Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pak Yes Melantik Pengurus Perwosi Lamongan Periode 2025-2029

      16 September 2026

      Optimistis Produksi Garam di Kabupaten Lamongan Akan Terus Meningkat

      16 September 2026

      Ketua PKK Gresik Resmikan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal di Balai Desa Kedungsumber

      16 September 2026

      Masyarakat Desa Truni Kabupaten Lamongan Siap Melaksanakan MT III

      15 September 2026

      Masuki Puncak Panen, Harga Jual Tembakau di Kabupaten Lamongan Tembus Hingga Rp52.000

      15 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»sosial»Menko AHY Resmikan 166 Hunian Layak Huni untuk Warga di Gresik, Anggota DPRD Jatim Beri Apresiasi
    sosial

    Menko AHY Resmikan 166 Hunian Layak Huni untuk Warga di Gresik, Anggota DPRD Jatim Beri Apresiasi

    RedaksiBy Redaksi2 Agustus 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA com – Sebanyak 166 keluarga yang tinggal di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Gresik, kini resmi menempati rumah layak huni.

    Peresmian dilakukan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dengan di dampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Sabtu (1/8/2026). Adapun Desa Campurejo berada di kawasan pesisir, dengan mayoritas warga berprofesi sebagai nelayan.

    “Terima kasih kepada semua pihak yang telah berjuang mewujudkan kawasan yang asri, indah dan nyaman ini,” ujar AHY.

    Kini sebanyak 166 keluarga menempati rumah yang layak dan sehat, dengan pemukiman di atas lahan seluas 7,11 hektare tersebut juga telah dilengkapi fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) domestik, aliran air bersih kran rumah tangga, listrik, serta Tempat Pengolahan Sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

    “Hari ini spesial, karena kami ingin memastikan masyarakat Indonesia lebih baik dari waktu ke waktu. Tadi saya sempat menyapa warga-warga yang sudah menempati rumah, yang sudah dibangun atau direnovasi ini, dengan mereka mengungkapkan terima kasih telah menempati rumah yang layak,” tutur AHY.

    Baca Juga :  PKDI Menganti Gresik Gelar Sosialisasi dan Pencegahan Aksi Kriminal

    Saat bertemu dengan warga yang telah tinggal, mereka rata-rata mengatakan kepada AHY, sudah menempati rumah tersebut sekitar dua bulan. Di mana mereka menyatakan, merasakan perbedaan dengan sebelumnya.

    “Salah satu program yang diusung oleh pemerintah adalah, menyediakan perumahan yang layak dan terjangkau. Jadi mohon dijaga dengan baik, terima kasih,” kata AHY.

    Hunian layak bagi warga di Desa Campurejo berasal dari program Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (TPKT) 2025, dengan penataan meliputi pembangunan dan revitalisasi sebanyak 166 unit rumah. Terdiri atas 102 unit rumah baru, 43 unit penanganan rumah tidak layak huni (RTLH), serta 21 unit rumah baru yang didukung melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), termasuk dilengkapi oleh fasilitas pendukung.

    “Ini titik kedua, yang pertama di (Desa) Randuboto, (Kecamatan) Sidayu, bantaran Sungai Bengawan Solo,” kata Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

    Baca Juga :  Bupati Gresik dan Serikat Buruh Sepakat 6 Komitmen Bagi Kesejahteraan Pekerja

    Gus Yani menjelaskan, warga yang menempati rumah layak huni di Desa Campurejo tersebut juga telah dibantu dipermudah dalam urusan pembiayaan rumah masing-masing. Yakni, dengan cara dipinjami pembiayaan melalui Bank Gresik.

    “Kami pinjami melalui bank daerah, Bank Gresik. Rp60 juta yang dapat dicicil selama delapan tahun, tapi belum delapan tahun banyak yang sudah lunas,” terangnya.

    Salah seorang warga yang menempati rumah layak huni tersebut Khuzaimatin (53) mengaku, sudah dua bulan tinggal. Dengan kini, dia sudah lagi merasa cemas bila musim penghujan.

    “Dulu kalau hujan, rumah sebelumnya itu pasti bocor. Kini saya sudah tenang, tidak lagi takut kebocoran. Lingkungan juga bersih, tidak lagi kumuh seperti sebelumnya,” ucap Khuzaimatin.

    Senada, Imam Anshori (51) yang bekerja sebagai nelayan mengatakan, berterima kasih kepada semua pihak dan pemerintah yang telah membantu, dalam mewujudkan rumah layak bagi keluarganya.

    “Kalau sebelumnya memang tidak layak, jadi dengan bantuan ini saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan semua pihak, yang telah peduli kepada kami,” ungkap Imam.

    Baca Juga :  Ketua MKKS SMP Negeri Kabupaten Gresik Sebut TKA Gelombang Pertama Berlangsung Lancar

    Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Gresik Samwil, mengapresiasi peresmian kawasan permukiman melalui DAK TPPKT tersebut yang dinilai tepat, untuk mengatasi permasalahan yang ada di Desa Campurejo.

    “Rumah bantuan pemerintah ini berada di daerah yang paling padat penduduknya. Desa Campurejo merupakan kampung nelayan yang bersebelahan dengan Kabupaten Lamongan. Di sana ada desa yang disebut Weru Komplek yang padat penduduknya, sebab satu rumah dihuni tiga sampai lima keluarga,” ungkap Samwil.

    Dengan adanya bantuan tersebut, lanjut Samwil, masyarakat Campurejo selaku penerima manfaat sangat senang. Sehingga dirinya berharap, program dapat dilanjutkan di kawasan padat penduduk dan kumuh lain yang ada di Jawa Timur.

    “Sebagai anggota DPRD Jawa Timur, saya sangat mendukung program DAK TPPKT ini,” ucapnya.

    Adapun peresmian kawasan tersebut menjadi salah satu kegiatan, dalam rangkaian Kunjungan Kerja (Kunker) AHY di Jawa Timur yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani gresik Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Kabupaten Gresik Panceng
    Previous ArticlePak Yes Hadiri Pengukuhan DPD Matra Kabupaten Lamongan Masa Bakti 2026-2031
    Next Article Petrokimia Gresik Dapat Penghargaan dari Pemkab Berkat Investasi yang Berdampak Luas

    Berita Terkait

    Ketua PKK Gresik Resmikan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal di Balai Desa Kedungsumber

    16 September 2026

    Pemkab Gresik Matangkan Pengadaan Tanah Jalan Menganti-Lakarsantri Sepanjang 5 Kilometer

    14 September 2026

    Penyaluran Bansos di Desa Tanjung Kedamean Dipastikan Tepat Sasaran

    12 September 2026

    Wabup Gresik Apresiasi Tim Robot Bawah Air UMG yang Bakal Berlaga di Final Kontes Kapal Indonesia

    11 September 2026

    Sinergi Pendidikan dan Dunia Industri Dinilai Bupati Gresik Penting untuk Menekan Angka Pengangguran

    8 September 2026

    Benjeng dan Balongpanggang Disebut Bupati Gresik Jadi Salah Satu Prioritas untuk Pembangunan JPD

    4 September 2026
    Search
    Terkini

    Pak Yes Melantik Pengurus Perwosi Lamongan Periode 2025-2029

    Optimistis Produksi Garam di Kabupaten Lamongan Akan Terus Meningkat

    Ketua PKK Gresik Resmikan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal di Balai Desa Kedungsumber

    Masyarakat Desa Truni Kabupaten Lamongan Siap Melaksanakan MT III

    Masuki Puncak Panen, Harga Jual Tembakau di Kabupaten Lamongan Tembus Hingga Rp52.000

    Load More
    Berita Lainnya
    Sport

    PKDI Cup II 2026, PKDI Gresik Menang Telak Atas Bangkalan

    9 Agustus 2026

    MINATBACA com – Bermain di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) Gresik, tim Persaudaraan Kepala Desa…

    Bupati Lamongan Gelar Open House di Pendopo Lokatantra

    Media Gathering Bareng Wartawan, KPU Gresik Sosialisasi Pengadaan Logistik

    Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat, Pemkab Gresik Kembali Salurkan BLT

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.