Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Ketika Menteri PPN dan Wamentan Melaksanakan Gerakan Tanam Padi di Lamongan

      30 Mei 2026

      Momen Iduladha, KWGe Kembali Salurkan Daging Kurban Kepada Warga Sekitar

      30 Mei 2026

      Pemkab Lamongan Meraih Opini WTP 10 Kali Secara Berturut-turut

      29 Mei 2026

      Opini WTP Kembali Diraih Pemkab Gresik, Jadi yang ke-11 Kali Berturut-Turut

      29 Mei 2026

      Tangkap 2 Pengedar, Polres Gresik Sita 209,38 Gram Narkoba Jenis Sabu

      29 Mei 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pendidikan»Petrokimia Gresik Kembali Cetak 55 Agronom Muda Melalui Program Taruna Makmur
    Pendidikan

    Petrokimia Gresik Kembali Cetak 55 Agronom Muda Melalui Program Taruna Makmur

    RedaksiBy Redaksi19 Desember 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Melalui program Taruna Makmur, Petrokimia Gresik terus memperkuat dukungan terhadap regenerasi petani nasional.

    Terbaru, melalui program Taruna Makmur Batch 8, Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, mencetak 55 agronom muda yang siap terjun mendampingi petani di lapangan.

    Dalam kegiatan Wirakarya Taruna Makmur yang digelar di Gresik, baru-baru ini, Direktur Manajemen Risiko Petrokimia Gresik Johanes Barus menyampaikan, puluhan agronom muda tersebut merupakan mahasiswa aktif dari sejumlah institusi pendidikan pertanian di Indonesia. Mereka mendapatkan pembekalan di ‘Sekolah Makmur,’ dengan saat ini para Taruna Makmur tersebut diterjunkan ke lapangan sebagai tenaga agronom.

    “Selama di lapangan, para Taruna Makmur diharapkan berperan sebagai pendamping sekaligus agen perubahan. Mereka membantu petani dalam penerapan budidaya yang baik, pemanfaatan teknologi pertanian, serta peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha tani,” ujar Johanes.

    “Program ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia pertanian yang kompeten, sekaligus mendukung percepatan swasembada pangan nasional,” terangnya.

    Adapun puluhan Taruna Makmur Batch 8 tersebut, berasal dari Politeknik Pengembangan Pertanian (Polbangtan) Malang sebanyak 27 mahasiswa. Kemudian 13 mahasiswa berasal dari Politeknik Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP) Yogyakarta, 12 mahasiswa dari Polbangtan Bogor, dan tiga mahasiswa dari Polbangtan Medan.

    “Melalui program ini, mahasiswa aktif dari berbagai institusi pendidikan pertanian diberikan kesempatan untuk terlibat langsung dalam pendampingan petani di lapangan. Sekaligus mengasah kompetensi teknis, manajerial dan sosial sebagai calon agronomis muda masa depan,” tandasnya.

    Johanes berharap, kehadiran Taruna Makmur mampu menginspirasi generasi muda di Indonesia untuk turut mengembangkan sektor pertanian. Karena menurutnya, regenerasi petani menjadi problem pertanian di Indonesia yang membutuhkan dukungan dan peran aktif dari banyak pihak.

    Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut, lebih dari 70 persen petani Indonesia berusia di atas 40 tahun, sementara proporsi petani muda usia 19 hingga 39 tahun masih berada di kisaran 20 persen. Kondisi yang perlu menjadi perhatian bersama, karena berpotensi mempengaruhi keberlanjutan produksi dan ketahanan pangan nasional di masa mendatang.

    “Kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor industri menjadi kunci penting dalam membangun ekosistem pertanian yang modern, produktif, berdaya saing, serta berkelanjutan,” ungkap Johanes.

    Petrokimia Gresik menginisiasi program Sekolah Makmur mulai tahun 2022, dengan saat ini sudah pada Batch 8. Sejak pertama kali diluncurkan, Petrokimia Gresik tercatat telah mencetak 373 Taruna Makmur, yang merupakan Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian berkualitas.

    Dalam program tersebut, Petrokimia Gresik merekrut mahasiswa aktif Polbangtan menjadi Taruna Makmur dengan tujuan untuk memberi kesempatan bagi mereka untuk magang sebagai tenaga agronomis lapangan selama enam bulan, sekaligus memperkuat peran kawalan budidaya pertanian demi peningkatan produktivitas dan regenerasi petani muda di Indonesia.

    Mahasiswa pun sangat antusias mengikuti program tersebut, dengan dibuktikan dari jumlah peminat program Taruna Makmur, yang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

    “Program ini menjadi bukti, bahwa sinergi antara dunia pendidikan vokasi dan dunia industri mampu melahirkan talenta-talenta muda pertanian yang berkualitas. Taruna Makmur bukan hanya ruang belajar, tetapi juga ruang pengabdian dan wujud kontribusi nyata bagi masa depan pertanian Indonesia,” tutur Johanes.

    petani Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia Taruna Makmur Petrokimia Gresik
    Previous ArticlePemkab Gresik Mulai Susun RKPD 2027 Berbasis Good Government dan Kepentingan Masyarakat
    Next Article Wabup Gresik Membuka Kegiatan Sosialisasi Pemdi

    Berita Terkait

    Petrokimia Gresik Perkuat Kerja Sama Pasokan Gas dari Lapangan MDA-MBH dan WK Ketapang

    22 Mei 2026

    Petrokimia Gresik Tetap Siapkan 219.000 Ton Pupuk Bersubsidi, Meski Terjadi Dinamika Global

    13 Mei 2026

    Petrokimia Gresik Kembali Berikan Program Beasiswa Bagi Petani Muda

    6 Mei 2026

    Dirut Petrokimia Gresik Tetap Apresiasi Tim Voli Putri GPPI, Meskipun Gagal Menjuarai Proliga 2026

    28 April 2026

    Melalui Pestani Melon Pantura, Petrokimia Gresik Tingkatkan Produktivitas Petani Melon Hingga 10 Persen

    8 April 2026

    Produktivitas Lahan Tebu Meningkat, Kerja Sama Petrokimia Gresik Dengan SGN dan ID Food Diperluas

    3 April 2026
    Search
    Terkini

    Ketika Menteri PPN dan Wamentan Melaksanakan Gerakan Tanam Padi di Lamongan

    Momen Iduladha, KWGe Kembali Salurkan Daging Kurban Kepada Warga Sekitar

    Pemkab Lamongan Meraih Opini WTP 10 Kali Secara Berturut-turut

    Opini WTP Kembali Diraih Pemkab Gresik, Jadi yang ke-11 Kali Berturut-Turut

    Tangkap 2 Pengedar, Polres Gresik Sita 209,38 Gram Narkoba Jenis Sabu

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Warga Desa Cagakagung Ketiban Berkah 9 Unit Kontainer Foodcourt

    20 Juni 2025

    MINATBACA.com – Desa Cagakagung, Kecamatan Cerme, Gresik, ketiban berkah sembilan booth kontainer dari puluhan mahasiswa…

    Membanggakan, 3 Inovasi Pemkab Lamongan Jadi Finalis Ajang KOVABLIK Provinsi Jawa Timur 2025

    Beton Berpori SIG Cocok Jadi Solusi Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

    Untuk Kendalikan Inflasi Jelang Nataru, Pemkab Lamongan Gelar HLM

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.