Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pemkab Lamongan Salurkan 25.000 Liter Air Bersih untuk Masyarakat

      28 Juli 2026

      Dukung Program KLH, Petrokimia Gresik Tanam 1.000 Bibit Mangrove di Kawasan PRPM Mengare

      28 Juli 2026

      Pemkab dan DPRD Lamongan Sepakat Mengenai KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027

      27 Juli 2026

      Resmi Dilantik, Kadin Lamongan Dipimpin Ketua Baru

      27 Juli 2026

      SIG Catat Penjualan 18 Juta Ton pada Semester I Tahun 2026

      27 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Lamongan Siap Terapkan Langkah Antisipasi Bencana Kemarau Untuk Swasembada Pangan
    Pemerintahan

    Lamongan Siap Terapkan Langkah Antisipasi Bencana Kemarau Untuk Swasembada Pangan

    RedaksiBy Redaksi7 April 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Langkah strategi mulai disusun pemerintah pusat, provinsi, dan daerah, untuk mengantisipasi bencana musim kemarau 2026.

    Hal tersebut dalam rangka menjaga swasembada pangan, serta memperkuat penanganan dampak hidrometeorologi. Dengan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, turut andil dalam ‘Rapat Koordinasi Penanganan Dampak Hidrometeorologi dan Potensi Bencana Musim Kemarau Jawa Timur Tahun 2026,’ yang berlangsung di Dyandra Convention Center, Surabaya, Selasa (7/4/2026).

    Forum strategis yang ditujukan untuk menyatukan langkah lintas sektor dalam menghadapi potensi kemarau, yang diprediksi berdampak signifikan terhadap sektor pertanian dan ketersediaan air.

    Dalam rapat tersebut disampaikan, fenomena El Nino berpotensi menyebabkan penurunan curah hujan 20 sampai 40 persen, dengan puncak kekeringan diperkirakan terjadi pada Bulan Agustus hingga September 2026. Kondisi ini, mendorong perlunya langkah antisipatif yang terukur dan terintegrasi sejak dini.

    Baca Juga :  Pak Yes Dikukuhkan Jadi Koordinator Wilayah Apkasi Jawa Timur

    Sejumlah strategi utama mulai disusun, di antaranya pemetaan wilayah rawan kekeringan dan penguatan sistem peringatan dini, optimalisasi pengelolaan sumber daya air melalui rehabilitasi jaringan irigasi, embung, dan sumur air, serta pemanfaatan pompanisasi dan irigasi perpompaan. Selain itu, percepatan masa tanam dilakukan untuk mengejar sisa air hujan, disertai dengan penggunaan varietas tanaman tahan kekeringan.

    Tidak hanya itu, peningkatan ketersediaan alat dan mesin pertanian (alsintan) juga menjadi fokus, guna mendukung percepatan tanam dan efisiensi produksi. Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dalam pengaturan distribusi air irigasi dan dukungan sarana produksi pertanian.

    Di sisi penanganan bencana, sinergi antar lembaga diperkuat melalui kesiapan operasi modifikasi cuaca, dukungan sarana operasi udara untuk pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta penyiapan sistem pompanisasi untuk mengairi lahan terdampak kekeringan.

    Baca Juga :  Percepat Penanganan Banjir di Lamongan, 6 Pompa Tambahan Dikerahkan

    Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan, langkah-langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas produksi pangan di tengah tantangan perubahan iklim. Langkah tersebut akan diterapkan di Kabupaten Lamongan, sebagai salah satu daerah lumbung pangan nasional.

    “Upaya ini tidak hanya untuk mitigasi bencana, tetapi juga memastikan produksi pertanian tetap optimal sehingga swasembada pangan dapat terjaga secara berkelanjutan,” ungkap Pak Yes.

    Melalui penyusunan strategi terintegrasi diharapkan seluruh daerah, termasuk Kabupaten Lamongan, mampu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026. Sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan perlindungan terhadap masyarakat, dari risiko bencana hidrometeorologi.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi hidrometeorologi Kabupaten Lamongan lamongan Pemkab Lamongan
    Previous ArticleBocah Laki-laki di Gresik Jadi Korban Pencabulan Pria Paruh Baya, Polisi Ungkap Modus Pelaku
    Next Article Ketua MKKS SMP Negeri Kabupaten Gresik Sebut TKA Gelombang Pertama Berlangsung Lancar

    Berita Terkait

    Pemkab Lamongan Salurkan 25.000 Liter Air Bersih untuk Masyarakat

    28 Juli 2026

    Pemkab dan DPRD Lamongan Sepakat Mengenai KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027

    27 Juli 2026

    Resmi Dilantik, Kadin Lamongan Dipimpin Ketua Baru

    27 Juli 2026

    Dukung UMKM Lamongan, Pak Yes Perkenalkan dan Ajak Mahasiswa Mancanegara Membeli

    25 Juli 2026

    Fun Walk di Lamongan Memperingati Hari Koperasi ke-79, Diikuti Mahasiswa dari Luar Negeri

    24 Juli 2026

    Kampung Kerapu Lamongan Sudah Mulai Terapkan Modernisasi Budidaya Perikanan

    22 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Pemkab Lamongan Salurkan 25.000 Liter Air Bersih untuk Masyarakat

    Dukung Program KLH, Petrokimia Gresik Tanam 1.000 Bibit Mangrove di Kawasan PRPM Mengare

    Pemkab dan DPRD Lamongan Sepakat Mengenai KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027

    Resmi Dilantik, Kadin Lamongan Dipimpin Ketua Baru

    SIG Catat Penjualan 18 Juta Ton pada Semester I Tahun 2026

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    DPRD Gresik Gelar Rapat Paripurna Hasil Reses Masa Persidangan III Tahun 2025

    2 Oktober 2025

    MINATBACA.com – Dipimpin oleh Wakil Ketua Lutfi Dhawam, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik…

    Tradisi Desa Kisik Haul Mbah Sayyid Abdullah, Mbah Sayyid Iskandar Idris

    Pelamar Mini Job Fair Disnaker Gresik Lolos Langsung Bekerja di Perusahaan

    Dinkes Diskusi Bareng KWG Cari Solusi Terkait Stunting, AKI dan AKB di Gresik

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.