GRESIK – Seru namun santai terlihat dalam speaking english competition, yang digelar untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) oleh Yayasan Pengurus Perguruan NU (YPPNU) Trate Gresik, Minggu (18/2/2024).
Tidak hanya dituntut lihai membawakan cerita berbahasa Inggris, namun para siswa-siswi yang berpartisipasi juga tampak menghayati cerita yang disampaikan dalam perlombaan. Sebagian dari peserta, bahkan sampai mengenakan baju adat hingga profesi yang disampaikan dalam perlombaan.
“Ini acara rutin yang diselenggarakan, dengan maksud mengasah kemampuan berbahasa Inggris para siswa dan siswi SD maupun MI yang berada dalam naungan YPPNU Trate Gresik,” ungkap Ketua YPPNU Trate Gresik, Elvi Wahyudi.
Selain para siswa dan siswi SDNU Trate Gresik, MINU Putra maupun Putri Trate Gresik, agenda tersebut juga diikuti oleh para peserta dari luar kota. Mulai dari MIN 2 Mojokerto, MIM Hidayatul Mubtadiin Mojokerto, MIM Sunan Ampel Mojokerto, hingga MI ICP Nurul Ulum asal Bojonegoro.
“Jadi speaking competition itu adalah lomba lanjutan dari speaking tes, yang sebelumnya diadakan di kelas masing-masing sekolah. Tiga terbaik dari kelas masing-masing, kemudian bertanding lagi di sini,” terang ketua panitia gelaran speaking english competition, Annisa Wahyuningtiyas.
Annisa menambahkan, adanya gelaran tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para anak didik, terlebih siswa-siswi SD maupun MI di bawah naungan YPPNU Trate Gresik, untuk semakin bersemangat dalam menguasai dan lihai berbahasa Inggris. Apalagi dengan perkembangan seperti saat ini, bahasa Inggris menjadi sebuah kebutuhan dalam menunjang aktivitas dan kehidupan sehari-hari.
“Seperti tema yang kita usung, yang artinya berarti menantang masa depan dengan bahasa Inggris, yang kita tahu sebagai bahasa yang wajib dikuasai. Karena sekarang teknologi dan banyak lainnya berkaitan dengan bahasa Inggris, makanya kami persiapkan dan melatih anak-anak sejak dini,” jelasnya.
Sebelum pelaksanaan agenda lomba yang dilaksanakan pada hari ini, baik di SDNU Trate Gresik dan MINU Putra Trate Gresik maupun MINU Putri Trate Gresik di kelas konsentrasi ICP sudah lebih dulu dilaksanakan perlombaan di antara muridnya. Tiga besar dengan nilai paling bagus, berhak melenggang dalam speaking english competition.
“Sebelumnya menang saat kompetisi di sekolah (MINU Putra Trate Gresik), kemudian lanjut lomba di sini,” ucap salah seorang peserta, Abisyam.
Para siswa dari mulai kelas satu hingga enam di SD maupun MI di bawah naungan YPPNU Trate Gresik terlebih dulu berlomba sesuai kelas masing-masing. Sementara Abisyam yang merupakan siswa kelas 1 MINU Putra Trate Gresik konsentrasi ICP tampil mengenakan pakaian seragam polisi. Termasuk, bercerita tentang kepolisian dengan menggunakan bahasa Inggris secara fasih dan lancar.
“Senang saja lihat Pak Polisi. Saya juga bercita-cita menjadi polisi, makanya pilih cerita tentang polisi,” pungkasnya.

