Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pilkades 2026, Pemkab Gresik Persiapkan E-Voting Untuk Tingkatkan Transparansi

      15 Juni 2026

      Ekonomi Kabupaten Lamongan Terus Menunjukkan Tren Positif

      15 Juni 2026

      Dilepas Sekda Gresik, Sebanyak 1.095 Petugas Siap Melaksanakan Sensus Ekonomi 2026

      14 Juni 2026

      Melalui Carnival Fashion Fest Competition, Pemkab Lamongan Pacu Kemajuan Ekonomi Kreatif

      13 Juni 2026

      Perjalanan 40 Tahun KIPG, Wadah Pengembangan Budaya Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik

      13 Juni 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Inspirasi»Kisah Jamal Abdullah, Sukses Ciptakan Aplikasi Ojol di Gresik Bernama ‘Grivie’
    Inspirasi

    Kisah Jamal Abdullah, Sukses Ciptakan Aplikasi Ojol di Gresik Bernama ‘Grivie’

    RedaksiBy Redaksi25 Agustus 20242 Mins Read84 Views
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Sekali lagi sosok inspiratif muncul dari Gresik, dengan berhasil mengubah tantangan menjadi peluang. Dia adalah Jamal Abdullah, yang sukses memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan ojek online (ojol) lokal berbasis daring, dengan aplikasi yang diberi sebutan ‘Grivie.’

    Namun siapa yang menyangka jauh sebelum menjadi CEO Grivie seperti saat ini, Jamal sempat menjadi penjaga warnet pada 2009. Tapi berkat ketekunan dan hasrat kuat untuk mendalami dunia teknologi, Jamal akhirnya berhasil membangun karir sebagai ahli IT di Bali selama 14 tahun.

    Berhasil membangun reputasi di tempat lain, rupanya tidak membuat Jamal lupa akan kampung halaman di Desa Sumurber, Kecamatan Panceng, Gresik. Di mana Jamal kemudian memutuskan untuk mewujudkan impian dan visi besarnya, menciptakan solusi mempermudah dan membantu mobilitas warga dengan berbasis teknologi bernama Grivie.

    Untuk sementara, aplikasi layanan inovasi Grivie yang diciptakan oleh Jamal, telah mampu menjawab akan kebutuhan masyarakat yang berdomisili pada lima kecamatan. Mulai dari Kecamatan Panceng, Ujungpangkah, Dukun, Sidayu dan Bungah.

    Aplikasi Grivie cukup mendapat perhatian dari warga setempat. Karena tidak sekedar menawarkan layanan yang berfungsi untuk ojek penumpang, aplikasi Grivie juga dapat digunakan untuk pengantaran barang, makanan dan obat-obatan. Sehingga ke depan, Jamal memiliki wacana akan lebih memfungsikan Grivie untuk dapat membantu para pelaku UMKM.

    “Saat ini, layanan berbasis digital seperti ini sangat dibutuhkan untuk mempermudah mobilitas masyarakat,” kata Jamal, Sabtu (24/8/2024).

    Baca Juga :  HUT Bhayangkara ke-78, Polisi di Gresik Bersih-Bersih Klenteng Kim Hin Kiong

    “Grivie lahir itu dari keinginan untuk membantu dan memberdayakan pedagang, UMKM dan penyedia jasa lokal. Supaya dapat mengadopsi teknologi,” terangnya.

    Jamal mengaku, kendati aplikasi Grivie baru diluncurkan tiga pekan lalu, namun sudah berhasil menggandeng sebanyak 400 outlet dan bahkan mempekerjakan 76 driver hingga saat ini. Sedangkan dari jumlah pengguna, dikatakan oleh Jamal, telah mencapai sekitar 1.700 pengguna.

    Atas dasar tersebut, membuat Jamal berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan layanan Grivie. Dengan salah satu keunggulan aplikasi ini adalah, keuntungan yang diberikan untuk para driver. Di mana Jamal menerapkan sistem bagi hasil yang cukup menguntungkan, dengan 90 persen dari total pendapatan layanan diberikan untuk driver.

    “Kami hanya mengambil 10 persen dari total pendapatan, sisanya kami kembalikan kepada driver,” beber Jamal.

    “Berbeda dengan kompetitor, yang mematok bagi hasil hingga 30 persen untuk perusahaan,” ungkapnya.

    Jamal menyadari, membangun startup bukan tugas yang mudah. Namun tetap, dirinya bertekad untuk meningkatkan layanan aplikasi Grivie yang telah diciptakan, guna berkontribusi lebih besar untuk membantu masyarakat.

    “Saya merasa ini adalah panggilan untuk berkontribusi bagi Kabupaten Gresik, tempat saya berasal,” tutup Jamal.

    Previous ArticleMerayakan HUT ke-79 RI, Warga Desa Kemudi Antusias Ikuti Jalan Sehat
    Next Article Warga Antusias Saksikan Kirab Budaya dan Sound Horeg di Desa Menganti

    Berita Terkait

    Pilkades 2026, Pemkab Gresik Persiapkan E-Voting Untuk Tingkatkan Transparansi

    15 Juni 2026

    Ekonomi Kabupaten Lamongan Terus Menunjukkan Tren Positif

    15 Juni 2026

    Dilepas Sekda Gresik, Sebanyak 1.095 Petugas Siap Melaksanakan Sensus Ekonomi 2026

    14 Juni 2026

    Melalui Carnival Fashion Fest Competition, Pemkab Lamongan Pacu Kemajuan Ekonomi Kreatif

    13 Juni 2026

    Perjalanan 40 Tahun KIPG, Wadah Pengembangan Budaya Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik

    13 Juni 2026

    KDKMP Desa Pandanan Jadi Salah Satu Lokasi yang Ditinjau Tim KSP RI

    13 Juni 2026
    Search
    Terkini

    Pilkades 2026, Pemkab Gresik Persiapkan E-Voting Untuk Tingkatkan Transparansi

    Ekonomi Kabupaten Lamongan Terus Menunjukkan Tren Positif

    Dilepas Sekda Gresik, Sebanyak 1.095 Petugas Siap Melaksanakan Sensus Ekonomi 2026

    Melalui Carnival Fashion Fest Competition, Pemkab Lamongan Pacu Kemajuan Ekonomi Kreatif

    Perjalanan 40 Tahun KIPG, Wadah Pengembangan Budaya Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Melalui e-Asmara dan Kamis Aspirasi, Cara Baru DPRD Gresik Tampung Aspirasi Masyarakat

    6 November 2025

    MINATBACA.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gresik melauncing dua langkah sekaligus, dalam rangka menampung…

    Ribuan Warga Pulang Kampung Ikut Program Mudik Gratis Pemkab Gresik

    Wakil Bupati Gresik Dipercaya Pimpin Ikatan Alumni Universitas Hang Tuah Surabaya

    The 9th ICPS Kolaboraya UNAIR Digelar di Gresik, Dorong Investasi Mendunia

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.