Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Aturan Terkait Rokok dan Barang Ilegal di Lamongan Terus Ditegakkan

      26 Oktober 2026

      Gus Yani Pimpin Apel Sekaligus Melantik Pengurus DPC ASLINMAS Gresik Periode 2026-2031

      26 Oktober 2026

      TUKS untuk Layani Kepentingan Umum, Kerja Sama Petrokimia Gresik dan KSOP Kelas II Gresik Berlanjut

      26 Oktober 2026

      Peringatan Hari Santri di Kabupaten Lamongan, Ada Kegiatan Jalan Sehat Mengenakan Sarung

      25 Oktober 2026

      Kolaborasi Gasrug dan Dewi Musdalifah Hadirkan Pameran Sastra Rupa di Kabupaten Gresik

      25 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Budaya»Mengenang Mbah H Noloyudho, Tokoh Pendiri Desa Sumberrejo Gresik
    Budaya

    Mengenang Mbah H Noloyudho, Tokoh Pendiri Desa Sumberrejo Gresik

    RedaksiBy Redaksi11 Juni 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Setiap tahun di Desa Sumberrejo, Kecamatan Manyar, Gresik, rutin dilaksanakan Haul Mbah H Noloyudho.

    Sosok yang membuka kawasan mangrove bernama Penthoel, cikal bakal Desa Sumberrejo. Dengan pada tahun ini, Haul Mbah H Noloyudho dilaksanakan di halaman Masjid Jami’ Baitul Muttaqin, di mana warga memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti rangkaian doa bersama, tahlil, dan pengajian, sebagai bentuk penghormatan kepada Mbah H Noloyudho, Kamis (11/6/2026).

    Kepala Desa Sumberrejo Akhmadi mengatakan, tradisi haul dilaksanakan secara istiqamah sebagai bentuk penghormatan kepada Mbah H Noloyudho. Diawali khatmil Al Qur’an pada Rabu (10/6/2026), dilanjutkan tahlil dan doa bersama, serta tausiyah agama yang disampaikan KH M Zainul Haq pada Kamis (11/6/2026) pagi WIB, dan Lailatul Hadrah Ishari sebagai penutup rangkaian Haul, Kamis malam WIB.

    Baca Juga :  Bantuan Motor Sampah Pemdes Tanggulrejo Diserahkan Ketua DPRD Gresik

    “Alhamdulillah, atas doa dan wasilah para sesepuh, mayoritas warga Sumberrejo sudah pernah menunaikan ibadah haji,” ungkap Akhmadi.

    Dia lantas menuturkan, sosok Mbah H Noloyudho berdasarkan cerita yang diwariskan secara turun-temurun, meninggal dunia saat menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Makkah dan dimakamkan di sana.

    “Menurut cerita para sesepuh yang kami terima secara turun-temurun, Mbah H Noloyudho wafat di Makkah, dan dikebumikan di sana,” ucapnya.

    Tidak hanya meninggalkan jejak berupa lahirnya sebuah desa, Mbah H Noloyudho juga diyakini mewariskan nilai-nilai keagamaan yang terus berkembang hingga kini.

    Akhmadi menyebut, beberapa keturunan Mbah H Noloyudho kemudian menjadi tokoh agama yang berkiprah mendirikan pondok pesantren di beberapa daerah, bagian dari keberkahan yang diwariskan oleh Mbah H Noloyudho.

    Baca Juga :  Islamic Center Balongpanggang Saksi Wabup Gresik Tanam Pohon Bersama P3K

    Sementara Sekretaris Desa Sumberrejo Mohammad Fachruddin menambahkan, penutupan rangkaian Haul melalui kegiatan Lailatul Hadrah Ishari merupakan bagian dari upaya melestarikan tradisi seni Islami, yang telah lama berkembang di tengah masyarakat Desa Sumberrejo.

    Berdasarkan catatan sejarah desa, wilayah yang kini menjadi Desa Sumberrejo dahulu dikenal dengan nama Desa Penthoel. Nama tersebut diambil dari tanaman mangrove, yang banyak ditemukan saat kawasan pertama kali dibuka. Dikarenakan bunga tanaman mangrove memiliki bentuk menyerupai pentol, sehingga masyarakat kala itu menyebut wilayah tersebut sebagai Penthoel.

    Saat itu kawasan belum berpenghuni, dengan Mbah H Noloyudho yang diyakini masih memiliki garis keturunan Wali Songo, kemudian membuka wilayah tersebut dan mendirikan sebuah padepokan silat. Lambat laun padepokan silat tersebut menarik minat banyak orang untuk datang dan menetap, sehingga kawasan yang semula sepi berkembang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

    Baca Juga :  Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mapolsek Tambak di Pulau Bawean

    Seiring berjalannya waktu, jumlah penduduk terus bertambah dan desa semakin berkembang. Pada masa pemerintahan Kepala Desa Ustman, nama Desa Penthoel kemudian diubah menjadi Desa Sumberrejo. Nama ini mengandung harapan agar desa menjadi sumber kesejahteraan, kemakmuran, dan keberkahan bagi seluruh masyarakat setempat.

    gresik Haul Desa Kabupaten Gresik Kecamatan Manyar Manyar
    Previous ArticleKepala Kantor Kemenhaj dan Perwakilan Pemkab Lamongan Sambut Kedatangan Para Jemaah Haji
    Next Article Bupati Lamongan Menyerahkan Bantuan Alsintan Untuk Poktan

    Berita Terkait

    Gus Yani Pimpin Apel Sekaligus Melantik Pengurus DPC ASLINMAS Gresik Periode 2026-2031

    26 Oktober 2026

    TUKS untuk Layani Kepentingan Umum, Kerja Sama Petrokimia Gresik dan KSOP Kelas II Gresik Berlanjut

    26 Oktober 2026

    Kolaborasi Gasrug dan Dewi Musdalifah Hadirkan Pameran Sastra Rupa di Kabupaten Gresik

    25 Oktober 2026

    Rizal Kembali Terpilih Pimpin Kadin Gresik, Berikut Empat Program Prioritas yang Disiapkan

    23 Oktober 2026

    Rakor Percepatan Operasionalisasi 356 KDKMP di Kabupaten Gresik

    22 Oktober 2026

    Pelindungan Anak di Ruang Digital, Berikut Upaya yang Dilakukan Pemkab Gresik

    22 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Aturan Terkait Rokok dan Barang Ilegal di Lamongan Terus Ditegakkan

    Gus Yani Pimpin Apel Sekaligus Melantik Pengurus DPC ASLINMAS Gresik Periode 2026-2031

    TUKS untuk Layani Kepentingan Umum, Kerja Sama Petrokimia Gresik dan KSOP Kelas II Gresik Berlanjut

    Peringatan Hari Santri di Kabupaten Lamongan, Ada Kegiatan Jalan Sehat Mengenakan Sarung

    Kolaborasi Gasrug dan Dewi Musdalifah Hadirkan Pameran Sastra Rupa di Kabupaten Gresik

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Pemkab Gresik Perkuat Transformasi Digital Dalam Pelayanan Pajak Daerah

    2 Oktober 2025

    MINATBACA.com – Melalui Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik,…

    Jelang Musim Penghujan, Pemkab Lamongan Fokus Benahi Saluran Air

    Dukung Optimalisasi Peran Pesantren Berdayakan Masyarakat Melalui Program Lamongan Nyantri

    Canangkan Gemapatas di Gresik, Kakanwil BPN Singgung 5,2 Juta Bidang Tanah di Jatim Belum Bersertifikat

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.