Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pak Yes Buka MTQ ke-28 Tingkat Kabupaten Lamongan

      15 April 2026

      Pembukaan Rangkaian Peringatan HJL ke-457 dan Sukseskan MTQ ke-XXVIII Melalui Khotmil Quran

      15 April 2026

      Warga Diminta Waspada Penipuan, Pemkab Gresik Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS 2026

      14 April 2026

      Pemkab Gresik Perketat Verifikasi Hibah Guna Menghindari Salah Sasaran Penyaluran Bantuan

      14 April 2026

      Melalui Grand Final Duta Genre 2026, Pemkab Gresik Dorong Terwujudnya Generasi Muda Berkualitas

      14 April 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»sosial»Gresik Catatkan Angka Kemiskinan Terendah Dalam 15 Tahun Terakhir
    sosial

    Gresik Catatkan Angka Kemiskinan Terendah Dalam 15 Tahun Terakhir

    RedaksiBy Redaksi12 Agustus 20243 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Bupati Aminatun Habibah terhitung 3,5 tahun telah mengemban amanah rakyat. Berbagai capaian positif diraih, satu di antaranya perihal upaya pengentasan kemiskinan yang berhasil menurunkan angka terendah dalam 15 tahun terakhir.

    Menurut rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur tahun 2024, angka kemiskinan di Kabupaten Gresik berada 10,32 persen atau sebanyak 142.390 jiwa. Turun dari 12,42 persen atau sebanyak 166.350 jiwa, pada tahun 2021.

    Angka tersebut (tahun 2021) merupakan awal Gus Yani-panggilan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Bu Min-Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dilantik memimpin Gresik. Sementara pada tahun lalu (2023), angka kemiskinan tercatat 10,96 persen atau 149,750 jiwa.

    Mengawali amanah saat pandemi Covid-19 (Bulan Februari 2021) berlangsung bukan hal yang mudah, namun dengan komitmen untuk dapat mengentas kemiskinan yang terus dijaga, rupanya upaya tersebut membawa berkah.

    Beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berhasil mencatatkan penurunan signifikan dalam angka kemiskinan, sehingga menjadi sebagai salah satu daerah terdepan dalam pengentasan kemiskinan di Jawa Timur. Jika dibanding dengan angka kemiskinan Provinsi Jawa Timur selama tiga tahun terakhir, Gresik bahkan menunjukkan penurunan kemiskinan lebih signifikan.

    Sebab Kabupaten Gresik mampu mencatat penurunan angka kemiskinan sebesar 2,10 persen sejak 2021 hingga 2024. Sementara Provinsi Jawa Timur, tercatat menurunkan angka kemiskinan sebesar 1,61 persen dalam periode yang sama.

    Pemkab Gresik secara terintegrasi juga melakukan kolaborasi dengan efektif antara pemerintah daerah, lembaga non-pemerintah, serta sektor kesehatan, pendidikan dan ekonomi. Hasilnya, Gresik tidak hanya berhasil mengurangi angka kemiskinan lebih besar dari provinsi, tetapi juga berhasil membangun fondasi yang kokoh untuk keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

    Wakil Bupati yang juga menjabat Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Gresik Aminatun Habibah mengatakan, selama tiga tahun terakhir tren kemiskinan di Gresik terus mengalami penurunan.

    “Alhamdulillah, selama tiga tahun terakhir terhitung dari 2021, Gresik berhasil menurunkan kemiskinan sebesar 2,1 persen pada 2024,” kata Bu Min, Rabu (7/8/2024).

    Capaian tersebut menjadi satu tren positif dan menambah motivasi Pemkab Gresik. Terlebih standar garis kemiskinan Gresik (berdasarkan pengeluaran per bulan) pada Maret 2024 sebesar Rp608.828/bulan. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan garis kemiskinan Provinsi Jawa Timur yang di angka Rp536.122/bulan.

    Hal ini menunjukkan, walaupun dengan standar garis kemiskinan lebih tinggi dibandingkan Jawa Timur, namun Gresik berhasil menjaga tren penurunan angka kemiskinan tetap di bawah catatan Provinsi Jawa Timur.

    Bu Min menambahkan, capaian tersebut bukan merupakan garis finish bagi dirinya dan Gus Yani. Karenanya, hingga saat ini upaya pengentasan kemiskinan tanpa henti dilakukan dengan sinergi baik antar OPD di lingkup Pemkab Gresik maupun dengan instansi dan berbagai pihak lain.

    Program bantuan langsung tunai secara rutin disalurkan kepada keluarga yang sangat membutuhkan, dengan tujuan memenuhi kebutuhan dasar mereka dan meningkatkan daya beli. Selain itu, pelatihan keterampilan kerja diberikan kepada masyarakat kurang mampu, membantu mereka memperoleh pekerjaan lebih baik dan berkelanjutan.

    Pembangunan infrastruktur dasar di desa juga menjadi perhatian, dengan proyek-proyek seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum dirancang untuk memudahkan akses dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Program pemberdayaan ekonomi lokal juga didorong, termasuk dukungan untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta bantuan modal bagi wirausaha lokal.

    Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) berkolaborasi dengan pemerintah desa, untuk pengembangan ekonomi lokal dan lembaga pendidikan, melakukan pelatihan dengan memberikan kursus yang sesuai kebutuhan pasar kerja.

    Pemkab Gresik juga aktif bekerja sama dengan lembaga non-pemerintah dan akademisi, untuk merumuskan strategi pengentasan kemiskinan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Seperti halnya lewat Baznas, yang memberikan bantuan produktif bagi masyarakat dan beasiswa pendidikan untuk mengangkat kualitas hidup masyarakat.

    Previous ArticleBerantas Stunting, Pemdes Boboh Gelar Lomba Sajian Makan Sehat Balita
    Next Article Pemkab Gresik Salurkan Dana Hibah Rp10,8 Miliar untuk Rumah Ibadah

    Berita Terkait

    Pak Yes Buka MTQ ke-28 Tingkat Kabupaten Lamongan

    15 April 2026

    Pembukaan Rangkaian Peringatan HJL ke-457 dan Sukseskan MTQ ke-XXVIII Melalui Khotmil Quran

    15 April 2026

    Warga Diminta Waspada Penipuan, Pemkab Gresik Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS 2026

    14 April 2026

    Pemkab Gresik Perketat Verifikasi Hibah Guna Menghindari Salah Sasaran Penyaluran Bantuan

    14 April 2026

    Melalui Grand Final Duta Genre 2026, Pemkab Gresik Dorong Terwujudnya Generasi Muda Berkualitas

    14 April 2026

    Bupati Lamongan Raih Penghargaan Top Pembina BUMD 2026

    13 April 2026
    Search
    Terkini

    Pak Yes Buka MTQ ke-28 Tingkat Kabupaten Lamongan

    Pembukaan Rangkaian Peringatan HJL ke-457 dan Sukseskan MTQ ke-XXVIII Melalui Khotmil Quran

    Warga Diminta Waspada Penipuan, Pemkab Gresik Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS 2026

    Pemkab Gresik Perketat Verifikasi Hibah Guna Menghindari Salah Sasaran Penyaluran Bantuan

    Melalui Grand Final Duta Genre 2026, Pemkab Gresik Dorong Terwujudnya Generasi Muda Berkualitas

    Load More
    Berita Lainnya
    Hukum

    Ada Wisata Edukasi di Pengadilan Negeri Lamongan

    3 Oktober 2025

    MINATBACA.com – Untuk memperkuat penanaman nilai hukum dan karakter sejak dini, kini hadir inovasi wisata…

    Cara Dinas KBPPPA Gresik Mewujudkan Desa Ramah Anak dan Perempuan

    DPRD Gresik Dorong Peningkatan Kapasitas Para Calon Tenaga Kerja

    Keseruan Parade Karnaval Nusantara di Desa Lasem Sidayu Memeriahkan HUT RI

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.