Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

      29 Agustus 2026

      Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

      28 Agustus 2026

      Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

      28 Agustus 2026

      Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

      27 Agustus 2026

      Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

      27 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Tekan Angka Stunting, PKDI Manyar Libatkan Ibu PKK dan Kader Kesehatan
    Kesehatan

    Tekan Angka Stunting, PKDI Manyar Libatkan Ibu PKK dan Kader Kesehatan

    RedaksiBy Redaksi24 Mei 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Dalam rangka untuk meminimalisir dan bahkan mencegah angka stunting di Kabupaten Gresik, khususnya di Kecamatan Manyar, Bimbingan Teknis (Bimtek) lantas digelar oleh pihak terkait.

    Yakni, Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kecamatan Manyar, bersama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Gresik, dengan dilaksanakan di Kota Batu, Kamis (22/5/2025).

    Kegiatan tersebut mengusung tema ‘Pencegahan Stunting dan Peran Wanita dalam Keluarga, Menuju Generasi Emas’ yang bertujuan memberikan edukasi mengenai pencegahan stunting, khususnya di Kecamatan Manyar. Selain itu, Bimtek juga fokus pada penguatan parenting, dengan menekankan pentingnya peran perempuan dalam mendidik anak secara tepat.

    Sekitar 400 ibu-ibu PKK dan kader kesehatan dari perwakilan desa di Kecamatan Manyar, mengikuti kegiatan tersebut. Mereka mendapat materi tentang pencegahan stunting dan pengasuhan anak (parenting), yang diharapkan dapat diterapkan serta dibagikan kepada masyarakat di desa masing-masing.

    Baca Juga :  Tindaklanjuti Aspirasi Warga, Disnaker Gresik Pastikan Serapan Tenaga Kerja di JIIPE

    Bimtek dibuka oleh Plt Bupati Gresik Asluchul Alif, juga dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) antara lain Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Mukhibatul Khusna, Kepala Dinas KBPPPA dokter Titik Ernawati, Kepala Dinas PMD Gresik Abu Hassan, serta jajaran pengurus PKDI Kecamatan Manyar. Saat Bimtek, masing-masing Kepala OPD yang hadir memberikan pengarahan atau materi kepada para peserta secara bergantian.

    Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kecamatan Manyar. Di mana Camat Manyar Hendriawan Susilo menyampaikan, angka stunting di wilayahnya masih cukup tinggi, sehingga perlu kerja sama dari berbagai pihak untuk menekan angka tersebut.

    “Kita arahkan, ayo! Kita berantas stunting di Kecamatan Manyar. Nanti ke depan, kita galang perusahaan untuk kita bikin program,” kata Hendriawan.

    Dia juga menambahkan, Bimtek menjadi wadah edukasi perempuan yang memiliki peran penting dalam pola reproduksi, hingga pengasuhan anak. Dengan pembekalan yang dilaksanakan, Hendriawan optimistis angka stunting di Kecamatan Manyar dapat ditekan. Sembari mengingatkan peserta untuk bijak menggunakan media sosial dan memanfaatkannya, sebagai sarana edukasi pengasuhan anak.

    Baca Juga :  Ungkapan Dirut Petrokimia Gresik Saat Pihaknya Fasilitasi Uji Emisi Kendaraan

    “Nanti tekniknya ada sekolah orang tua hebat. Sekolah orang tua hebat ini, bagaimana mengedukasi orang tua lewat media sosial ini. Jadi lebih cepat masuknya kepada elemen-elemen masyarakat kepada orang tua yang anaknya stunting,” ucapnya.

    Wakil Ketua PKDI Kecamatan Manyar Muhammad Suhel menegaskan, komitmen pihaknya untuk dapat menurunkan angka stunting dengan melibatkan kaum perempuan.

    “Dari awal komitmen dari PKDI Kecamatan Manyar, kita fokuskan peranan wanita di desa, terutama menghadapi stunting. Jadi untuk menambah ilmu dan menambah wawasan dari ibu-ibu kader dan ibu-ibu PKK, serta pendamping keluarga, untuk turut serta fokus pada pengurangan stunting,” ungkap Suhel.

    Senada dengan Camat Manyar, Suhel melihat potensi media sosial sebagai sarana edukasi parenting. Namun menurut pengamatan yang dilakukan olehnya, masih banyak ibu-ibu yang menggunakannya sebatas hiburan.

    Baca Juga :  Polres Gresik Gelar Pelatihan Kasatkamling Untuk Tingkatkan Keterampilan dan Keamanan Lingkungan

    “Di media sosial itu sebenarnya banyak pendidikan sebagai parenting dalam pengasuhan anak. Semoga dengan kegiatan ini ibu-ibu banyak pengetahuannya, semakin mengerti dan bisa diterapkan di dalam keluarga, dalam pola asuh anak,” harap Suhel.

    Salah seorang peserta dari Desa Sumberrejo Anjani mengaku, senang mengikuti Bimtek tersebut karena mendapatkan banyak ilmu baru. Terlebih dalam kegiatan tersebut, para peserta juga mendapat pembekalan dari jurnalis senior Komunitas Wartawan Gresik (KWG) Akhmad Sutikhon, yang menyampaikan pentingnya berhati-hati dalam penggunaan media sosial.

    Dalam materi yang disampaikan, Sutikhon menekankan supaya pengguna waspada terhadap penyalahgunaan dan peretasan akun media sosial, yang itu bisa saja merugikan bagi si pengguna.

    gresik Manyar
    Previous ArticleUpaya Pemdes Sedagaran Mendorong Warganya Menjadi Lebih Produktif
    Next Article Terima Kasih Bupati Lamongan Kepada IDI Dalam Meningkatkan Derajat Kesehatan

    Berita Terkait

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    28 Agustus 2026

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    28 Agustus 2026

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    27 Agustus 2026

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    27 Agustus 2026

    Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polres Gresik Ungkap 14 Kasus

    26 Agustus 2026

    Wabup Gresik Dengarkan Langsung Keluhan Warga Saat Serahkan Bantuan di Benjeng

    25 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Dukung Pemberdayaan Difabel, Bupati Lamongan; Keterbatasan Fisik Tidak Menjadi Penghalang

    30 Oktober 2025

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan berkomitmen, untuk terus memberikan dukungan pemberdayaan kepada penyandang disabilitas.…

    Menyaksikan Prosesi Masak Kolak Ayam, Bupati Sebut Identitas Sosial dan Religi Masyarakat Gresik

    Tidak Hanya Sektor Wisata, Desa Dalegan Juga Fokus Cetak SDM Unggul

    Bupati Gresik Raih Penghargaan Terbaik II Pembina K3 Tingkat Provinsi Jawa Timur

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.