Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pak Yes Mendorong KNPI Menjadi Mitra Strategis Pemkab Lamongan

      7 Oktober 2026

      Pemkab Gresik Upayakan Kader Bunda Puspa Agar Dapat Menunjang Perekonomian Masyarakat

      7 Oktober 2026

      Sosialisasi Penanggulangan HIV/AIDS, Wabup Gresik Ingin Kolaborasi Diperkuat Tanpa Diskriminasi

      6 Oktober 2026

      Sarasehan dan HKTI Fest 2026, Bupati Lamongan Ajak Generasi Milenial Gemari Pertanian Modern

      6 Oktober 2026

      Lolos Verifikasi dan Validasi, Kabupaten Lamongan Mendapat Jatah 387 KIP JAWARA

      6 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Dirut Petrokimia Gresik Blusukan Pastikan Kualitas Pupuk Organik dan Penerapan Pertanian Modern
    Ekonomi

    Dirut Petrokimia Gresik Blusukan Pastikan Kualitas Pupuk Organik dan Penerapan Pertanian Modern

    RedaksiBy Redaksi8 Oktober 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Menyambut musim tanam Oktober-Maret (Okmar), Direktur Utama Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, blusukan ke sejumlah daerah di Jawa Timur.

    Agenda tersebut untuk memastikan kualitas pupuk organik dan penerapan teknologi pertanian modern berkelanjutan, yang dijalankan oleh Petrokimia Gresik supaya berjalan optimal. Kunjungan dilakukan oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, ke budidaya pertanian dengan Teknologi Petro Spring di Madiun, dan ke Mitra Petroganik di Jombang, baru-baru ini.

    Daconi menyampaikan, teknologi pertanian modern saat ini sangat dibutuhkan untuk mendukung keberlanjutan pertanian di Indonesia. Selain untuk meningkatkan produktivitas pertanian, pemanfaatan teknologi pada sektor pertanian juga mampu menjadi magnet atau daya tarik bagi generasi muda, mengingat saat ini problem regenerasi petani merupakan tantangan bersama.

    Baca Juga :  Unik, Petrokimia Gresik Menggelar Lomba Kentang Raksasa di Dieng Raya

    “Penggunaan teknologi pada sektor pertanian saat ini merupakan keniscayaan. Generasi muda sangat akrab dengan teknologi, sehingga akan menarik minat untuk aktif memajukan pertanian Tanah Air di masa mendatang. Penggunaan teknologi juga mampu meningkatkan produktivitas, melalui budidaya yang efektif dan efisien,” ujar Daconi.

    Melalui program ‘Makmur’ Petrokimia Gresik di Madiun, pihak perusahaan menerapkan teknologi Petro Spring di dua titik budidaya. Yakni berada di Desa Tiron dan Banjarsari, Kabupaten Madiun, dengan total luas lahan 10 hektare.

    Salah satu teknologi Petro Spring yang diterapkan di Madiun yaitu, pemupukan menggunakan drone. Teknologi ini terbukti mampu menghemat tenaga, waktu, hingga biaya. Cara manual pemupukan lahan 10 hektare membutuhkan tenaga buruh tani sebanyak 12 orang, dengan waktu pemupukan empat hari dan total ongkos mencapai Rp7 juta. Sementara dengan pemanfaatan drone, pemupukan di lahan yang sama hanya membutuhkan tenaga dua orang, waktu 8 jam, dan biaya hanya Rp6 juta.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Beri Bantuan Untuk Ponpes Tanfidz Bareng KWG dan PWI

    “Budidaya yang efektif dan efisien ini akan berdampak pada peningkatan pendapatan petani.
    Biaya operasional berkurang, waktu kerja lebih singkat, dan hasil lebih optimal. Kami berharap, penerapan teknologi Petro Spring dapat terus diduplikasi dan menjadi contoh bagi petani di wilayah lain,” tambah Daconi.

    Sementara di Jombang, Daconi mengunjungi mitra Petroganik. Dia ingin memastikan, kualitas pupuk organik yang diproduksi mitra sesuai dengan standar, sehingga pengaplikasian yang dilakukan mampu memberikan dampak positif bagi pertanian berkelanjutan.

    “Kita tahu saat ini Petroganik menjadi salah satu pupuk bersubsidi. Dengan kualitas terjaga, pupuk organik ini mampu memberikan dampak positif bagi kesuburan tanah untuk jangka yang panjang,” kata Daconi.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Borong Penghargaan di Ajang AHI Award 2024

    Daconi menambahkan, masa depan pertanian Indonesia yang berkelanjutan, tidak hanya membutuhkan teknologi modern. Namun petani juga harus mampu menjaga kesuburan tanah, untuk hasil optimal melalui penggunaan pupuk organik. Sebab keberlanjutan pertanian Indonesia, dijelaskan oleh Daconi, tidak hanya bertumpu pada teknologi modern untuk hasil optimal, tetapi juga pada pengelolaan kesuburan tanah secara alami melalui penggunaan pupuk organik.

    “Kombinasi antara teknologi dan kesuburan tanah yang terjaga, akan menghasilkan pertanian yang tangguh dan produktif. Sekaligus mendukung upaya pemerintah, dalam menjaga swasembada pangan nasional,” tutur Daconi.

    pertanian Petrokimia Gresik pupuk
    Previous ArticlePolres Gresik Tanam Jagung Serentak dan Luncurkan Gudang Ketahanan Pangan
    Next Article Polres Gresik Jalani Risk Assessment dari Jajaran Polda Jatim

    Berita Terkait

    Berkat Pendampingan Petrokimia Gresik, Batik Bangsawan Kini Menjangkau Pasaran Internasional

    3 Oktober 2026

    Perkuat Layanan Kesehatan, Petro Graha Medika Jalin Kerja Sama dengan IHH Healthcare Singapore

    2 Oktober 2026

    Cara Petrokimia Gresik Bantu Berdayakan Warga Sekitar Perusahaan Guna Dukung Ketahanan Pangan

    29 September 2026

    Langkah Nyata Petrokimia Gresik untuk Pendidikan, Penerima Bestro Bertambah 17 Mahasiswa

    26 September 2026

    Bahkan Pada Hari Libur, RS Petrokimia Gresik Tetap Layani Pasien Melalui Sunday Clinic

    25 September 2026

    Direktur Utama Petrokimia Gresik Diundang ke Forum Global yang Digelar di Markas PBB

    23 September 2026
    Search
    Terkini

    Pak Yes Mendorong KNPI Menjadi Mitra Strategis Pemkab Lamongan

    Pemkab Gresik Upayakan Kader Bunda Puspa Agar Dapat Menunjang Perekonomian Masyarakat

    Sosialisasi Penanggulangan HIV/AIDS, Wabup Gresik Ingin Kolaborasi Diperkuat Tanpa Diskriminasi

    Sarasehan dan HKTI Fest 2026, Bupati Lamongan Ajak Generasi Milenial Gemari Pertanian Modern

    Lolos Verifikasi dan Validasi, Kabupaten Lamongan Mendapat Jatah 387 KIP JAWARA

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Berkunjung dan Survei PT DESI, Bupati Lamongan Sebut Industri Investasi Membanggakan

    23 Juli 2025

    MINATBACA.com – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, melakukan kunjungan dan juga survei pengembangan fasilitas pengelolaan limbah…

    Menjaga Ketahanan Pangan, Wabup Gresik Ajak Petani Kolaborasi

    Bupati Lamongan Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026

    Petrokimia Gresik Dinobatkan Sebagai ‘The Most Commited Corporate’

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.