MINATBACA.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Gresik Mentari Mandiri Sejahtera (GMMS) Pimpinan Cabang (PC) Muhammadiyah GKB Gresik, diresmikan oleh Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif, Kamis (15/1/2026).
Dalam kesempatan tersebut, dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif menyampaikan, apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Terutama organisasi masyarakat yang telah berkontribusi langsung dalam mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), sebagai bagian dari Asta cita Presiden Prabowo Subianto.
“Terima kasih atas keterlibatan semua pihak. Ini bentuk kolaborasi nyata yang kami butuhkan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, dalam menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar dokter Alif.
Dia menegaskan, selain pemenuhan gizi, aspek lingkungan harus menjadi perhatian serius. Sembari berpesan kepada relawan maupun pengelola SPPG, agar manajemen sampah dan kebersihan lingkungan benar-benar dijaga.
“Pelayanan gizi harus berjalan seiring dengan lingkungan yang sehat. Ini penting, agar manfaat program bisa berkelanjutan,” tambahnya.
Tahap awal, SPPG Yayasan GMMS akan menyuplai MBG bagi dua sekolah dengan sasaran sekitar 1.000 siswa. Ke depan, kapasitas layanan ditargetkan meningkat hingga maksimal 3.000 porsi per hari, mencakup peserta didik, ibu menyusui, ibu hamil, serta balita.
Selain itu, keberadaan SPPG tersebut juga memberi dampak sosial bagi warga sekitar. Di mana sekitar 80 persen relawan yang terlibat berasal dari masyarakat Yosowilangun, sehingga program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga membuka ruang partisipasi dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Ketua PD Muhammadiyah Gresik Muhammad Thoha Mahsun juga berpesan, agar kebersihan menjadi perhatian utama dalam operasional SPPG. Menurutnya, lingkungan yang bersih dan gizi yang terpenuhi menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang anak secara optimal.
“Jika kebersihan terjaga dan gizi tercukupi, anak-anak kita bisa tumbuh sehat dan maksimal,” ungkap Thoha.

