Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      PKDI Cup II 2026, PKDI Gresik Menang Telak Atas Bangkalan

      9 Agustus 2026

      Pesan Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Cak Imin untuk Kabupaten Gresik

      8 Agustus 2026

      Polres Gresik Tangkap 2 Pelaku Pencurian Kabel Tembaga Sisa Produksi

      8 Agustus 2026

      Bupati Gresik Ingatkan Dampak Perubahan Iklim Saat Pimpin Gerakan Jumat Asri

      7 Agustus 2026

      Wabup Gresik Berharap Sistem JKN Lebih Diperkuat Usai Memiliki Dampak Besar Bagi Masyarakat

      6 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Normalisasi Kali Tengah, Diakui DPUTR Gresik Turut Terhambat Oleh Infrastruktur Perusahaan
    Pemerintahan

    Normalisasi Kali Tengah, Diakui DPUTR Gresik Turut Terhambat Oleh Infrastruktur Perusahaan

    RedaksiBy Redaksi16 Maret 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Terkait penanganan banjir yang kerap melanda beberapa titik di wilayah aliran sungai Kali Tengah, Kecamatan Driyorejo, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Gresik mengakui, juga terhambat infrastruktur perusahaan.

    Padahal selama ini, DPUTR Gresik telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak menyikapi hal tersebut. Koordinasi dilakukan dengan tujuan membahas upaya normalisasi secara menyeluruh, supaya aliran air berjalan lancar dikarenakan kondisi sungai saat ini sudah cukup memprihatinkan.

    Di mana Kali Tengah yang memiliki panjang sekitar 7,5 kilometer dan melintasi beberapa desa di Kecamatan Driyorejo, telah mengalami penyempitan di beberapa titik lokasi. Upaya normalisasi menemui sejumlah kendala di antaranya, deretan jembatan penghubung yang dibangun melintas di atas sungai, serta bangunan perusahaan-perusahaan yang ada di bantaran sungai.

    Baca Juga :  Upacara Hari Sumpah Pemuda di Gresik Bertema 'Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu'

    “Kita sudah koordinasi dengan Pemprov dan DPRD Gresik Komisi III, pemerintah kecamatan, dan desa, serta beberapa pihak terkait,” ujar Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUTR Gresik Ubaidillah, Senin (17/3/2026).

    “Memang salah satu kendala normalisasi adalah, bangunan perusahaan-perusahaan besar yang berdiri di kanan dan kiri sungai. Sekaligus, jembatan-jembatan yang dibangun di atas sungai,” terangnya.

    Ubaidillah menyebut, terdapat belasan perusahaan yang berdiri di bantaran sungai Kali Tengah. Dengan mayoritas perusahaan-perusahaan tersebut, juga membangun jembatan penghubung yang melintasi sungai, termasuk perusahaan modal asing (PMA).

    “Ada 11 sampai 18 perusahaan yang berdiri di kanan dan kiri sungai. Awalnya kita mendapat informasi, salah satu perusahaan modal asing membangun jembatan di atas sungai yang menjadi penyebab utama banjir, dan hal itu terdengar oleh Gubernur Jawa Timur. Setelah itu, kita bertemu dengan semua pihak untuk meminta klarifikasi,” jelasnya.

    Baca Juga :  Melalui Grand Final Duta Genre 2026, Pemkab Gresik Dorong Terwujudnya Generasi Muda Berkualitas

    Dari hasil koordinasi yang dilakukan, kata Ubaidillah, seluruh pihak sepakat untuk melakukan penanganan dengan mempercepat upaya normalisasi sungai secara menyeluruh, supaya aliran air dapat berjalan dengan lancar, terutama ketika memasuki musim penghujan. Sehingga banjir tahunan di sejumlah titik lokasi di wilayah Kecamatan Driyorejo dapat teratasi, terutama pada musim penghujan.

    “Hasil identifikasi, Kali Tengah ini menjadi penyebab utama banjir yang melanda wilayah Kecamatan Driyorejo, terutama Desa Sumput. Jadi normalisasi harus segera dilakukan, dan kami optimistis akan segera terlaksana,” ucap Ubaidillah.

    DPUTR Gresik memastikan, seluruh pihak termasuk perusahaan yang berada di bantaran Kali Tengah, bersedia kooperatif dan berkomitmen mengikuti arahan, serta rencana normalisasi sungai secara menyeluruh.

    Baca Juga :  Bentuk Kepedulian, Petrokimia Gresik Bantu Korban Terdampak Banjir Luapan Kali Lamong

    “Seluruh perusahaan yang berdiri di kanan dan kiri sungai, kooperatif dan siap melakukan perintah rencana normalisasi. Saat ini, Dinas Perizinan baik daerah maupun provinsi juga sedang berprogres terkait izin jembatan-jembatan tersebut, harusnya izin ke Brantas,” ungkapnya.

    Dalam kesempatan sebelumnya, Camat Driyorejo Muhammad Amri telah memerintahkan kepada perusahaan-perusahaan untuk membongkar kontruksi jembatan yang dibangun terlalu rendah, hingga berpotensi membuat aliran sungai tersendat ketika debit air meningkat. Menurut Amri, saat ini baru ada tiga dari tujuh perusahaan di sepanjang wilayah sungai, yang sudah melakukan peninggian jembatan penghubung.

    Dinas PUTR Gresik Driyorejo gresik Kabupaten Gresik OPD Pemkab Gresik
    Previous ArticleMusrenbang RKPD Gresik 2027, Bupati Ingatkan Pembangunan Tetap Fokus di Tengah Tekanan Global
    Next Article Silaturrahmi Ulama dan Umaro, Pak Yes Perkuat Kolaborasi Untuk Kejayaan Lamongan

    Berita Terkait

    PKDI Cup II 2026, PKDI Gresik Menang Telak Atas Bangkalan

    9 Agustus 2026

    Pesan Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Cak Imin untuk Kabupaten Gresik

    8 Agustus 2026

    Polres Gresik Tangkap 2 Pelaku Pencurian Kabel Tembaga Sisa Produksi

    8 Agustus 2026

    Bupati Gresik Ingatkan Dampak Perubahan Iklim Saat Pimpin Gerakan Jumat Asri

    7 Agustus 2026

    Wabup Gresik Berharap Sistem JKN Lebih Diperkuat Usai Memiliki Dampak Besar Bagi Masyarakat

    6 Agustus 2026

    Komitmen Petrokimia Gresik Menjaga Ekosistem Pesisir Melalui PRPM Mengare, Diapresiasi DLH Gresik

    6 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    PKDI Cup II 2026, PKDI Gresik Menang Telak Atas Bangkalan

    Pesan Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Cak Imin untuk Kabupaten Gresik

    Polres Gresik Tangkap 2 Pelaku Pencurian Kabel Tembaga Sisa Produksi

    Bupati Gresik Ingatkan Dampak Perubahan Iklim Saat Pimpin Gerakan Jumat Asri

    Wabup Gresik Berharap Sistem JKN Lebih Diperkuat Usai Memiliki Dampak Besar Bagi Masyarakat

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Pemkab Lamongan Manfaatkan Dua Pilar Untuk Mencegah Praktik Korupsi

    17 Desember 2025

    MINATBACA.com – Ada dua pilar yang dimanfaatkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, guna mencegah praktik…

    Ada 2 Ranperda Baru yang Disepakati Dalam Rapat Paripurna DPRD Gresik

    Bocah Laki-laki di Gresik Jadi Korban Pencabulan Pria Paruh Baya, Polisi Ungkap Modus Pelaku

    Meski Dikelilingi Wilayah Industri, Desa Yosowilangun Tetap Jaga Tradisi Haul

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.