Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bupati Lamongan Mendorong Penguatan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pembangunan Berkelanjutan

      26 September 2026

      Langkah Nyata Petrokimia Gresik untuk Pendidikan, Penerima Bestro Bertambah 17 Mahasiswa

      26 September 2026

      Sebanyak 25 Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkup Pemkab Gresik Dilantik

      26 September 2026

      Bupati Lamongan Hadiri Sosialisasi Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa Oleh Kepala BPK Jatim

      25 September 2026

      Bahkan Pada Hari Libur, RS Petrokimia Gresik Tetap Layani Pasien Melalui Sunday Clinic

      25 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pendidikan»Kepala Dispendik Gresik Apresiasi Lomba Mewarnai dan Story Telling Bahasa Gresikan Hajatan KWGe
    Pendidikan

    Kepala Dispendik Gresik Apresiasi Lomba Mewarnai dan Story Telling Bahasa Gresikan Hajatan KWGe

    RedaksiBy Redaksi27 Juni 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Lomba mewarnai dan juga story telling Bahasa Gresikan dalam rangkaian Festival Tumpeng Nasi Krawu Vol. 4 turut menjadi perhatian, setelah menarik minat banyak peserta.

    Adapun kegiatan yang digelar Komunitas Wartawan Grissee (KWGe) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik untuk anak usia pendidikan Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) tersebut, dilaksanakan di wisata edukasi Gresik Universal Science (GUS) di Kecamatan Balongpanggang, Gresik, Sabtu (27/6/2026). Dengan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik, S Hariyanto.

    Pada saat memberi sambutan, Hariyanto memberi apresiasi atas inisiatif KWGe yang selama ini tidak hanya berkontribusi mendukung pembangunan daerah melalui penyebarluasan informasi kepada masyarakat, tetapi juga aktif berkolaborasi dengan Pemkab Gresik dalam melestarikan budaya daerah melalui kegiatan edukatif.

    “Perkembangan budaya Gresik sangat dinamis. Hal itu tidak lepas dari letaknya yang berbatasan langsung dengan Kota Surabaya, ditambah derasnya arus informasi melalui dunia digital. Kendati demikian, kemajuan teknologi tidak boleh membuat anak-anak kita melupakan budaya lokal,” ujar Hariyanto.

    Baca Juga :  Resmi Dibuka, Bupati Dukung Kontingen Gresik Masuk 5 Besar Porprov Jatim IX

    Menurut Hariyanto, Kabupaten Gresik memiliki kekayaan warisan budaya, baik benda maupun tak benda yang harus terus dikenalkan kepada generasi penerus. Oleh karena itu, dia berharap kegiatan serupa dapat menginspirasi berbagai pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengambil peran, dalam upaya pelestarian budaya.

    “Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak tidak hanya belajar mengenal budaya Gresik, tetapi juga diajak untuk mencintai dan melestarikannya. Ini merupakan investasi budaya yang sangat penting bagi generasi penerus,” imbuhnya.

    Adapun untuk lomba mewarnai, ada sebanyak 80 peserta yang berkesempatan dalam menunjukkan kreativitas mewarnai gambar tumpeng nasi krawu, kuliner khas yang telah menjadi ikon Kabupaten Gresik. Sementara story telling diikuti sebanyak 25 peserta, yang tampil membawakan kisah-kisah daerah menggunakan Bahasa Gresikan. Mulai dari sejarah Sunan Giri, asal-usul Balongpanggang, cerita tentang nasi krawu, hingga berbagai cerita rakyat yang diwariskan secara turun-temurun.

    Baca Juga :  Tekan Angka Stunting, PKDI Manyar Libatkan Ibu PKK dan Kader Kesehatan

    Tidak hanya menjadi ajang berkreasi dan mengasah kemampuan berbahasa daerah, namun perlombaan juga memberi nilai tambah bagi para peserta. Sebab para pemenang lomba memperoleh sertifikat yang ditandatangani oleh Kepala Dispendik Kabupaten Gresik, yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu dokumen pendukung dalam pendaftaran sekolah melalui jalur prestasi nonakademik, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Sementara Ketua KWGe Miftahul Arif menjelaskan, untuk Festival Tumpeng Nasi Krawu pada tahun ini merupakan penyelenggaraan yang keempat. Selain bagian dari upaya pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui penyajian tumpeng nasi krawu, festival juga dirancang sebagai ruang edukasi budaya yang melibatkan anak-anak.

    “Nasi krawu merupakan identitas kuliner Gresik yang harus terus kita lestarikan. Karena itu, kami ingin Festival Nasi Krawu tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran. Anak-anak kami ajak mengenal budaya Gresik melalui kegiatan yang dekat dengan dunia mereka yakni, mewarnai dan story telling,” kata Miftah.

    Baca Juga :  Kapolres Gresik Tegaskan Pihaknya Terus Siaga Pantau Arus Mudik

    Miftah menambahkan, pelestarian budaya tidak dapat dibebankan kepada pemerintah saja, namun juga membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Sebagai komunitas wartawan, KWGe ingin mengambil peran dengan menghadirkan kegiatan yang mampu menghubungkan nilai-nilai budaya lokal dengan generasi muda, melalui pendekatan yang kreatif dan menyenangkan.

    “Kalau sejak kecil mereka sudah mengenal nasi krawu, sejarah Sunan Giri, cerita rakyat, hingga terbiasa menggunakan Bahasa Gresikan, maka rasa memiliki terhadap budaya daerah akan tumbuh dengan sendirinya. Itulah yang ingin kami tanamkan melalui festival ini,” ucapnya.

    Festival Nasi Krawu Vol. 4 menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat dilakukan dengan cara yang inovatif, edukatif, dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Dengan agenda puncak pembagian nasi krawu sebanyak 3.000 bungkus yang bersiap memecahkan rekor MURI, dijadwalkan berlangsung pada Minggu (28/6/2026) di lokasi yang sama.

    Dinas Pendidikan Gresik gresik Kabupaten Gresik Komunitas Wartawan Grissee (KWGe) OPD Pemkab Gresik
    Previous ArticleMeneladani Jejak Ulama Pendiri dan Pengasuh di Ponpes Zainal Abidin Bungah, Diselenggarakan Haul
    Next Article Layanan SIM Keliling dan Adminduk di Festival Nasi Krawu Gresik Diserbu Warga Pemohon

    Berita Terkait

    Langkah Nyata Petrokimia Gresik untuk Pendidikan, Penerima Bestro Bertambah 17 Mahasiswa

    26 September 2026

    Sebanyak 25 Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkup Pemkab Gresik Dilantik

    26 September 2026

    Bahkan Pada Hari Libur, RS Petrokimia Gresik Tetap Layani Pasien Melalui Sunday Clinic

    25 September 2026

    Harapan Sekda Gresik Ketika Menyosialisasikan Pemutakhiran DTSEN

    24 September 2026

    Bersama Awak Media, Cargill Indonesia Inisiasi Penghijauan di Kawasan Konservasi Prigen

    23 September 2026

    Pembangunan Tahap Satu Terus Dikebut, Sebanyak 271 Unit Manyar Riverside Telah Diserahterimakan

    23 September 2026
    Search
    Terkini

    Bupati Lamongan Mendorong Penguatan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pembangunan Berkelanjutan

    Langkah Nyata Petrokimia Gresik untuk Pendidikan, Penerima Bestro Bertambah 17 Mahasiswa

    Sebanyak 25 Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkup Pemkab Gresik Dilantik

    Bupati Lamongan Hadiri Sosialisasi Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa Oleh Kepala BPK Jatim

    Bahkan Pada Hari Libur, RS Petrokimia Gresik Tetap Layani Pasien Melalui Sunday Clinic

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Kabupaten Gresik Raih Penghargaan Peringkat Pertama Capaian Investasi

    14 Oktober 2024

    MINATBACA.com – Kabupaten Gresik meraih peringkat pertama capaian realisasi investasi tahun 2023. Apresiasi atas komitmen…

    Petrokimia Gresik Dukung Pemkab Gelar Uji Emisi Kendaraan Bermotor

    Tingkatkan Kualitas APBD, Pemkab Gresik Perkuat Ketepatan Perencanaan dan Penganggaran

    Rombongan Jamaah Haji Asal Gresik Dilepas Bupati Menuju Tanah Suci

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.