Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Program Pemkab Gresik dari DBHCHT Disambut Baik Masyarakat

      16 Juli 2026

      Bentuk Apresiasi, Gubernur Jawa Timur dan Menteri Lingkungan Hidup Kunjungi SMAN 1 Gresik

      15 Juli 2026

      Pelabuhan Terbaik Nasional Berhasil Diraih TUKS Milik Petrokimia Gresik

      15 Juli 2026

      Bupati Lamongan Buka TMMD ke-129, Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

      15 Juli 2026

      Lagi, Sebanyak 3.040 Batang Rokok Ilegal Ditemukan di Lamongan

      15 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Lamongan Siap Terapkan Langkah Antisipasi Bencana Kemarau Untuk Swasembada Pangan
    Pemerintahan

    Lamongan Siap Terapkan Langkah Antisipasi Bencana Kemarau Untuk Swasembada Pangan

    RedaksiBy Redaksi7 April 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Langkah strategi mulai disusun pemerintah pusat, provinsi, dan daerah, untuk mengantisipasi bencana musim kemarau 2026.

    Hal tersebut dalam rangka menjaga swasembada pangan, serta memperkuat penanganan dampak hidrometeorologi. Dengan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, turut andil dalam ‘Rapat Koordinasi Penanganan Dampak Hidrometeorologi dan Potensi Bencana Musim Kemarau Jawa Timur Tahun 2026,’ yang berlangsung di Dyandra Convention Center, Surabaya, Selasa (7/4/2026).

    Forum strategis yang ditujukan untuk menyatukan langkah lintas sektor dalam menghadapi potensi kemarau, yang diprediksi berdampak signifikan terhadap sektor pertanian dan ketersediaan air.

    Dalam rapat tersebut disampaikan, fenomena El Nino berpotensi menyebabkan penurunan curah hujan 20 sampai 40 persen, dengan puncak kekeringan diperkirakan terjadi pada Bulan Agustus hingga September 2026. Kondisi ini, mendorong perlunya langkah antisipatif yang terukur dan terintegrasi sejak dini.

    Baca Juga :  Senam Lin Tien Kung dan Cek Kesehatan Gratis Meriahkan Peringatan HLUN ke-30 di Lamongan

    Sejumlah strategi utama mulai disusun, di antaranya pemetaan wilayah rawan kekeringan dan penguatan sistem peringatan dini, optimalisasi pengelolaan sumber daya air melalui rehabilitasi jaringan irigasi, embung, dan sumur air, serta pemanfaatan pompanisasi dan irigasi perpompaan. Selain itu, percepatan masa tanam dilakukan untuk mengejar sisa air hujan, disertai dengan penggunaan varietas tanaman tahan kekeringan.

    Tidak hanya itu, peningkatan ketersediaan alat dan mesin pertanian (alsintan) juga menjadi fokus, guna mendukung percepatan tanam dan efisiensi produksi. Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dalam pengaturan distribusi air irigasi dan dukungan sarana produksi pertanian.

    Di sisi penanganan bencana, sinergi antar lembaga diperkuat melalui kesiapan operasi modifikasi cuaca, dukungan sarana operasi udara untuk pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta penyiapan sistem pompanisasi untuk mengairi lahan terdampak kekeringan.

    Baca Juga :  Pak Yes Dampingi Waster Panglima TNI Tinjau Program TMMD di Lamongan

    Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan, langkah-langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas produksi pangan di tengah tantangan perubahan iklim. Langkah tersebut akan diterapkan di Kabupaten Lamongan, sebagai salah satu daerah lumbung pangan nasional.

    “Upaya ini tidak hanya untuk mitigasi bencana, tetapi juga memastikan produksi pertanian tetap optimal sehingga swasembada pangan dapat terjaga secara berkelanjutan,” ungkap Pak Yes.

    Melalui penyusunan strategi terintegrasi diharapkan seluruh daerah, termasuk Kabupaten Lamongan, mampu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026. Sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan perlindungan terhadap masyarakat, dari risiko bencana hidrometeorologi.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi hidrometeorologi Kabupaten Lamongan lamongan Pemkab Lamongan
    Previous ArticleBocah Laki-laki di Gresik Jadi Korban Pencabulan Pria Paruh Baya, Polisi Ungkap Modus Pelaku
    Next Article Ketua MKKS SMP Negeri Kabupaten Gresik Sebut TKA Gelombang Pertama Berlangsung Lancar

    Berita Terkait

    Bupati Lamongan Buka TMMD ke-129, Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

    15 Juli 2026

    Lagi, Sebanyak 3.040 Batang Rokok Ilegal Ditemukan di Lamongan

    15 Juli 2026

    Bupati Pastikan MPLS di Lamongan Berlangsung Aman dan Bebas Bullying

    13 Juli 2026

    Gerakkan Ekonomi Kerakyatan, Pemkab Lamongan Terus Upayakan Peningkatan Kualitas Koperasi

    12 Juli 2026

    Rancangan KUA PPAS 2027, Pemkab Lamongan Tegaskan Infrastruktur Masih Jadi Prioritas

    9 Juli 2026

    Kemendung Football Academy Lamongan Raih 2 Piala Liga Anak Megilan 2026

    9 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Program Pemkab Gresik dari DBHCHT Disambut Baik Masyarakat

    Bentuk Apresiasi, Gubernur Jawa Timur dan Menteri Lingkungan Hidup Kunjungi SMAN 1 Gresik

    Pelabuhan Terbaik Nasional Berhasil Diraih TUKS Milik Petrokimia Gresik

    Bupati Lamongan Buka TMMD ke-129, Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

    Lagi, Sebanyak 3.040 Batang Rokok Ilegal Ditemukan di Lamongan

    Load More
    Berita Lainnya
    sosial

    Petrokimia Gresik Mendukung Program AKSI 2025 Pupuk Indonesia

    20 Agustus 2025

    MINATBACA.com – Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, mewarnai momen Hari Ulang…

    Pemdes Raci Kulon Sidayu Salurkan Ratusan Paket Sembako Untuk Warga

    Pemkab Lamongan Upayakan Percepatan Banjir Bengawan Njero Sembari Bagikan Bantuan

    Tidak Hanya Sektor Wisata, Desa Dalegan Juga Fokus Cetak SDM Unggul

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.