston Hotel Gresik, Kamis (25/9/2025). Workshop yang juga menjadi forum strategis untuk mengevaluasi data, membedah kasus, serta merumuskan langkah-langkah konkret dalam memperkuat sistem layanan kesehatan kepada masyarakat Gresik.

    Wabup Gresik yang biasa disapa dokter Alif tersebut menegaskan, isu kematian ibu dan bayi bukan hanya persoalan medis. Namun juga persoalan sosial, kemanusiaan, sekaligus masa depan generasi bangsa, sehingga Pemkab Gresik berkomitmen memastikan ibu dan bayi mendapat pelayanan terbaik, terlindungi dan terjaga keselamatan.

    Baca Juga :  Pemkab Gresik Perketat Verifikasi Hibah Guna Menghindari Salah Sasaran Penyaluran Bantuan

    “Ini bukan sekadar angka statistik, tetapi menyangkut nyawa manusia. Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen penuh untuk memastikan setiap ibu dan bayi di Gresik mendapatkan pelayanan terbaik, terjamin keselamatannya, dan terlindungi,” tegas dokter Alif.

    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik dr Mukhibatul Khusna menyampaikan, perkembangan positif dalam penurunan AKI dan AKB. Di mana pada 2023 AKI tercatat 99.38 per 100.000 kelahiran hidup, kemudian pada 2024 turun menjadi 77.59. Sementara AKB dari 4.82 per 100.000 kelahiran hidup pada 2023, turun menjadi 4.38 pada 2024.

    “Ini pencapaian yang patut diapresiasi, tetapi belum cukup. Kita harus bekerja lebih keras dan berkolaborasi lintas sektor, agar penurunan ini berlanjut secara signifikan,” ujarnya.

    Baca Juga :  Ditinjau Gubernur Jawa Timur, Pasar Murah di Balai Desa Banjarsari Disambut Antusias Masyarakat

    Berdasarkan analisis data, kasus kematian ibu terbanyak tercatat di Kecamatan Driyorejo, Kedamean dan Tambak (Pulau Bawean). Sementara kasus kematian bayi paling banyak terjadi di Kecamatan Kebomas, Manyar dan Sangkapura (Pulau Bawean). Selain itu, kasus ibu hamil berisiko tinggi terbanyak ditemukan di Kecamatan Manyar, Menganti dan Kebomas.

    Adapun workshop hari ini dihadiri oleh para dokter, bidan, perawat dan petugas medis dari puskesmas, serta rumah sakit se-Kabupaten Gresik. Mereka diajak untuk melakukan diskusi interaktif, mengidentifikasi akar masalah, serta mencari solusi komprehensif dalam penanganan kasus. Dengan harapan, akan lahir rekomendasi yang dapat menjadi dasar kebijakan Pemkab Gresik ke depan. Sehingga upaya penurunan AKI dan AKB lebih terarah, terukur dan dapat berkelanjutan.

    Baca Juga :  Kepala Dispendik Gresik Apresiasi Lomba Mewarnai dan Story Telling Bahasa Gresikan Hajatan KWGe

    “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Semua elemen harus bersinergi, tenaga kesehatan, pemerintah, masyarakat, bahkan keluarga. Karena keselamatan ibu dan bayi adalah, tanggung jawab kita bersama,” ucap dokter Alif.

    gresik pemkab gresik
    Previous ArticlePeringatan Haornas di Lamongan Diwarnai Apresiasi Untuk Atlet, Pelatih, Hingga Pengukuhan PBVSI
    Next Article Satbinmas Polres Lamongan Bentuk PDK Tahun 2025

    Berita Terkait

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    28 Agustus 2026

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    28 Agustus 2026

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    27 Agustus 2026

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    27 Agustus 2026

    Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polres Gresik Ungkap 14 Kasus

    26 Agustus 2026

    Wabup Gresik Dengarkan Langsung Keluhan Warga Saat Serahkan Bantuan di Benjeng

    25 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    Load More
    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Bupati Gresik Mendorong Dapur SPPG Jadi Pelopor Pemilahan Sampah dan Pengolahan Air Limbah

    8 Juni 2026

    MINATBACA.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diharapkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, memperhatikan pengelolaan…

    Ada Program Mudik Gratis di Gresik, Pendaftaran Mulai 11 Maret 2025

    Dukung Produktifitas Pertanian Warga, Pemdes Pandu Revitalisasi Saluran Air

    Bentuk Kepedulian Kepada Warga, Polres Gresik Siapkan Ambulans Gratis

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.