Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Masyarakat Desa Truni Kabupaten Lamongan Siap Melaksanakan MT III

      15 September 2026

      Masuki Puncak Panen, Harga Jual Tembakau di Kabupaten Lamongan Tembus Hingga Rp52.000

      15 September 2026

      Lagi, Operasi BKC di Kabupaten Lamongan Berhasil Sita 9.680 Rokok Ilegal

      14 September 2026

      TP-PKK Kabupaten Lamongan Bersiap Terapkan Digitalisasi Melalui E-PKK

      14 September 2026

      Pemkab Gresik Matangkan Pengadaan Tanah Jalan Menganti-Lakarsantri Sepanjang 5 Kilometer

      14 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Masuki Puncak Panen, Harga Jual Tembakau di Kabupaten Lamongan Tembus Hingga Rp52.000
    Ekonomi

    Masuki Puncak Panen, Harga Jual Tembakau di Kabupaten Lamongan Tembus Hingga Rp52.000

    RedaksiBy Redaksi15 September 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Musim panen tembakau di Kabupaten Lamongan masih berlangsung, dengan kini memasuki puncak panen.

    Di tengah tantangan cuaca panas dan keterbatasan ketersediaan air, harga jual tembakau khususnya varietas Jawa, menunjukkan tren positif. Di mana harga daun tengah, bahkan mencapai Rp47.000 hingga Rp52.000 per kilogram.

    Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lamongan Mugito mengatakan, capaian harga tersebut menjadi kabar baik bagi para petani tembakau Lamongan. Meskipun harga dapat mengalami penurunan, dikarenakan tembakau yang dipanen dalam kondisi kurang masak atau telah memasuki posisi daun atas.

    “Harga tembakau saat ini cukup bagus, khususnya varietas Jawa dan Virginia, dengan daun tengah varietas Jawa berada di kisaran Rp47.000 hingga Rp52.000. Sedangkan pada varietas Virginia, mencapai Rp38.000 hingga Rp40.000. Ini tentu menjadi peluang yang baik bagi petani, meskipun kualitas dan tingkat kemasakan daun tetap menjadi faktor yang menentukan harga,” kata Mugito, Selasa (15/9/2026).

    Baca Juga :  TMMD ke-124 Tahun 2025 Lamongan Dilaksanakan di Desa Kebalankulon

    Mugito menyampaikan, musim tanam tembakau di Lamongan sudah mulai berlangsung sejak akhir Bulan April hingga Mei 2026. Sementara budidaya tembakau tersebar di sejumlah wilayah meliputi Kecamatan Mantup, Sambeng, Ngimbang, Modo, Bluluk, Sugio, Kedungpring, dan Sukorame.

    Hingga akhir Bulan September 2026, luas tanam tembakau di Kabupaten Lamongan teridentifikasi mencapai 9.213 hektare. Sedangkan musim panen telah dimulai sejak Bulan Agustus dan masih terus berlangsung hingga saat ini.

    Meski demikian, kondisi cuaca menjadi salah satu tantangan dalam budidaya tembakau pada tahun ini. Cuaca panas yang cukup ekstrem dan keterbatasan ketersediaan air, menyebabkan pertumbuhan tanaman tembakau di sejumlah lokasi terdampak, bahkan ditemukan tanaman yang mengalami pertumbuhan kerdil.

    Baca Juga :  Pemkab Lamongan Terima Aspirasi Mahasiswa Terkait Isu Pembangunan

    Pada fase pertumbuhan tembakau secara ideal, diperlukan ketersediaan air yang mencukupi untuk mendukung perkembangan tanaman. Kondisi yang menjadi perhatian DKPP Lamongan dalam setiap memberi pendampingan kepada petani, terutama menghadapi karakter musim tanam tahun ini.

    Untuk menjaga produktivitas sekaligus membantu petani menghadapi tantangan budidaya, DKPP Kabupaten Lamongan terus melakukan imbauan dan sosialisasi terkait kondisi musim serta teknik budidaya yang sesuai.

    Dukungan juga diberikan melalui bantuan sarana produksi dan sarana pertanian (saprodi dan saprotan) di antaranya, benih bersertifikat, pelatihan pembibitan, hand sprayer elektrik, hand tractor, alat perajang beserta kelengkapan, serta pembangunan infrastruktur jalan produksi kawasan perkebunan.

    Selain itu, pada tahun sebelumnya DKPP Kabupaten Lamongan telah melakukan pembangunan sumur tanah dangkal di sejumlah titik wilayah kecamatan penghasil tembakau, khususnya kawasan Lamongan bagian selatan. Infrastruktur tersebut menjadi salah satu upaya, untuk mendukung ketersediaan air bagi aktivitas pertanian di wilayah sentra tembakau.

    Baca Juga :  Pak Yes Dampingi Gubernur Jawa Timur Tinjau Banjir

    Dengan luas tanam yang teridentifikasi mencapai lebih dari 9.000 hektare dan harga jual yang relatif baik, Pemkab Lamongan terus mendorong supaya momentum panen pada tahun ini memberi manfaat ekonomi bagi petani.

    Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lamongan Kabupaten Lamongan lamongan OPD Pemkab Lamongan petani tembakau
    Previous ArticleLagi, Operasi BKC di Kabupaten Lamongan Berhasil Sita 9.680 Rokok Ilegal
    Next Article Masyarakat Desa Truni Kabupaten Lamongan Siap Melaksanakan MT III

    Berita Terkait

    Masyarakat Desa Truni Kabupaten Lamongan Siap Melaksanakan MT III

    15 September 2026

    Lagi, Operasi BKC di Kabupaten Lamongan Berhasil Sita 9.680 Rokok Ilegal

    14 September 2026

    TP-PKK Kabupaten Lamongan Bersiap Terapkan Digitalisasi Melalui E-PKK

    14 September 2026

    Sebanyak 25 Desa di Kabupaten Lamongan, Naik Status Jadi Desa Mandiri Pada Tahun 2026

    14 September 2026

    Pemkab Lamongan Terus Dorong Kampung Kerapu di Desa Labuhan Semakin Produktif dan Modern

    13 September 2026

    Masyarakat Antusias Menyambut Gelaran Lamongan Night Carnival Tahun Kedua

    13 September 2026
    Search
    Terkini

    Masyarakat Desa Truni Kabupaten Lamongan Siap Melaksanakan MT III

    Masuki Puncak Panen, Harga Jual Tembakau di Kabupaten Lamongan Tembus Hingga Rp52.000

    Lagi, Operasi BKC di Kabupaten Lamongan Berhasil Sita 9.680 Rokok Ilegal

    TP-PKK Kabupaten Lamongan Bersiap Terapkan Digitalisasi Melalui E-PKK

    Pemkab Gresik Matangkan Pengadaan Tanah Jalan Menganti-Lakarsantri Sepanjang 5 Kilometer

    Load More
    Berita Lainnya
    Inspirasi

    Kisah Jamal Abdullah, Sukses Ciptakan Aplikasi Ojol di Gresik Bernama ‘Grivie’

    25 Agustus 2024

    MINATBACA.com – Sekali lagi sosok inspiratif muncul dari Gresik, dengan berhasil mengubah tantangan menjadi peluang.…

    Pengelolaan Keuangan Daerah, Gresik Raih Opini WTP ke-10 Berurutan

    Warga Desa Cagakagung Ketiban Berkah 9 Unit Kontainer Foodcourt

    Kota Industri, Depicab SOKSI Gresik Prihatin Angka Pengangguran Masih Tinggi

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.