Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Komitmen Pemkab dan DPRD Gresik Untuk Tuntaskan Pembangunan Serta Perbaikan JPD

      2 Juni 2026

      Jadi Prioritas, Bupati Gresik Ajak Masyarakat Lebih Peduli dan Turut Kawal Pembangunan JPD

      2 Juni 2026

      Tekan Kemiskinan dan Stunting, Program Bunda Puspa Pemkab Gresik Diperluas ke 80 Desa

      2 Juni 2026

      Peringatan Hari Lahir Pancasila, Bupati Lamongan Sebut Sejalan dengan Semangat HJL ke-457

      1 Juni 2026

      Ungkapan Pak Yes Saat Menghadiri Haul Akbar Rangkaian HJL ke-457

      1 Juni 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Wakil Bupati Tekankan Sinergi Berbagai Pihak Untuk Tangani Stunting di Gresik
    Kesehatan

    Wakil Bupati Tekankan Sinergi Berbagai Pihak Untuk Tangani Stunting di Gresik

    RedaksiBy Redaksi30 Juli 20243 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik, menggelar kegiatan diseminasi hasil audit kasus stunting semester pertama tahun 2024 dan penyusunan rencana tindaklanjut penanganan stunting.

    Pada saat pembukaan kegiatan, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pihak dalam menangani permasalahan stunting di Gresik. Bu Min-panggilan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah juga menegaskan, pentingnya akurasi data lapangan yang riil dalam upaya penanggulangan stunting di Gresik.

    “Stunting adalah suatu permasalahan yang kompleks, namun tetap bisa diselesaikan dengan kolaborasi dari semua pihak. Karenanya, saya harap angka stunting yang masuk adalah angka yang riil,” kata Bu Min, Selasa (30/7/2024).

    “Dengan angka yang riil, kita bisa tahu kondisi nyata di lapangan. Dari situ kita bisa merumuskan strategi yang pas guna menanggulanginya,” tegasnya.

    Tidak hanya Bu Min, acara tersebut juga dihadiri oleh para pemangku kepentingan di wilayah Gresik. Di antaranya Kepala UPT Puskesmas, bidan desa, camat, serta koordinator penyuluh KB, serta kader pendamping keluarga desa di Kabupaten Gresik.

    Selain itu, turut hadir pula kalangan profesional dari dokter spesialis anak, psikolog, dokter spesialis kandungan, dan ahli gizi, yang turut memberikan masukan dan tindaklanjut terkait penanganan stunting.

    Audit stunting adalah identifikasi resiko dan penyebab resiko pada kelompok sasaran berbasis surveilans rutin, atau sumber data lainnya. Sehingga tindaklanjut tidak hanya berupa intervensi spesifik, namun juga intevensi sensitif.

    Selama kegiatan, disampaikan hasil audit kasus stunting yang telah dilakukan selama semester pertama tahun 2024. Berdasarkan data yang dipaparkan, terdapat beberapa kelompok masyarakat yang menjadi target audit stunting pada semester pertama tahun 2024.

    Kelompok-kelompok tersebut di antaranya calon pengantin yang beresiko, ibu hamil, ibu nifas dan semua bayi dibawah dua tahun (Baduta) yang selama dua bulan tidak mengalami peningkatan berat badan.
    Sebagai tindaklanjut, disusun rencana strategis penanganan stunting yang melibatkan berbagai sektor.

    Program-program yang akan dilaksanakan mencakup peningkatan akses terhadap layanan kesehatan ibu dan anak, penyuluhan gizi, sanitasi, serta pendampingan terkait pola asuh anak. Juga akan dilakukan penguatan sistem pemantauan dan evaluasi untuk memastikan, program-program tersebut berjalan efektif dan tepat sasaran.

    Kepala Dinas KBPPPA Gresik Titik Ernawati mengungkapkan, pihaknya akan terus berkomitmen dalam upaya penurunan angka stunting di Gresik. Pihaknya bersama tim pendamping keluarga akan melakukan kunjungan ke rumah sasaran, guna untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan.

    “Total kasus yang masuk dalam audit kasus stunting semester satu tahun 2024, di antaranya sebanyak 16 calon pengantin, 39 ibu hamil, 17 ibu nifas, dan 631 Baduta yang tersebar di 18 kecamatan di Gresik,” beber Titik.

    Kegiatan diakhiri dengan diskusi interaktif antara peserta dengan narasumber dari kalangan profesional, yang membahas berbagai tantangan dan solusi dalam penanganan stunting. Sehingga diharapkan, seluruh pihak dapat lebih memahami perannya dan bersama-sama berkontribusi dalam menanggulangi stunting di Gresik.

    Previous ArticleMajukan Sentra Makanan Ringan, Pemdes Morowudi Gandeng Civitas Akademika
    Next Article Kapolres Gresik Jalin Silaturahmi dengan Pengasuh Ponpes Qomarudin

    Berita Terkait

    Komitmen Pemkab dan DPRD Gresik Untuk Tuntaskan Pembangunan Serta Perbaikan JPD

    2 Juni 2026

    Jadi Prioritas, Bupati Gresik Ajak Masyarakat Lebih Peduli dan Turut Kawal Pembangunan JPD

    2 Juni 2026

    Tekan Kemiskinan dan Stunting, Program Bunda Puspa Pemkab Gresik Diperluas ke 80 Desa

    2 Juni 2026

    Peringatan Hari Lahir Pancasila, Bupati Lamongan Sebut Sejalan dengan Semangat HJL ke-457

    1 Juni 2026

    Ungkapan Pak Yes Saat Menghadiri Haul Akbar Rangkaian HJL ke-457

    1 Juni 2026

    Ketika Menteri PPN dan Wamentan Melaksanakan Gerakan Tanam Padi di Lamongan

    30 Mei 2026
    Search
    Terkini

    Komitmen Pemkab dan DPRD Gresik Untuk Tuntaskan Pembangunan Serta Perbaikan JPD

    Jadi Prioritas, Bupati Gresik Ajak Masyarakat Lebih Peduli dan Turut Kawal Pembangunan JPD

    Tekan Kemiskinan dan Stunting, Program Bunda Puspa Pemkab Gresik Diperluas ke 80 Desa

    Peringatan Hari Lahir Pancasila, Bupati Lamongan Sebut Sejalan dengan Semangat HJL ke-457

    Ungkapan Pak Yes Saat Menghadiri Haul Akbar Rangkaian HJL ke-457

    Load More
    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Ketua TP PKK Kabupaten Gresik Turun ke Desa Klotok Pantau Stunting

    18 September 2024

    MINATBACA.com – Tidak ingin berpuas meskipun angka stunting terus menurun setiap tahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

    HJL ke-456, Titik Tolak Perencanaan Pembangunan Lamongan 5 Tahun Ke depan

    Paripurna Perubahan Propemperda 2026 dan Penyampaian LKPJ 2025 Kabupaten Lamongan

    Demi Wujudkan Wisata Religi, Pemdes Ima’an Dukun Belajar ke Yogyakarta

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.