Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Menko AHY Resmikan 166 Hunian Layak Huni untuk Warga di Gresik, Anggota DPRD Jatim Beri Apresiasi

      2 Agustus 2026

      Pak Yes Hadiri Pengukuhan DPD Matra Kabupaten Lamongan Masa Bakti 2026-2031

      1 Agustus 2026

      Petrokimia Gresik juga Mendapat Penghargaan Atas Komitmen Menghadirkan Taman Penitipan Anak

      1 Agustus 2026

      Petrokimia Gresik Raih Penghargaan Berkat Inovasi GladiAgro; Next-Gen Soil Revival

      1 Agustus 2026

      Gandeng Bank Jatim, Dishub Lamongan Bersiap Terapkan Pembayaran Retribusi Parkir Nontunai

      31 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Wakil Bupati Tekankan Sinergi Berbagai Pihak Untuk Tangani Stunting di Gresik
    Kesehatan

    Wakil Bupati Tekankan Sinergi Berbagai Pihak Untuk Tangani Stunting di Gresik

    RedaksiBy Redaksi30 Juli 20243 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik, menggelar kegiatan diseminasi hasil audit kasus stunting semester pertama tahun 2024 dan penyusunan rencana tindaklanjut penanganan stunting.

    Pada saat pembukaan kegiatan, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pihak dalam menangani permasalahan stunting di Gresik. Bu Min-panggilan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah juga menegaskan, pentingnya akurasi data lapangan yang riil dalam upaya penanggulangan stunting di Gresik.

    “Stunting adalah suatu permasalahan yang kompleks, namun tetap bisa diselesaikan dengan kolaborasi dari semua pihak. Karenanya, saya harap angka stunting yang masuk adalah angka yang riil,” kata Bu Min, Selasa (30/7/2024).

    “Dengan angka yang riil, kita bisa tahu kondisi nyata di lapangan. Dari situ kita bisa merumuskan strategi yang pas guna menanggulanginya,” tegasnya.

    Tidak hanya Bu Min, acara tersebut juga dihadiri oleh para pemangku kepentingan di wilayah Gresik. Di antaranya Kepala UPT Puskesmas, bidan desa, camat, serta koordinator penyuluh KB, serta kader pendamping keluarga desa di Kabupaten Gresik.

    Selain itu, turut hadir pula kalangan profesional dari dokter spesialis anak, psikolog, dokter spesialis kandungan, dan ahli gizi, yang turut memberikan masukan dan tindaklanjut terkait penanganan stunting.

    Audit stunting adalah identifikasi resiko dan penyebab resiko pada kelompok sasaran berbasis surveilans rutin, atau sumber data lainnya. Sehingga tindaklanjut tidak hanya berupa intervensi spesifik, namun juga intevensi sensitif.

    Selama kegiatan, disampaikan hasil audit kasus stunting yang telah dilakukan selama semester pertama tahun 2024. Berdasarkan data yang dipaparkan, terdapat beberapa kelompok masyarakat yang menjadi target audit stunting pada semester pertama tahun 2024.

    Kelompok-kelompok tersebut di antaranya calon pengantin yang beresiko, ibu hamil, ibu nifas dan semua bayi dibawah dua tahun (Baduta) yang selama dua bulan tidak mengalami peningkatan berat badan.
    Sebagai tindaklanjut, disusun rencana strategis penanganan stunting yang melibatkan berbagai sektor.

    Program-program yang akan dilaksanakan mencakup peningkatan akses terhadap layanan kesehatan ibu dan anak, penyuluhan gizi, sanitasi, serta pendampingan terkait pola asuh anak. Juga akan dilakukan penguatan sistem pemantauan dan evaluasi untuk memastikan, program-program tersebut berjalan efektif dan tepat sasaran.

    Kepala Dinas KBPPPA Gresik Titik Ernawati mengungkapkan, pihaknya akan terus berkomitmen dalam upaya penurunan angka stunting di Gresik. Pihaknya bersama tim pendamping keluarga akan melakukan kunjungan ke rumah sasaran, guna untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan.

    “Total kasus yang masuk dalam audit kasus stunting semester satu tahun 2024, di antaranya sebanyak 16 calon pengantin, 39 ibu hamil, 17 ibu nifas, dan 631 Baduta yang tersebar di 18 kecamatan di Gresik,” beber Titik.

    Kegiatan diakhiri dengan diskusi interaktif antara peserta dengan narasumber dari kalangan profesional, yang membahas berbagai tantangan dan solusi dalam penanganan stunting. Sehingga diharapkan, seluruh pihak dapat lebih memahami perannya dan bersama-sama berkontribusi dalam menanggulangi stunting di Gresik.

    Previous ArticleMajukan Sentra Makanan Ringan, Pemdes Morowudi Gandeng Civitas Akademika
    Next Article Kapolres Gresik Jalin Silaturahmi dengan Pengasuh Ponpes Qomarudin

    Berita Terkait

    Menko AHY Resmikan 166 Hunian Layak Huni untuk Warga di Gresik, Anggota DPRD Jatim Beri Apresiasi

    2 Agustus 2026

    Pak Yes Hadiri Pengukuhan DPD Matra Kabupaten Lamongan Masa Bakti 2026-2031

    1 Agustus 2026

    Petrokimia Gresik juga Mendapat Penghargaan Atas Komitmen Menghadirkan Taman Penitipan Anak

    1 Agustus 2026

    Petrokimia Gresik Raih Penghargaan Berkat Inovasi GladiAgro; Next-Gen Soil Revival

    1 Agustus 2026

    Gandeng Bank Jatim, Dishub Lamongan Bersiap Terapkan Pembayaran Retribusi Parkir Nontunai

    31 Juli 2026

    Bupati Lamongan Dampingi Menteri PPN Meninjau Kawasan Industri Pantura

    31 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Menko AHY Resmikan 166 Hunian Layak Huni untuk Warga di Gresik, Anggota DPRD Jatim Beri Apresiasi

    Pak Yes Hadiri Pengukuhan DPD Matra Kabupaten Lamongan Masa Bakti 2026-2031

    Petrokimia Gresik juga Mendapat Penghargaan Atas Komitmen Menghadirkan Taman Penitipan Anak

    Petrokimia Gresik Raih Penghargaan Berkat Inovasi GladiAgro; Next-Gen Soil Revival

    Gandeng Bank Jatim, Dishub Lamongan Bersiap Terapkan Pembayaran Retribusi Parkir Nontunai

    Load More
    Berita Lainnya
    Budaya

    Maulid Nabi Muhammad SAW, Polres Gresik Ajak Wujudkan Pilkada Damai

    30 September 2024

    MINATBACA.com – Bertempat di Masjid Al Aziz, jajaran Polres Gresik menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad…

    Pesan Pak Yes Pada Saat Pelantikan Pengurus PMI Kecamatan se-Kabupaten Lamongan 2026-2030

    Serahkan Bansos, Wabup Gresik Sebut Nominal Tidak Banyak Namun Bentuk Perhatian

    Kabupaten Lamongan Jadi Pilot Project Simulasi Penebusan Pupuk Bersubsidi Sektor Perikanan

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.