Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Tingkatkan Kualitas APBD, Pemkab Gresik Perkuat Ketepatan Perencanaan dan Penganggaran

      10 Juli 2026

      Petronite Fest 2026 Gelaran Petrokimia Gresik Catat Perputaran Uang Mencapai Rp14,4 Miliar

      9 Juli 2026

      Rancangan KUA PPAS 2027, Pemkab Lamongan Tegaskan Infrastruktur Masih Jadi Prioritas

      9 Juli 2026

      Rangkaian Sedekah Bumi di Desa Tumapel, Ribuan Jamaah Padati Pengajian Akbar dan Sholawatan

      9 Juli 2026

      Kemendung Football Academy Lamongan Raih 2 Piala Liga Anak Megilan 2026

      9 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Petrokimia Gresik Hadirkan Solusi Pertanian Organik Produktif nan Efektif
    Ekonomi

    Petrokimia Gresik Hadirkan Solusi Pertanian Organik Produktif nan Efektif

    RedaksiBy Redaksi21 Juni 20243 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Program Makmur Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, hadir membantu komunitas petani padi organik di Desa/Kecamatan Ciparay, Bandung. Ditandai dengan agenda ‘Pemupukan Program Makmur Komoditas Padi Organik’ menggunakan NPK Phonska Alam, Jumat (21/7/2024).

    Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan, kebutuhan bahan pangan organik dari tahun ke tahun semakin meningkat. Namun peningkatan tersebut, selaras dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi produk organik. Phonska Alam adalah solusi yang ditawarkan Petrokimia Gresik, untuk mendorong produktivitas komoditas organik.

    “Berdasarkan demonstration farming (demfarm) yang dijalankan Petrokimia Gresik di Kecamatan Ciparay, penggunaan Phonska Alam mampu meningkatkan produktivitas padi organik sebesar 13 persen,” ungkap Dwi Satriyo.

    “Dari rata-rata sebelumnya 5,5 ton setiap hektarenya, menjadi 6,5 ton per hektare. Keberhasilan demfarm inilah, yang sekarang diadopsi melalui Program Makmur,” terangnya.

    Dwi Satriyo menjelaskan, Phonska Alam merupakan pupuk NPK berbasis organik pertama di Indonesia. Kandungan N, P dan K pada pupuk tersebut sudah standar dan bermutu bagi pertanian organik, sehingga sangat tepat untuk menjadi solusi kemajuan pertanian organik di Indonesia.

    Pupuk Phonska Alam diproduksi dengan menggunakan bahan baku sumber N, P dan K yang berasal dari mineral alami, tanpa menggunakan bahan kimia sintetis. Sehingga dapat dipastikan, sesuai untuk pertanian organik di Indonesia. Bahkan, pupuk ini sudah memiliki tanda logo ‘Organik Indonesia’ sebagai wujud perlindungan atau jaminan bagi konsumen atas kualitas Phonska Alam.

    “Jika selama ini petani organik masih menggunakan cara-cara konvensional untuk memberikan unsur hara N, P dan K pada tanaman. Misal, memanfaatkan air cucian beras, pohon pisang, sabut kelapa atau lainnya, sekarang kami menawarkan cara yang lebih efektif, efesien dan terukur, atau terstandarisasi melalui Phonska Alam,” ujar Dwi Satriyo.

    Dalam Program Makmur, Petrokimia Gresik berperan memberikan jaminan penyediaan pupuk organik nonsubsidi kepada petani. Selain itu, Petrokimia Gresik juga melakukan pendampingan melalui kegiatan sosialisasi pemupukan berimbang, kawalan budidaya, hingga pengendalian hama dan penyakit.

    Petrokimia Gresik juga menyediakan layanan uji tanah, oleh petugas Mobil Uji Tanah dan Agroman Petrokimia Gresik. Sehingga dosis pemupukan yang diaplikasikan lebih efektif, efisien dan presisi atau sesuai kebutuhan.

    Dalam pemupukan Program Makmur untuk padi organik di Ciparay, dosis yang direkomendasikan yaitu Phonska Alam sebanyak 300 kilogram per hektare dan 5 liter Phonska Oca, yang pengaplikasiannya disemprotkan langsung pada tanaman.

    “Program Makmur untuk padi organik kami mulai dari Ciparay, karena tempat ini merupakan wilayah pertanian organik yang sudah tersertifikasi dan mempunyai ekosistem pertanian yang baik, mulai dari hulu hingga hilir,” beber Dwi Satriyo.

    “Kami berharap, budidaya ini dapat diduplikasi oleh petani padi organik lain. Sehingga bahan pangan organik yang diproduksi di dalam negeri, semakin besar lagi,” pungkas dia.

    Previous ArticleDensus 88 Beri Wawasan Para Kepala, Pengawas dan Guru SMA di Gresik
    Next Article HUT Bhayangkara ke-78, Polisi di Gresik Bersih-Bersih Klenteng Kim Hin Kiong

    Berita Terkait

    Tingkatkan Kualitas APBD, Pemkab Gresik Perkuat Ketepatan Perencanaan dan Penganggaran

    10 Juli 2026

    Petronite Fest 2026 Gelaran Petrokimia Gresik Catat Perputaran Uang Mencapai Rp14,4 Miliar

    9 Juli 2026

    Rancangan KUA PPAS 2027, Pemkab Lamongan Tegaskan Infrastruktur Masih Jadi Prioritas

    9 Juli 2026

    Rangkaian Sedekah Bumi di Desa Tumapel, Ribuan Jamaah Padati Pengajian Akbar dan Sholawatan

    9 Juli 2026

    Kemendung Football Academy Lamongan Raih 2 Piala Liga Anak Megilan 2026

    9 Juli 2026

    Bupati Gresik Serahkan Bansos kepada 1.177 Petani yang Gagal Panen

    9 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Tingkatkan Kualitas APBD, Pemkab Gresik Perkuat Ketepatan Perencanaan dan Penganggaran

    Petronite Fest 2026 Gelaran Petrokimia Gresik Catat Perputaran Uang Mencapai Rp14,4 Miliar

    Rancangan KUA PPAS 2027, Pemkab Lamongan Tegaskan Infrastruktur Masih Jadi Prioritas

    Rangkaian Sedekah Bumi di Desa Tumapel, Ribuan Jamaah Padati Pengajian Akbar dan Sholawatan

    Kemendung Football Academy Lamongan Raih 2 Piala Liga Anak Megilan 2026

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    HUT ke-52 dan Hari Jadi ke-539, Pemkab Gresik Beri Diskon PBB dan Pemutihan Denda Pajak

    9 Maret 2026

    MINATBACA.com – Kado bagi masyarakat dalam momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 Pemerintah Kabupaten…

    Reformasi Birokrasi, Pak Yes Harap ASN Lamongan Profesional di Bidang Masing-masing

    Terbukti Lakukan Pungli, Ketua CFD Gresik Dicopot

    Pelatihan dan Sertifikasi 500 Ahli Bangunan yang Digelar SIG Serentak di 5 Provinsi Catat Rekor MURI

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.