Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Tumpeng Raksasa 3.000 Bungkus Nasi Krawu Setinggi 4,5 Meter KWGe Pecahkan Rekor MURI

      28 Juni 2026

      Lamongan Tempo Doeloe Lanjut Tahun Depan

      28 Juni 2026

      Layanan SIM Keliling dan Adminduk di Festival Nasi Krawu Gresik Diserbu Warga Pemohon

      28 Juni 2026

      Kepala Dispendik Gresik Apresiasi Lomba Mewarnai dan Story Telling Bahasa Gresikan Hajatan KWGe

      27 Juni 2026

      Meneladani Jejak Ulama Pendiri dan Pengasuh di Ponpes Zainal Abidin Bungah, Diselenggarakan Haul

      27 Juni 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Budaya»Tumpeng Raksasa 3.000 Bungkus Nasi Krawu Setinggi 4,5 Meter KWGe Pecahkan Rekor MURI
    Budaya

    Tumpeng Raksasa 3.000 Bungkus Nasi Krawu Setinggi 4,5 Meter KWGe Pecahkan Rekor MURI

    RedaksiBy Redaksi28 Juni 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Ide kreatif para jurnalis yang tergabung dalam Komunitas Wartawan Grissee (KWGe), akhirnya tercatat dalam Musem Rekor Dunia Indonesia (MURI).

    Yakni, tumpeng raksasa setinggi 4,5 meter dari 3.000 bungkus nasi krawu, kuliner khas Kabupaten Gresik. Pengukuhan dilakukan dalam acara puncak bertajuk Festival Nasi Krawu Vol. 4 memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, di wisata edukasi Gresik Universal Science (GUS), Kecamatan Balongpanggang, Gresik, Minggu (28/6/2026).

    Perwakilan MURI yang hadir di lokasi Ari Andriani mengatakan, dirinya datang langsung guna meninjau dan melakukan pengecekan total sebanyak 3.000 bungkus nasi krawu yang ditata membentuk gunungan atau tumpeng raksasa setinggi 4,5 meter. Terlebih nasi krawu secara resmi sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi pada tahun 2022.

    “KWGe kemarin mengusulkan kepada kami akan membuat gunungan dari rangkaian nasi krawu sebanyak 3.000 bungkus, dengan tinggi 4,5 meter,” ujar Ari.

    “Karena nasi krawu itu Warisan Budaya Tak Benda yang sudah diakui oleh Kementrian, maka oleh Ketua Umum MURI prestasi ini tidak hanya dicatatkan sebagai rekor nasional namun juga rekor dunia,” terangnya.

    Ari menerangkan, untuk dapat masuk tercatat dalam MURI memang ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi. Sementara untuk kegiatan yang diinisiasi oleh KWGe kali ini, termasuk dalam jumlah nasi krawu terbanyak dan tertinggi.

    Baca Juga :  Dukung Ketahanan Pangan, Ada 16 Titik Daerah Irigasi di Lamongan yang Dilakukan Rehabilitasi

    Ketua KWGe Miftahul Arif, merasa bangga dan bersyukur Tumpeng Nasi Krawu yang diinisiasi oleh pihaknya bisa memecahkan rekor MURI. Capaian yang menurutnya, merupakan hasil dedikasi beserta loyalitas seluruh insan pers yang tergabung dalam KWGe.

    “Pada Festival Tumpeng Nasi Krawu Vol. 4 ini kami mendapat capaian yang sangat membanggakan yakni, mencetak rekor MURI. Tentu saja ini hasil kerja keras dan kekompakan seluruh anggota KWGe untuk mempersembahkan dedikasi dan kontribusi, untuk masyarakat Kabupaten Gresik,” kata Miftah.

    Miftah menjelaskan, agenda serupa sudah sempat digelar sebelumnya, namun dengan jumlah lebih sedikit. Sehingga awak media yang tergabung dalam KWGe harus bekerja keras supaya bisa memenuhi syarat dan kriteria yang ditentukan oleh MURI, terlebih prosesnya juga ketat.

    “Prosesnya sangat ketat dan membutuhkan kerja keras seluruh panitia dan anggota KWGe. Alhamdulillah kami berhasil membawa Tumpeng Nasi Krawu mencetak rekor dunia,” terangnya.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang turut hadir dalam kegiatan, memberi apresiasi atas capaian Tumpeng Nasi Krawu yang diinisiasi KWGe usai mencetak rekor MURI. Sebab menurut Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, nasi krawu tidak sekedar kuliner biasa, melainkan sudah menjadi kebanggaan bagi masyarakat dan identitas budaya Kabupaten Gresik.

    “Kami mengapresiasi dedikasi rekan-rekan KWGe yang terus konsisten, hingga berhasil membawa Tumpeng Nasi Krawu mencetak rekor MURI. Nasi krawu ini merupakan salah satu identitas budaya, kuliner kebanggaan kita bersama,” tutur Gus Yani.

    Baca Juga :  Permudah Akses Pertanian, Pemdes Dungus Cerme Bangun JUT

    Gus Yani juga berharap, penetapan Tumpeng Nasi Krawu sebagai rekor MURI dapat menjadi spirit dalam meningkatkan ekonomi masyarakat Gresik, khususnya sektor UMKM, sehingga masyarakat setempat semakin sejahtera.

    “Berangkat dari budaya, kemudian terintegrasi dengan sektor pariwisata, dan berdampak ekonomi bagi masyarakat,” ucapnya.

    “Kami juga berterima kasih kepada MURI, yang sudah memberikan satu penghargaan untuk masyarakat Kabupaten Gresik. Semoga masyarakat Gresik semakin sejahtera, dan lebih dikenal identitas Kabupaten Gresik,” tambah Gus Yani.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani gresik Hari Pers Nasional (HPN) Kabupaten Gresik Komunitas Wartawan Grissee (KWGe)
    Previous ArticleLamongan Tempo Doeloe Lanjut Tahun Depan

    Berita Terkait

    Layanan SIM Keliling dan Adminduk di Festival Nasi Krawu Gresik Diserbu Warga Pemohon

    28 Juni 2026

    Kepala Dispendik Gresik Apresiasi Lomba Mewarnai dan Story Telling Bahasa Gresikan Hajatan KWGe

    27 Juni 2026

    Meneladani Jejak Ulama Pendiri dan Pengasuh di Ponpes Zainal Abidin Bungah, Diselenggarakan Haul

    27 Juni 2026

    Dari Ratusan Kilogram Daging dan Beras Pilihan, Hajatan KWGe Bersiap Pecahkan Rekor MURI

    26 Juni 2026

    Gelar Doa Bersama, DPC PDI Perjuangan Gresik juga Ajak Meneladani Perjuangan dan Jasa Bung Karno

    25 Juni 2026

    Bupati Gresik Mengukuhkan Pengurus Kelompok Pemuda Anti Narkoba Periode 2026-2028

    25 Juni 2026
    Search
    Terkini

    Tumpeng Raksasa 3.000 Bungkus Nasi Krawu Setinggi 4,5 Meter KWGe Pecahkan Rekor MURI

    Lamongan Tempo Doeloe Lanjut Tahun Depan

    Layanan SIM Keliling dan Adminduk di Festival Nasi Krawu Gresik Diserbu Warga Pemohon

    Kepala Dispendik Gresik Apresiasi Lomba Mewarnai dan Story Telling Bahasa Gresikan Hajatan KWGe

    Meneladani Jejak Ulama Pendiri dan Pengasuh di Ponpes Zainal Abidin Bungah, Diselenggarakan Haul

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Wabup Gresik Berharap Peserta Dapat Menerapkan Hasil Pelatihan Kepemimpinan Administrator

    15 Desember 2025

    MINATBACA.com – Saat menutup agenda Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan X Pola Kemitraan Badan Pengembangan…

    Pemkab Gresik Terus Berkomitmen Mewujudkan Pemenuhan Hak Anak

    Sebanyak 280 Peserta Meriahkan Pameran Bonsai di Lamongan

    Tradisi Malem Selawe, Bupati Gresik Mengajak Masyarakat Memperkuat Doa dan Syukur

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.