Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Program Pemkab Gresik dari DBHCHT Disambut Baik Masyarakat

      16 Juli 2026

      Bentuk Apresiasi, Gubernur Jawa Timur dan Menteri Lingkungan Hidup Kunjungi SMAN 1 Gresik

      15 Juli 2026

      Pelabuhan Terbaik Nasional Berhasil Diraih TUKS Milik Petrokimia Gresik

      15 Juli 2026

      Bupati Lamongan Buka TMMD ke-129, Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

      15 Juli 2026

      Lagi, Sebanyak 3.040 Batang Rokok Ilegal Ditemukan di Lamongan

      15 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Membanggakan, 3 Inovasi Pemkab Lamongan Jadi Finalis Ajang KOVABLIK Provinsi Jawa Timur 2025
    Pemerintahan

    Membanggakan, 3 Inovasi Pemkab Lamongan Jadi Finalis Ajang KOVABLIK Provinsi Jawa Timur 2025

    RedaksiBy Redaksi27 November 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KOVABLIK) Provinsi Jawa Timur tahun 2025 dilaksanakan, dengan tiga inovasi milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan masuk menjadi finalis.

    Inovasi tersebut adalah Posyandu Kucing milik Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan, kemudian Megilan Entrepreneur (Megpreneur) yang diinisiasi oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lamongan, serta Disabilitas Mandiri Terlindungi (Tas Mantri) oleh Puskesmas Turi Lamongan.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, tiga inovasi tersebut selaras Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lamongan, 15 program prioritas, Rencana Strategis (Renstra), Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Daerah (RIPJ-PID), dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

    “Seluruh inovasi di Kabupaten Lamongan didukung oleh Peraturan Daerah (Perda), dan tentu selaras dengan RPJMD Kabupaten Lamongan, 15 program prioritas, Renstra, RIPJ-PID, dan RKPD,” ujar Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Kamis (27/11/2025).

    Baca Juga :  Cara Pemkab Lamongan Pergunakan Drone Bantuan dari Kementan Untuk Mengantisipasi Gagal Panen

    “Tujuan utamanya adalah memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, hingga memberikan tambahan nilai ekonomis untuk masyarakat,” sambungnya.

    Pak Yes lantas menjelaskan, selain mendekatkan dan juga meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui gagasan kreatif serta terukur, Posyandu Kucing juga memiliki tujuan meningkatkan daya saing bisnis lokal agar siap bersaing di pasar yang lebih luas. Dengan cara mendekatkan layanan kesehatan hewan secara gratis dan rutin, terutama untuk kucing, guna mencegah penyakit zoonosis (penyakit yang menular dari hewan ke manusia).

    Hingga saat ini, sudah sebanyak 937 hewan yang telah memanfaatkan pelayanan tersebut di Puskeswan Lamongan, yang dilengkapi dengan dokter hewan dan paramedik veteriner. Mulai dari meriang vaksin rabies, pelayanan kesehatan hewan, obat cacing, sterilisasi, hingga nilai ekonomis.

    Baca Juga :  Pesan dan Ajakan Bupati Lamongan Kepada 268 Orang Tua Peserta SOTH yang Diwisuda

    “Pada inovasi Posyandu Kucing tidak hanya berlaku untuk hewan peliharaan, tetapi juga hewan liar yang dilaksanakan di tempat umum, bahkan perumahan warga. Dengan meningkat gaya hidup cinta akan hewan peliharaan, maka akan meningkatkan juga UMKM di bidang pet care, bisa juga setelah ini kita arahkan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDMP) agar bergerak di bidang pet care,” jelasnya.

    Sementara untuk inovasi Megpreneur yang diinisiasi oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lamongan, diklaim berdampak pada rata-rata kenaikan omzet pasca mengikuti inkubasi. Di mana pada tahun 2022 menempati angka Rp3,5 juta, kemudian pada 2023 di angka Rp4,5 juta, dan tahun 2024 menempati angka Rp5,8 juta.

    Baca Juga :  Meski Sudah Ada 6 Perusahaan, Taiwan Masih Tertarik Investasi di Lamongan

    Inkubasi dilaksanakan bersama sebanyak 155 tim. Dengan Megpreneur mengklasifikasikan kategori usaha di bidang agribisnis, makanan, fashion, industri kreatif, pariwisata, hingga layanan jasa.

    Adapun untuk inovasi Tas Mantri melakukan layanan Home Care Service (HCS) dua kali dalam sepekan, pelatihan caregiver dua kali setahun. Serta bantuan alat penunjang kesehatan berupa tensi meter, alat bantu mobilisasi, alat laboratorium sederhana sebanyak 15 orang per tahun, dan beberapa lainnya.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan Inovasi Pemkab Lamongan Kabupaten Lamongan kompetisi inovasi pelayanan publik KOVABLIK Provinsi Jawa Timur 2025 lamongan Megpreneur Lamongan Pak Yes Pemkab Lamongan Posyandu Kucing Tas Mantri Puskesmas Turi Lamongan Yuhronur Efendi
    Previous ArticlePTFI Ajak Ibu Sekitar Smelter Gresik yang Memiliki Anak Balita, Belajar Mengolah Makanan Sehat
    Next Article Petrokimia Gresik Dorong Rekanan Optimalkan Produk Dalam Negeri dan Terapkan ESG

    Berita Terkait

    Bupati Lamongan Buka TMMD ke-129, Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

    15 Juli 2026

    Lagi, Sebanyak 3.040 Batang Rokok Ilegal Ditemukan di Lamongan

    15 Juli 2026

    Bupati Pastikan MPLS di Lamongan Berlangsung Aman dan Bebas Bullying

    13 Juli 2026

    Gerakkan Ekonomi Kerakyatan, Pemkab Lamongan Terus Upayakan Peningkatan Kualitas Koperasi

    12 Juli 2026

    Rancangan KUA PPAS 2027, Pemkab Lamongan Tegaskan Infrastruktur Masih Jadi Prioritas

    9 Juli 2026

    Kemendung Football Academy Lamongan Raih 2 Piala Liga Anak Megilan 2026

    9 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Program Pemkab Gresik dari DBHCHT Disambut Baik Masyarakat

    Bentuk Apresiasi, Gubernur Jawa Timur dan Menteri Lingkungan Hidup Kunjungi SMAN 1 Gresik

    Pelabuhan Terbaik Nasional Berhasil Diraih TUKS Milik Petrokimia Gresik

    Bupati Lamongan Buka TMMD ke-129, Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

    Lagi, Sebanyak 3.040 Batang Rokok Ilegal Ditemukan di Lamongan

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    1.030 Orang Antusias Mengikuti Mudik Gratis yang Digelar Pemkab Gresik

    8 April 2024

    GRESIK – Sebanyak 1.030 orang cukup antusias mengikuti agenda mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah…

    Cegah Stunting di Gresik, Cargill Luncurkan Program Youth Speak Up

    Para Pemuda Diajak Plt Bupati Gresik Untuk Memerangi Rokok Ilegal

    SIG Dorong Pertanian Berkelanjutan Untuk Ketahanan Pangan

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.