Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bupati dan Wabup Lamongan Awali Rangkaian Puncak HJL ke-457 dengan Ziarah ke Makam Leluhur

      25 Mei 2026

      Ketersediaan Sapi di Lamongan Masih Jadi Salah Satu yang Terbesar di Jawa Timur

      24 Mei 2026

      Michael Supriyadie Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPC Peradi SAI Gresik Raya Periode 2026-2030

      24 Mei 2026

      Berlangsung 3 Hari, Pameran Pendidikan Lamongan 2026 Resmi Dibuka

      23 Mei 2026

      Masberling Binaan PT Petro Oxo Nusantara Lakukan Penguatan Kader dan Pelatihan Mengolah Sampah

      22 Mei 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Kunjungi Gresik, Komisi XI DPR RI Sempat Bahas UMK 2025 dan Tantangan Ketenagakerjaan
    Ekonomi

    Kunjungi Gresik, Komisi XI DPR RI Sempat Bahas UMK 2025 dan Tantangan Ketenagakerjaan

    RedaksiBy Redaksi12 September 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif, menerima kunjungan kerja Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Kantor Bupati Gresik, Jumat (12/9/2025).

    Kunjungan tersebut berfokus pada pembahasan isu strategis seputar ketenagakerjaan, khususnya pembahasan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2025, beserta dinamika investasi yang ada di Kabupaten Gresik. Terlebih Gresik yang dikenal sebagai daerah intanpari (industri, pertanian, pariwisata) memiliki UMK cukup tinggi. Namun Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga masih menjadi tantangan yang perlu diselesaikan bersama, melalui dialog dan kolaborasi.

    Rombongan Komisi IX DPR RI tersebut, terdiri atas para anggota dan staf ahli. Sementara turut hadir dalam pertemuan tersebut ada perwakilan beberapa perusahaan di Kabupaten Gresik, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), serikat pekerja, serta BPJS Ketenagakerjaan selaku mitra Komisi IX DPR RI.

    Wabup Gresik menyampaikan, Kabupaten Gresik menjadi salah satu daerah tujuan utama investasi di Jawa Timur, dengan dominasi Penanaman Modal Asing (PMA). Meski demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, berkomitmen menjaga keseimbangan antara keberlanjutan investasi dan perlindungan hak-hak pekerja.

    “Kami terus mengedepankan dialog dan kolaborasi antara pemerintah daerah, pekerja dan pengusaha, agar kebijakan ketenagakerjaan termasuk UMK dapat diterima semua pihak. Dengan cara ini, iklim usaha terjaga dan tenaga kerja terlindungi,” ujar dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif.

    Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik Zainul Arifin menambahkan, selama tahun ini terdapat lima pengaduan terkait penerapan UMK. Semuanya berhasil diselesaikan secara dialogis, melalui metode khas Gresik yakni, ‘duduk dan minum kopi bersama’ dengan melibatkan para pihak terkait.

    “Kami memfasilitasi pertemuan rutin Dewan Pengupahan setiap bulan, yang juga sering dihadiri Forkopimda. Forum ini menjadi wadah diskusi terbuka,” jelas Zainul.

    Sebagai respons cepat terhadap persoalan ketenagakerjaan, Pemkab Gresik juga memiliki Unit Reaksi Cepat (URC) yang bertugas menangani kondisi darurat pekerja, termasuk pencegahan konflik dan koordinasi lintas instansi.

    “Kami melihat pola kemitraan dan komunikasi yang baik, antara pemerintah, pekerja dan pelaku usaha. Praktik seperti ini dapat menjadi contoh daerah lain, untuk menjaga iklim usaha dan kesejahteraan pekerja,” ucap Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini.

    Dalam kesempatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) kepada ahli waris peserta, sebagai wujud nyata perlindungan kepada pekerja. Penyerahan menunjukkan sinergi yang erat antara pemerintah, DPR RI, pelaku usaha, serikat pekerja dan lembaga jaminan sosial.

    gresik pemkab gresik
    Previous ArticleLangkah Strategis SIG Siasati Persaingan Ketat Industri Semen Nasional
    Next Article Launching GSI, Sekda Gresik Inginkan Guru Ikuti Perkembangan Teknologi Industri

    Berita Terkait

    Michael Supriyadie Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPC Peradi SAI Gresik Raya Periode 2026-2030

    24 Mei 2026

    Masberling Binaan PT Petro Oxo Nusantara Lakukan Penguatan Kader dan Pelatihan Mengolah Sampah

    22 Mei 2026

    Akhirnya.. Sebanyak 35 Warga Pulopancikan Gresik Tempati Rumah Layak Huni

    22 Mei 2026

    Desa Randuboto Gresik Dilirik Aktivis Korsel untuk Proyek Toko Tanpa Kemasan Plastik

    22 Mei 2026

    TMMD ke-128 Resmi Ditutup, Tinggalkan Warisan Pembangunan di Desa Slempit Kedamean

    21 Mei 2026

    Memperingati Hari Posyandu Nasional, Desa Pranti Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

    20 Mei 2026
    Search
    Terkini

    Bupati dan Wabup Lamongan Awali Rangkaian Puncak HJL ke-457 dengan Ziarah ke Makam Leluhur

    Ketersediaan Sapi di Lamongan Masih Jadi Salah Satu yang Terbesar di Jawa Timur

    Michael Supriyadie Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPC Peradi SAI Gresik Raya Periode 2026-2030

    Berlangsung 3 Hari, Pameran Pendidikan Lamongan 2026 Resmi Dibuka

    Masberling Binaan PT Petro Oxo Nusantara Lakukan Penguatan Kader dan Pelatihan Mengolah Sampah

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Wapres Gibran Kunjungi Proyek Pengembangan Dermaga dan Fasilitas Produksi SIG di Tuban

    7 Maret 2026

    MINATBACA.com – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming, mengunjungi proyek pengembangan dermaga dan fasilitas…

    Tim Kemenkopolkam Tinjau Kelengkapan Fisik Pelabuhan Tanjung Pakis Paciran

    Silaturrahmi Ulama dan Umaro, Pak Yes Perkuat Kolaborasi Untuk Kejayaan Lamongan

    SIG Salurkan Bantuan dan Santunan di 7 Provinsi, Termasuk di Gresik

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.