Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bupati Gresik Ajak PKK Fokus dalam Percepatan Penurunan Stunting

      28 Juli 2026

      Indeks Perlindungan Anak se-Jawa Timur, Pemkab Gresik Peringkat 1

      28 Juli 2026

      Pemkab Lamongan Salurkan 25.000 Liter Air Bersih untuk Masyarakat

      28 Juli 2026

      Dukung Program KLH, Petrokimia Gresik Tanam 1.000 Bibit Mangrove di Kawasan PRPM Mengare

      28 Juli 2026

      Pemkab dan DPRD Lamongan Sepakat Mengenai KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027

      27 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»sosial»Indeks Perlindungan Anak se-Jawa Timur, Pemkab Gresik Peringkat 1
    sosial

    Indeks Perlindungan Anak se-Jawa Timur, Pemkab Gresik Peringkat 1

    RedaksiBy Redaksi28 Juli 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menduduki peringkat 1 se-Jawa Timur, serta peringkat 3 Nasional untuk Indeks Perlindungan Anak (IPA).

    Kepastian didapat pada puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tingkat Provinsi Jawa Timur, yang dilaksanakan di kawasan wisata Pintu Langit, Prigen, Pasuruan, Selasa (28/7/2026). Penghargaan diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dengan disaksikan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi.

    Dalam kesempatan tersebut, Arifah mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dalam melindungi perempuan dan anak-anak dari ancaman kekerasan. Dengan salah satu di antaranya, melaunching pelayanan Ekosistem Perlindungan Anak di Ruang Digital (Perisai Anak).

    “Pemprov Jatim (Jawa Timur) benar-benar memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak, bukti nyata telah memberikan layanan seperti Perisai Anak yang akan melindungi perempuan dan anak di Jawa Timur,” ungkap Arifah.

    Baca Juga :  Dinas CKPKP Gresik Paparkan Realisasi Sejumlah Proyek Strategis 2025

    Arifah juga mengingatkan kepada para orang tua di Jawa Timur tentang besarnya ancaman digital, khususnya dari pengaruh negatif media sosial. Melalui program tersebut, para orang tua didorong untuk mengambil peran dengan dampak besar seperti menjadi teman berbicara, teladan dalam penggunaan gawai, serta pendengar pertama bagi anak tanpa memberi penghakiman sepihak.

    “Masalah kekerasan dan tantangan yang dihadapi anak-anak di era modern, tidak bisa diselesaikan oleh satu instansi saja. Untuk itu, saya mengajak seluruh pemangku kepentingan mulai dari aparat penegak hukum, pemerintah daerah, sekolah, hingga orang tua, untuk berkolaborasi bersama,” katanya.

    Sementara Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, berterima kasih atas penghargaan yang diterima oleh Kabupaten Gresik. Kendati demikian, penghargaan yang diterima tetap bakal dijadikan sebagai motivasi untuk lebih baik.

    Baca Juga :  Kontes Bandeng Kawak 2025 di Gresik Siap Digelar Malam Ini

    “Penghargaan ini menjadi motivasi kami, untuk terus berjuang memberikan perlindungan terhadap anak-anak di Gresik. Ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam membangun lingkungan yang ramah anak, sekaligus mendorong pemenuhan hak-hak anak melalui kebijakan dan program yang berkelanjutan,” tutur Gus Yani.

    Dia juga menegaskan, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap anak memperoleh hak untuk tumbuh, belajar, terlindungi, sehat, dan berkembang secara optimal sesuai potensi yang dimiliki. Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Gresik terus menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada anak melalui penguatan sektor pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, pemenuhan gizi, hingga penciptaan lingkungan yang aman dan ramah anak.

    “Mari kita sayangi anak, lindungi mereka, karena anak-anak kita adalah calon pemimpin masa depan. Investasi terbaik yang dapat kita lakukan adalah memastikan mereka tumbuh sehat, memperoleh pendidikan yang berkualitas, mendapatkan perlindungan, serta memiliki ruang untuk mengembangkan karakter, kreativitas, dan prestasinya,” ungkapnya.

    Baca Juga :  Pendamping PKH Gresik Resmi Jadi ASN, Bupati Tekankan Tanggung Jawab Pelayanan

    Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik dokter Titik Ernawati menjelaskan, Kabupaten Gresik memperoleh IPA tingkat Jawa Timur melalui lima kluster penilaian. Yakni di antaranya, hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, serta kesehatan dasar dan kesejahteraan.

    “Ini akan menjadi pemicu semangat kami ke depan, dalam meningkatkan nilai Indeks Perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak di Gresik. Harapannya ke depan, Kabupaten Gresik mempertahankan kembali tingkat pertama di Jawa Timur, dan naik level di nasional,” ujar dokter Titik.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Dinas KBPPPA Gresik gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik
    Previous ArticlePemkab Lamongan Salurkan 25.000 Liter Air Bersih untuk Masyarakat
    Next Article Bupati Gresik Ajak PKK Fokus dalam Percepatan Penurunan Stunting

    Berita Terkait

    Bupati Gresik Ajak PKK Fokus dalam Percepatan Penurunan Stunting

    28 Juli 2026

    Dukung Program KLH, Petrokimia Gresik Tanam 1.000 Bibit Mangrove di Kawasan PRPM Mengare

    28 Juli 2026

    Pemkab Gresik Siapkan Yosowilangun Menjadi Desa Percontohan Antikorupsi

    27 Juli 2026

    Bupati Gresik Menerima Penghargaan Usai Bawa Model Perlindungan Anak ke Forum Nasional

    27 Juli 2026

    Mempertandingkan Tiga Cabor, Wabup Gresik Hadiri Pembukaan BHAJAY Cup 2026

    27 Juli 2026

    Pemkab Gresik Tegaskan Perlindungan Anak Adalah Investasi Masa Depan

    27 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Bupati Gresik Ajak PKK Fokus dalam Percepatan Penurunan Stunting

    Indeks Perlindungan Anak se-Jawa Timur, Pemkab Gresik Peringkat 1

    Pemkab Lamongan Salurkan 25.000 Liter Air Bersih untuk Masyarakat

    Dukung Program KLH, Petrokimia Gresik Tanam 1.000 Bibit Mangrove di Kawasan PRPM Mengare

    Pemkab dan DPRD Lamongan Sepakat Mengenai KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    PDI Perjuangan Optimistis Dapatkan 2 Kursi DPR RI Dapil X Gresik-Lamongan

    19 Februari 2024

    GRESIK – Partai PDI Perjuangan cukup optimistis bakal mendapatkan dua kursi di DPR RI dalam…

    ICEA 2025, Petrokimia Gresik Dinobatkan Sebagai ‘The Most Commited Corporate in Circular Economy’

    Bupati Lamongan Ajak Manfaatkan Kemudahan Akses Pendidikan

    Harapan Plt Bupati Saat Pelantikan Pimpinan DPRD Gresik Masa 2024-2029

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.