Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bupati Gresik Cup 2026 Resmi Dibuka, Panggung Atlet Muda Gresik Menuju Prestasi

      21 Juli 2026

      Pemkab Lamongan Bersama BBWS Bersiap Keruk Waduk Gondang dengan Metode Baru

      20 Juli 2026

      Masukan DPRD Gresik Terkait Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

      20 Juli 2026

      Meriahkan HJL ke-457 dan Hari Bhayangkara ke-80, Ada Lamongan Vespa Day 2026

      18 Juli 2026

      Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

      17 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Sport»Usung Tema Gemuruh Dalam Diam, Jersey LFC 2.0 Langsung Sold Out
    Sport

    Usung Tema Gemuruh Dalam Diam, Jersey LFC 2.0 Langsung Sold Out

    RedaksiBy Redaksi2 Juni 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Menghidupkan semangat dan kebanggaan daerah, Komunitas Lamongan Football Culture (LFC) meluncurkan jersey edisi spesial bertemakan ‘Gemuruh Dalam Diam.’

    Hebatnya, jersey yang didesain oleh desainer lokal Rifqee Hulk, serta diproduksi dan dirilis bersama Apparel Allegiant Indonesia ini langsung terjual habis (sold out) 100 pcs hanya dalam 9 menit sejak pre-order dibuka. Komentar-komentar positif langsung membanjiri media sosial, begitu visual jersey ini diposting. Dengan ini menjadi bukti nyata jika budaya sepak bola Lamongan tetap hidup, dalam bentuk yang lebih kreatif dan membumi.

    Rifqee Hulk, desainer visual LFC 2.0 menjelaskan, jersey ‘Gemuruh Dalam Diam’ tidak hanya berfungsi sebagai pakaian, tetapi juga simbol perlawanan diam dan elegan atas matinya atmosfer stadion akibat pembatasan. Menjadi bentuk cinta diam-diam, yang tidak kehilangan nyala dari para pecinta sepak bola Lamongan.

    Baca Juga :  Berhasil Menurunkan Angka Stunting Secara Drastis, Kabupaten Lamongan Jadi Tujuan Kaji Tiru

    “Desain ini adalah penghormatan bagi para pendukung yang tetap hidup dalam senyap. Diam bukan berarti kalah, justru jadi ruang yang kuat untuk menyuarakan identitas. Semua simbol yang saya tanam di dalamnya adalah, bagian dari narasi budaya Lamongan itu sendiri,” kata Rifqee Hulk, Senin, (2/6/2025).

    Desainer visual LFC 2.0 tersebut mengakui, jika dalam desain terbarunya tersebut ada simbol ‘Tameng’ yang mengibaratkan kepercayaan diri dan perlindungan. Kemudian ada ‘Gapura Paduraksa’ yang merupakan simbol penyambutan khas Lamongan. Lalu ada Ikan Lele dan Bandeng, yang menjadi ikon kuliner khas Lamongan.

    Sementara 11 garis lancip ke atas adalah simbol semangat tim, baik home maupun away. Kemudian ada Logo 1967, yang menjadi penanda berdirinya Perserikatan Sepak Bola Lamongan. Ada juga Tiga lingkaran dan gelombang air , yang melambangkan kerja sama dan keseimbangan. Sedang zig-zag pattern, dimaknai sebagai tantangan yang harus dibayar tuntas. Lalu ada 456 ventilasi udara, yang menandai Hari Jadi Lamongan ke-456.

    Baca Juga :  Tekad Pak Yes Usai Resmi Dilantik Sebagai Bupati Lamongan 2025-2030

    “Jersey LFC edisi terbaru ini menggunakan teknologi bahan Dryfit Jacquard Premium, dengan kerah Polo ALG Triangle dan untuk logonya Flock Tatami eksklusif. Lalu Air Circulation 456 holes, berfungsi untuk memberikan kenyamanan yang maksimal,” jelasnya

    Muhamad Harryanto, Founder Apparel Allegiant Indonesia menambahkan, Lamongan Football Culture bukan hanya soal nostalgia, tapi tentang keberanian merawat identitas.

    “Kami di Allegiant percaya bahwa setiap desain bisa membawa pesan dan jersey ini adalah bentuk perlawanan yang rapi, namun penuh makna,” tutur Muhamad Harryanto.

    “Sold out dalam 9 menit hanyalah angka. Tapi yang jauh lebih penting dari itu adalah, bagaimana membangunkan kesadaran kolektif akan pentingnya budaya lokal yang harus dijaga,” tandasnya.

    Baca Juga :  Kabupaten Lamongan Menjadi Tuan Rumah Festival Adat Budaya Nusantara ke-V
    jersey lamongan
    Previous ArticleInflasi YoY Mei 2025 di Kabupaten Gresik Tercatat Sebesar 0,6 Persen
    Next Article Inovasi dan Kepedulian K3, Petrokimia Gresik Raih Penghargaan ICC-OSH 2025

    Berita Terkait

    Pemkab Lamongan Bersama BBWS Bersiap Keruk Waduk Gondang dengan Metode Baru

    20 Juli 2026

    Meriahkan HJL ke-457 dan Hari Bhayangkara ke-80, Ada Lamongan Vespa Day 2026

    18 Juli 2026

    Bupati Lamongan Buka TMMD ke-129, Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

    15 Juli 2026

    Lagi, Sebanyak 3.040 Batang Rokok Ilegal Ditemukan di Lamongan

    15 Juli 2026

    Bupati Pastikan MPLS di Lamongan Berlangsung Aman dan Bebas Bullying

    13 Juli 2026

    Gerakkan Ekonomi Kerakyatan, Pemkab Lamongan Terus Upayakan Peningkatan Kualitas Koperasi

    12 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Bupati Gresik Cup 2026 Resmi Dibuka, Panggung Atlet Muda Gresik Menuju Prestasi

    Pemkab Lamongan Bersama BBWS Bersiap Keruk Waduk Gondang dengan Metode Baru

    Masukan DPRD Gresik Terkait Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

    Meriahkan HJL ke-457 dan Hari Bhayangkara ke-80, Ada Lamongan Vespa Day 2026

    Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Bupati Lamongan Resmikan IJD Preservasi Jalan Made-Plembon Sepanjang 2,45 Kilometer

    9 Januari 2026

    MINATBACA.com – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, meresmikan Inpres Jalan Daerah (IJD) preservasi Jalan Made-Plembon sepanjang…

    Ungkapan Pak Yes Saat Menghadiri Haul Akbar Rangkaian HJL ke-457

    Bawean Bershalawat Menghadirkan Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf

    Tangkap 2 Pengedar, Polres Gresik Sita 209,38 Gram Narkoba Jenis Sabu

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.