Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Kepala Dispendik Gresik Apresiasi Lomba Mewarnai dan Story Telling Bahasa Gresikan Hajatan KWGe

      27 Juni 2026

      Meneladani Jejak Ulama Pendiri dan Pengasuh di Ponpes Zainal Abidin Bungah, Diselenggarakan Haul

      27 Juni 2026

      Dari Ratusan Kilogram Daging dan Beras Pilihan, Hajatan KWGe Bersiap Pecahkan Rekor MURI

      26 Juni 2026

      Gelar Doa Bersama, DPC PDI Perjuangan Gresik juga Ajak Meneladani Perjuangan dan Jasa Bung Karno

      25 Juni 2026

      SIG Mendorong Ratusan UMKM Naik Kelas, Rumah BUMN di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar

      25 Juni 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pendidikan»Kepala Dispendik Gresik Apresiasi Lomba Mewarnai dan Story Telling Bahasa Gresikan Hajatan KWGe
    Pendidikan

    Kepala Dispendik Gresik Apresiasi Lomba Mewarnai dan Story Telling Bahasa Gresikan Hajatan KWGe

    RedaksiBy Redaksi27 Juni 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Lomba mewarnai dan juga story telling Bahasa Gresikan dalam rangkaian Festival Tumpeng Nasi Krawu Vol. 4 turut menjadi perhatian, setelah menarik minat banyak peserta.

    Adapun kegiatan yang digelar Komunitas Wartawan Grissee (KWGe) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik untuk anak usia pendidikan Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) tersebut, dilaksanakan di wisata edukasi Gresik Universal Science (GUS) di Kecamatan Balongpanggang, Gresik, Sabtu (27/6/2026). Dengan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik, S Hariyanto.

    Pada saat memberi sambutan, Hariyanto memberi apresiasi atas inisiatif KWGe yang selama ini tidak hanya berkontribusi mendukung pembangunan daerah melalui penyebarluasan informasi kepada masyarakat, tetapi juga aktif berkolaborasi dengan Pemkab Gresik dalam melestarikan budaya daerah melalui kegiatan edukatif.

    “Perkembangan budaya Gresik sangat dinamis. Hal itu tidak lepas dari letaknya yang berbatasan langsung dengan Kota Surabaya, ditambah derasnya arus informasi melalui dunia digital. Kendati demikian, kemajuan teknologi tidak boleh membuat anak-anak kita melupakan budaya lokal,” ujar Hariyanto.

    Menurut Hariyanto, Kabupaten Gresik memiliki kekayaan warisan budaya, baik benda maupun tak benda yang harus terus dikenalkan kepada generasi penerus. Oleh karena itu, dia berharap kegiatan serupa dapat menginspirasi berbagai pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengambil peran, dalam upaya pelestarian budaya.

    “Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak tidak hanya belajar mengenal budaya Gresik, tetapi juga diajak untuk mencintai dan melestarikannya. Ini merupakan investasi budaya yang sangat penting bagi generasi penerus,” imbuhnya.

    Baca Juga :  Bupati Gresik Sebut Rokok Ilegal Jadi Musuh Bersama

    Adapun untuk lomba mewarnai, ada sebanyak 80 peserta yang berkesempatan dalam menunjukkan kreativitas mewarnai gambar tumpeng nasi krawu, kuliner khas yang telah menjadi ikon Kabupaten Gresik. Sementara story telling diikuti sebanyak 25 peserta, yang tampil membawakan kisah-kisah daerah menggunakan Bahasa Gresikan. Mulai dari sejarah Sunan Giri, asal-usul Balongpanggang, cerita tentang nasi krawu, hingga berbagai cerita rakyat yang diwariskan secara turun-temurun.

    Tidak hanya menjadi ajang berkreasi dan mengasah kemampuan berbahasa daerah, namun perlombaan juga memberi nilai tambah bagi para peserta. Sebab para pemenang lomba memperoleh sertifikat yang ditandatangani oleh Kepala Dispendik Kabupaten Gresik, yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu dokumen pendukung dalam pendaftaran sekolah melalui jalur prestasi nonakademik, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Sementara Ketua KWGe Miftahul Arif menjelaskan, untuk Festival Tumpeng Nasi Krawu pada tahun ini merupakan penyelenggaraan yang keempat. Selain bagian dari upaya pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui penyajian tumpeng nasi krawu, festival juga dirancang sebagai ruang edukasi budaya yang melibatkan anak-anak.

    “Nasi krawu merupakan identitas kuliner Gresik yang harus terus kita lestarikan. Karena itu, kami ingin Festival Nasi Krawu tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran. Anak-anak kami ajak mengenal budaya Gresik melalui kegiatan yang dekat dengan dunia mereka yakni, mewarnai dan story telling,” kata Miftah.

    Baca Juga :  Launching GSI, Sekda Gresik Inginkan Guru Ikuti Perkembangan Teknologi Industri

    Miftah menambahkan, pelestarian budaya tidak dapat dibebankan kepada pemerintah saja, namun juga membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Sebagai komunitas wartawan, KWGe ingin mengambil peran dengan menghadirkan kegiatan yang mampu menghubungkan nilai-nilai budaya lokal dengan generasi muda, melalui pendekatan yang kreatif dan menyenangkan.

    “Kalau sejak kecil mereka sudah mengenal nasi krawu, sejarah Sunan Giri, cerita rakyat, hingga terbiasa menggunakan Bahasa Gresikan, maka rasa memiliki terhadap budaya daerah akan tumbuh dengan sendirinya. Itulah yang ingin kami tanamkan melalui festival ini,” ucapnya.

    Festival Nasi Krawu Vol. 4 menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat dilakukan dengan cara yang inovatif, edukatif, dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Dengan agenda puncak pembagian nasi krawu sebanyak 3.000 bungkus yang bersiap memecahkan rekor MURI, dijadwalkan berlangsung pada Minggu (28/6/2026) di lokasi yang sama.

    Dinas Pendidikan Gresik gresik Kabupaten Gresik Komunitas Wartawan Grissee (KWGe) OPD Pemkab Gresik
    Previous ArticleMeneladani Jejak Ulama Pendiri dan Pengasuh di Ponpes Zainal Abidin Bungah, Diselenggarakan Haul

    Berita Terkait

    Meneladani Jejak Ulama Pendiri dan Pengasuh di Ponpes Zainal Abidin Bungah, Diselenggarakan Haul

    27 Juni 2026

    Dari Ratusan Kilogram Daging dan Beras Pilihan, Hajatan KWGe Bersiap Pecahkan Rekor MURI

    26 Juni 2026

    Gelar Doa Bersama, DPC PDI Perjuangan Gresik juga Ajak Meneladani Perjuangan dan Jasa Bung Karno

    25 Juni 2026

    Bupati Gresik Mengukuhkan Pengurus Kelompok Pemuda Anti Narkoba Periode 2026-2028

    25 Juni 2026

    Tunjang Air Bersih di Gresik, Bakal Ada 2 Tandon Besar Mendukung Distribusi Air dari BGS

    25 Juni 2026

    Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkab Gresik Gelar Uji Emisi Kendaraan Bermotor

    25 Juni 2026
    Search
    Terkini

    Kepala Dispendik Gresik Apresiasi Lomba Mewarnai dan Story Telling Bahasa Gresikan Hajatan KWGe

    Meneladani Jejak Ulama Pendiri dan Pengasuh di Ponpes Zainal Abidin Bungah, Diselenggarakan Haul

    Dari Ratusan Kilogram Daging dan Beras Pilihan, Hajatan KWGe Bersiap Pecahkan Rekor MURI

    Gelar Doa Bersama, DPC PDI Perjuangan Gresik juga Ajak Meneladani Perjuangan dan Jasa Bung Karno

    SIG Mendorong Ratusan UMKM Naik Kelas, Rumah BUMN di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar

    Load More
    Berita Lainnya
    sosial

    Pemdes Raci Kulon Sidayu Salurkan Ratusan Paket Sembako Untuk Warga

    28 Mei 2025

    MINATBACA.com – Kepedulian jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) Raci kulon, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, kepada warga…

    Wabup Gresik Tinjau Pelayanan KB di Puskesmas Sangkapura Bawean

    Launching GSI, Sekda Gresik Inginkan Guru Ikuti Perkembangan Teknologi Industri

    Atasi Banjir Bengawan Njero, Pemkab Lamongan Aktifkan 15 Pompa Air

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.