Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

      16 Oktober 2026

      Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

      15 Oktober 2026

      Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

      15 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Semester I Tahun 2026, Kinerja SIG Tumbuh Solid
    Ekonomi

    Semester I Tahun 2026, Kinerja SIG Tumbuh Solid

    RedaksiBy Redaksi2 September 20264 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menunjukkan kemampuan dalam menjaga momentum pertumbuhan, dengan mencatat kinerja positif di sepanjang paruh pertama tahun 2026.

    Pihak perusahaan melaporkan, kinerja keuangan konsolidasi semester I tahun 2026 yang telah ditelaah secara terbatas (limited review) dengan ringkasan, volume penjualan sebanyak 18,28 juta ton, kemudian pendapatan sebesar Rp17,65 triliun, beban pokok pendapatan sebesar Rp13,85 triliun, EBITDA sebesar Rp2,15 triliun, dan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp228 miliar.

    Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, permintaan semen nasional yang mengalami peningkatan pada semester I tahun 2026, berhasil dimaksimalkan oleh pihaknya dengan mencatatkan volume penjualan total sebanyak 18,28 juta ton, atau meningkat 5,6 persen yoy dari periode sebelumnya sebanyak 17,31 juta ton.

    Capaian tersebut didorong oleh penjualan domestik yang naik 9,7 persen yoy, utamanya dikontribusikan dari segmen semen kantong yang mengalami peningkatan signifikan sebesar 11,2 persen yoy.

    “Kinerja penjualan yang positif pada semester I tahun 2026 adalah buah transformasi strategi penjualan pasar mikro, yang dijalankan melalui penguatan retail sales dengan mempertajam pola bisnis hingga menjangkau toko-toko bangunan,” ungkap Vita.

    Baca Juga :  Budidaya Serai Wangi di Lahan Pasca Tambang, Cara SIG Bangun Ekosistem Keberlanjutan

    “Kami juga melakukan penguatan brand presence dan product knowledge di tingkat toko, untuk mengedukasi dan memperkuat loyalitas konsumen. Melalui program Akademi Jago Bangunan, SIG juga menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi ahli bangunan untuk meningkatkan engagement dengan para tenaga konstruksi,” tambahnya.

    Sejalan dengan peningkatan volume penjualan serta konsistensi dalam menjaga disiplin harga, SIG mampu membukukan kenaikan pendapatan sebesar 13,1 persen yoy menjadi Rp17,65 triliun, dari periode sebelumnya sebesar Rp15,61 triliun.

    Sementara dari sisi biaya, SIG menerapkan efisiensi ketat yang dijalankan secara disiplin dan konsisten. Hasilnya, beban pokok pendapatan terkendali di angka 11,1 persen yoy, seiring dengan peningkatan volume penjualan serta kenaikan biaya bahan bakar dan energi. Sedangkan beban operasional (termasuk pendapatan dan beban operasional lainnya) sebesar 20,7 persen yoy, terutama disebabkan oleh kenaikan biaya promosi dan distribusi sejalan dengan peningkatan volume penjualan.

    Di samping efisiensi, SIG melakukan pengelolaan arus kas dan permodalan yang maksimal, untuk menjaga likuiditas perusahaan tetap kuat dengan solvabilitas yang baik. Upaya tersebut membuat SIG mampu menjaga ketahanan keuangan dengan mencatatkan arus kas dari operasi yang positif, sehingga mampu terus menurunkan saldo hutang. Hasilnya, beban keuangan bersih pada semester I tahun 2026 turun sebesar 34,5 persen yoy karena penurunan utang berbunga.

    Baca Juga :  Meningkat 2,79 Persen, Belanja Suku Cadang Lokal SIG Tembus Rp809 Miliar

    Sejumlah inisiatif strategis yang telah dijalankan, turut berkontribusi pada peningkatan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 471,0 persen yoy menjadi Rp228 miliar. EBITDA juga tercatat naik 2,6 persen yoy menjadi Rp2,15 triliun.

    Kinerja positif yang menjadi bukti ketahanan SIG mengatasi berbagai tantangan, berkat strategi transformasi yang dijalankan. Pencapaian ini sejalan dengan komitmen BP BUMN dan Danantara, dalam memastikan transformasi BUMN membuahkan hasil nyata dan menciptakan nilai untuk memberi manfaat bagi negara dan seluruh pemangku kepentingan.

    Vita menambahkan, SIG melihat prospek penjualan pada semester II tahun 2026 tetap positif, sejalan dengan perbaikan permintaan semen domestik. Pertumbuhan diharapkan ditopang oleh segmen semen kantong, sementara bulk (curah) mulai menunjukkan pemulihan seiring meningkatnya aktivitas konstruksi, infrastruktur, serta investasi industri dan hilirisasi.

    Adapun untuk penguatan pasar, SIG juga kembali membangkitkan Semen Kujang yang memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat, dan telah menjadi bagian dalam pembangunan di Jawa Barat. Kehadiran kembali Semen Kujang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan konstruksi, sekaligus juga memperkuat posisi SIG melalui pendekatan brand yang lebih dekat dengan karakteristik dan potensi pasar Jawa Barat.

    Baca Juga :  Direktur Utama SIG Terjun Langsung Pastikan Distribusi Berjalan Normal

    Perjalanan transformasi juga telah membawa SIG kepada sejumlah pencapaian untuk menjadi ‘Total Building Solution,’ dengan peran SIG kini telah berkembang lebih luas, tidak sebatas produsen semen. Di mana SIG bergerak ke arah bisnis yang lebih customer-centric dan value-driven, dengan melahirkan banyak produk turunan yang inovatif dan berkelanjutan, guna menjawab kebutuhan konstruksi modern dan berorientasi masa depan.

    Langkah strategis tersebut ditempuh oleh SIG, untuk memaksimalkan potensi industri bahan bangunan di Indonesia yang memiliki ekosistem sangat besar. Di mana industri semen baru berkontribusi sekitar 11 persen dari total biaya material konstruksi bangunan, sehingga masih terdapat 89 persen potensi dari bahan bangunan lain yang bisa digarap.

    “Dengan pengalaman satu abad lebih di industri bahan banngunan, SIG berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dan solusi konstruksi terintegrasi agar lebih berdaya saing dan mampu mengatasi dinamika industri yang menantang, sehingga terus dapat mencatatkan profitabilitas dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” kata Vita.

    Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni kinerja SIG semen indonesia Semen Kujang SIG
    Previous ArticleBerkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II
    Next Article Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal Terus Digencarkan di Kabupaten Lamongan

    Berita Terkait

    Green Building Festival 2026, SIG Mendorong Penggunaan Bahan Bangunan Rendah Emisi

    10 September 2026

    Begini Cara yang Dilakukan SIG Guna Maksimalkan Pertumbuhan Kinerja

    9 September 2026

    SIG Pertahankan Peringkat idAAA Tertinggi dari Pefindo Karena Memiliki Prospek Pasar yang Kuat

    8 September 2026

    Perkuat Ekosistem Pesisir, SIG Libatkan Sepuluh Orang Relawan Bakti BUMN 2026

    3 September 2026

    SIG Hidupkan Kembali Merek Legendaris untuk Jawa Barat, Semen Kujang Resmi Diluncurkan

    3 September 2026

    Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

    31 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

    Load More
    Berita Lainnya
    Pendidikan

    Tahun Ajaran Baru, Gus Yani Membuka MPLS Ramah Anak di UPT SMPN 1 Gresik

    13 Juli 2026

    MINATBACA.com – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru tahun ajaran 2026/2027 di Kabupaten…

    Kades Prupuh Turut Sukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional

    Penguatan Tanggul Kali Plalangan, Kiat Pemkab Lamongan Guna Percepat Pengendalian Banjir

    Petrokimia Gresik Dapat Penghargaan ‘Indonesia Best BUMN Awards 2024’

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.