Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bupati dan Wabup Lamongan Awali Rangkaian Puncak HJL ke-457 dengan Ziarah ke Makam Leluhur

      25 Mei 2026

      Ketersediaan Sapi di Lamongan Masih Jadi Salah Satu yang Terbesar di Jawa Timur

      24 Mei 2026

      Michael Supriyadie Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPC Peradi SAI Gresik Raya Periode 2026-2030

      24 Mei 2026

      Berlangsung 3 Hari, Pameran Pendidikan Lamongan 2026 Resmi Dibuka

      23 Mei 2026

      Masberling Binaan PT Petro Oxo Nusantara Lakukan Penguatan Kader dan Pelatihan Mengolah Sampah

      22 Mei 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Sport»Tak Hanya Lestarikan Olahraga Tradisional, Festival Dayung Tejoasri Jadi Pemantik Potensi Pariwisata
    Sport

    Tak Hanya Lestarikan Olahraga Tradisional, Festival Dayung Tejoasri Jadi Pemantik Potensi Pariwisata

    RedaksiBy Redaksi14 September 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Acara pembukaan Festival Dayung Tejoasri 2025 dilakukan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, bersama Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Timur Hadi Wawan Guntoro dan Kepala Desa Tejoasri Yusuf Bachtiar.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan di Bendungan Bengawan Mati, Desa Tejoasri, Kecamatan Laren, Lamongan, Minggu (14/9/2025). Di mana festival dayung antar desa se-Provinsi Jawa Timur ini tidak hanya ditujukan untuk melestarikan olahraga tradisional, melainkan juga diharapkan menjadi pemantik potensi sosial budaya pariwisata hingga ekonomi di Kota Soto.

    “Apresiasi sebesar-besarnya kepada Desa Tejoasri, yang konsisten dan terus berkembang dalam menginisiasi Festival Dayung Tejoasri. Tahun ini adalah tahun ketiga, dan tingkat Provinsi Jawa Timur,” ujar Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

    “Pada tahun pertama digelar dimulai tingkat Desa Tejoasri, dan tahun kedua berkembang tingkat Kabupaten Lamongan. Tentu melalui kegiatan ini mampu menjadi pemantik potensi sosial budaya pariwisata, hingga ekonomi masyarakat Lamongan,” sambung Pak Yes.

    Dari segi sosial budaya pariwisata, melalui festival tersebut, masyarakat bisa memberikan  apresiasi, mengenang, hingga melestarikan kejayaan Kabupaten dari era Kerajaan Majapahit, Kolonial, hingga peradaban Islam. Salah satu pendukung kejayaan tersebut adalah, Bengawan Solo yang menjadi denyut nadi perekonomian masyarakat Tejoasri dan sekitarnya.

    Kemudian pada peningkatan ekonomi masyarakat Desa Tejoasri, melibatkan seratus lebih UMKM lokal yang unjuk aneka ragam produksi khas Lamongan. Sehingga meningkatkan daya beli dan mengenalkan Kabupaten Lamongan, kepada masyarakat luar.

    Hal tersebut juga diungkapkan oleh Kepala Dinas Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Timur Hadi Wawan Guntoro, yang hadir mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, bahwa Festival Dayung Tejoasri merupakan even yang lengkap. Terdiri dari sosial budaya yang tidak melupakan kearifan lokal masyarakat setempat, gotong royong masyarakat, semangat sehat dengan olahraga tradisional, dan keterlibatan UMKM untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat setempat.

    Sementara dilaporkan oleh Kepala Desa Tejoasri Yusuf Bachtiar, sebanyak 64 tim antar desa se-Jawa Timur akan berlaga pada Festival Dayung Tejoasri pada tahun ini. Dalam setiap tim yang bertanding, beranggotakan delapan pendayung, satu maskot, satu ofisial, dan satu cadangan.

    Peserta yang ikut tidak hanya dari Kabupaten Lamongan saja, namun juga berasal dari berbagai kabupaten. Mulai dari Gresik, Bojonegoro, Tuban, Pasuruan, Sidoarjo dan masih banyak lagi. Seluruhnya, memperebutkan total hadiah sebesar Rp20 juta.

    Juara pertama Festival Dayung Tejoasri 2025 dimenangkan oleh Desa Tebaloan Kabupaten Gresik, juara kedua diraih oleh Desa Kabalan Kabupaten Bojonegoro, dan juara ketiga diraih oleh Desa Tambaklekok Kabupaten Pasuruan, sementara untuk juara harapan satu diraih oleh Desa Parengan Kabupaten Lamongan.

    bengawan solo lamongan
    Previous ArticleBupati Lamongan Melaunching Skuad Persela Musim 2025-2026
    Next Article PKK Jadi Mitra Strategis Pemkab Lamongan Dalam Membangun Keluarga Tangguh

    Berita Terkait

    Bupati dan Wabup Lamongan Awali Rangkaian Puncak HJL ke-457 dengan Ziarah ke Makam Leluhur

    25 Mei 2026

    Ketersediaan Sapi di Lamongan Masih Jadi Salah Satu yang Terbesar di Jawa Timur

    24 Mei 2026

    Berlangsung 3 Hari, Pameran Pendidikan Lamongan 2026 Resmi Dibuka

    23 Mei 2026

    Pemkab Lamongan Jajaki Peluang Investasi Lebih Masif dengan India

    22 Mei 2026

    Ada 3 Unit Layanan Baru yang Hadir Melengkapi Fasilitas RSUD Ngimbang Lamongan

    21 Mei 2026

    Bupati Lamongan; Kemajuan Daerah Dapat Dilihat Dari Perkembangan Indeks Pembangunan Manusia

    20 Mei 2026
    Search
    Terkini

    Bupati dan Wabup Lamongan Awali Rangkaian Puncak HJL ke-457 dengan Ziarah ke Makam Leluhur

    Ketersediaan Sapi di Lamongan Masih Jadi Salah Satu yang Terbesar di Jawa Timur

    Michael Supriyadie Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPC Peradi SAI Gresik Raya Periode 2026-2030

    Berlangsung 3 Hari, Pameran Pendidikan Lamongan 2026 Resmi Dibuka

    Masberling Binaan PT Petro Oxo Nusantara Lakukan Penguatan Kader dan Pelatihan Mengolah Sampah

    Load More
    Berita Lainnya
    Hukum

    Polres Gresik Gerebek Penjual Miras Dekat Stasiun Indro

    7 November 2025

    MINATBACA.com – Berbekal informasi dan laporan warga, Sat Samapta Polres mengamankan seorang penjual minuman keras…

    PTFI Dukung Transformasi Pendidikan Pada 36 Sekolah di Manyar Gresik

    Wabup Gresik Tinjau Sekolah Rusak dan Sanitasi Rumah di Hari Pertama Tugas

    Pemkab Gresik Gelar Konsultasi Publik Persiapan Bangun Sekolah Rakyat

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.