Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Workshop Digelar GOW Lamongan Supaya Anggota Dapat Manfaatkan Ruang Digital dalam Berusaha

      4 November 2026

      Miliki Kualitas Mumpuni, Bata Interlock Presisi SIG Jadi Pilihan Utama Proyek Sunrise City Maros

      4 November 2026

      Dukung Pengendalian Penyakit Menular, Pemkab Gresik Dapat Penghargaan ATM Award 2026

      4 November 2026

      Pengurus KORPRI Lamongan Masa Bakti 2026-2031 Dikukuhkan, Fokus untuk Pelayanan Publik Terbaik

      3 November 2026

      Mempererat Hubungan Kelembagaan, Kabinda Jawa Timur Kunjungi Petrokimia Gresik

      3 November 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Travel»Melihat Potensi Desa Kebonagung Jadi Penghasil Jeruk Nipis Terbesar di Gresik
    Travel

    Melihat Potensi Desa Kebonagung Jadi Penghasil Jeruk Nipis Terbesar di Gresik

    RedaksiBy Redaksi12 November 20242 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Memiliki lahan jeruk nipis seluas 450 hektare, yang dapat menghasilkan rata-rata dua hingga tiga ton per hektare, menjadikan Desa Kebonagung, Kecamatan Ujungpangkah sebagai penghasil jeruk nipis terbesar di Kabupaten Gresik.

    Kepala Desa (Kades) Kebonagung Lubis Farisman menyampaikan, mayoritas warga desanya menjadi petani jeruk nipis. Bahkan pada 2022, komoditas tersebut sempat diekspor ke luar negeri, Bupati Gresik dijabat Fandi Akhmad Yani. Untuk itu, Pemdes terus memberi perhatian agar potensi jeruk nipis bisa dioptimalkan dan menjadi daya tarik.

    “Warga kami mayoritas jadi petani jeruk nipis, sehingga potensi itu akan kami optimalkan,” kata Lubis, Selasa (12/11/2024).

    Lubis menjelaskan, tidak hanya jeruk nipis, namun para petani di desa yang dipimpin olehnya juga mulai berinovasi mengembangkan jeruk dengan varietas baru seperti tanaman buah, jeruk lemon dan lain sebagainya. Selain mencoba untuk meningkatkan kesejahteraan, juga mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah.

    Baca Juga :  Demi Wujudkan Wisata Religi, Pemdes Ima'an Dukun Belajar ke Yogyakarta

    “Beberapa program seperti ketahanan pangan serta infrastruktur pertanian terus kami optimalkan, untuk mendukung potensi pertanian yang luar biasa ini,” ujarnya.

    Camat Ujungpangkah Shofwan Hadi, mendukung upaya yang dilakukan oleh jajaran Pemdes Kebonagung dalam mengoptimalkan potensi desa. Salah satunya, mendorong Pemdes setempat untuk segera merealisasikan tempat wisata petik jeruk bagi keluarga.

    “Kita terus mendorong Kades untuk segera merealisasi kebun wisatanya, sebagai wisata petik buah,” terang Shofwan.

    Sementara salah seorang petani jeruk nipis Desa Kebonagung Sulikhan menceritakan, awal mula dirinya mulai menanam tanaman jeruk nipis. Karena budidaya jeruk nipis yang cukup mudah, berbeda dengan jeruk buah.

    “Di sini dulu penghasil jeruk buah. Tapi sejak tahun 2014 beralih ke tanaman jeruk nipis, karena budidaya yang lebih mudah,” jelas Sulikhan.

    Baca Juga :  Pemkab Gresik Bersama Industri Migas Gelontorkan Bansos Untuk 4.895 Nelayan

    Sulikhan mengaku, mendapat bibit dari luar daerah. Terkadang dari Blitar atau Tulungagung, dengan satu pohon bibit dihargai Rp8.000. Sedangkan pada empat hektare lahan yang dikelola, rata-rata satu pohon jeruk nipis yang ditanam, menghasilkan satu kilogram dengan masa panen seminggu sekali.

    “Kalau umur pohon dua tahun, bisa menghasilkan satu kilogram dengan panen sebulan sekali. Ini saya punya empat hektare, bisa menghasilkan Rp50 juta,” tambahnya.

    Menurut Sulikhan, selama ini pasar lokal telah menyerap habis jeruk nipis dari petani Desa Kebonagung. Dengan jeruk nipis tersebut, biasa dikirim ke wilayah Surabaya dan Pasar Babat yang berada di Kabupaten Lamongan.

    Kebonagung Ujungpangkah wisata gresik
    Previous ArticleDemi Wujudkan Wisata Religi, Pemdes Ima’an Dukun Belajar ke Yogyakarta
    Next Article DPRD Gresik Harap Pagu Bansos Janda Miskin dan Anak Yatim Tetap

    Berita Terkait

    Pengibaran Bendera Raksasa Hiasi Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Sekapuk Ujungpangkah

    17 Agustus 2026

    Wujudkan Zero Stunting, Pemdes Bolo Perkuat Komitmen dan Kolaborasi Lintas Sektor

    12 Juni 2026

    Lewat Pelatihan dan Sertifikasi BNSP, Pemkab Gresik Perkuat Kualitas SDM Pengelola Wisata

    8 April 2026

    Pemkab Gresik Bersama Industri Migas Gelontorkan Bansos Untuk 4.895 Nelayan

    12 Maret 2026

    Saat Menko Bidang Pangan Zulhas Melihat Potensi Desa Pangkahwetan Gresik

    27 Januari 2026

    Tingkatkan SDM Sektor Pariwisata, Wabup Gresik Buka Pelatihan Pemandu Wisata

    7 Agustus 2025
    Search
    Terkini

    Workshop Digelar GOW Lamongan Supaya Anggota Dapat Manfaatkan Ruang Digital dalam Berusaha

    Miliki Kualitas Mumpuni, Bata Interlock Presisi SIG Jadi Pilihan Utama Proyek Sunrise City Maros

    Dukung Pengendalian Penyakit Menular, Pemkab Gresik Dapat Penghargaan ATM Award 2026

    Pengurus KORPRI Lamongan Masa Bakti 2026-2031 Dikukuhkan, Fokus untuk Pelayanan Publik Terbaik

    Mempererat Hubungan Kelembagaan, Kabinda Jawa Timur Kunjungi Petrokimia Gresik

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Mendikdasmen Kunjungi Lamongan, Tinjau Pelaksanaan MBG

    23 April 2025

    MINATBACA.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, meninjau pelaksanaan salah satu program…

    Sentra IKM Logam Gresik Diresmikan, Jadi Fasilitas Produksi Sekaligus Tempat Magang Siswa SMK

    Pemkab Gresik Raih Predikat Kinerja Tinggi EPPD 2026, Tempati Peringkat 6 Nasional

    Bupati Lamongan; Masa Depan Bukan Tentang AI, Tapi Kemampuan Mengintepretasi juga Karakter

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.