Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Petrokimia Gresik Berangkatkan 200 Pemudik Gratis Menuju 5 Rute di Jawa Timur

      19 Maret 2026

      Gelar Program Mudik Gratis 2026, Pemkab Gresik Berangkatkan 750 Pemudik dengan 15 Bus

      18 Maret 2026

      Lamongan Jadi Daerah Pertama di Indonesia yang Menerima Bantuan Mobil Pikap Operasional KDMP

      18 Maret 2026

      Silaturrahmi Ulama dan Umaro, Pak Yes Perkuat Kolaborasi Untuk Kejayaan Lamongan

      18 Maret 2026

      Normalisasi Kali Tengah, Diakui DPUTR Gresik Turut Terhambat Oleh Infrastruktur Perusahaan

      16 Maret 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Sebanyak 16 Penerima Manfaat ODHIV Menerima Bantuan Usaha, Berikut Pesan Wabup Gresik
    Kesehatan

    Sebanyak 16 Penerima Manfaat ODHIV Menerima Bantuan Usaha, Berikut Pesan Wabup Gresik

    RedaksiBy Redaksi13 Maret 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif menegaskan, bantuan usaha bagi orang dengan HIV (ODHIV) harus dimanfaatkan secara optimal, untuk mendukung kemandirian ekonomi penerima manfaat.

    Hal tersebut disampaikan oleh dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif, pada saat menghadiri kegiatan penerimaan program ‘Bantuan Sosial bagi orang dengan HIV tahun 2026 di Kabupaten Gresik,’ yang dilaksanakan, Kamis (12/3/2026). Dalam kegiatan ini, sebanyak 16 ODHIV menerima bantuan vokasional usaha dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Margo Laras.

    Wabup Alif mengingatkan, supaya bantuan yang diberikan tidak dijual, melainkan digunakan untuk bekerja dan mengembangkan usaha. Menurutnya, bantuan tersebut harus menjadi penguat agar penerima manfaat lebih mandiri, lebih sejahtera, dan mampu menopang kebutuhan keluarga.

    “Bantuan ini untuk usaha, untuk bekerja. Bukan untuk dijual,” tegas dokter Alif.

    Dia juga menekankan, pentingnya pendampingan berkelanjutan setelah bantuan disalurkan. Karena menurut dokter Alif, penerima manfaat tidak cukup hanya sekedar dibantu dengan peralatan usaha. Namun juga perlu pendampingan, dilatih, hingga mereka dapat mengembangkan usaha.

    “Jangan habis dibantu lalu dilepas. Harus tetap didampingi, dilatih, dan dibantu berkembang,” ungkap dokter Alif.

    Sementara perwakilan Kementerian Sosial melalui Sentra Margo Laras Pati Sudarono mengatakan, program tersebut merupakan dukungan pemerintah pusat yang bersumber dari APBN, bagi penerima manfaat yang berada di Kabupaten Gresik.

    “Kegiatan ini terselenggara melalui dukungan APBN yang disalurkan melalui Sentra Margo Laras, untuk 16 penerima manfaat di Kabupaten Gresik. Kami berharap, sinergi dengan pemerintah daerah terus terjaga, agar program-program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Sudarono.

    Bantuan yang disalurkan menyasar berbagai jenis usaha produktif. Terdiri lima paket diperuntukkan bagi usaha warung kelontong, tiga paket untuk jualan gorengan dan aneka minuman, serta masing-masing satu paket untuk usaha bakso keliling, tahu tek, dimsum, perjahitan, tata rias, sosis bakar, seblak, dan jualan es beserta olahan pangan.

    Diharapkan, sebanyak 16 ODHIV di Kabupaten Gresik dapat memanfaatkan bantuan tersebut sebaik mungkin, sehingga program serupa ke depan dapat diperluas.

    Dengan dokter Alif juga memberi apresiasi, atas sinergi Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), dalam mendukung pendampingan bagi para penerima manfaat. Serta mengingatkan kepada para penerima manfaat, agar tetap disiplin menjaga kesehatan dan rutin menjalani pengobatan, sebagai modal utama untuk tetap produktif dan menjalankan usaha.

    Dinas Kesehatan Gresik Dinas Sosial Gresik gresik Kabupaten Gresik Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif
    Previous ArticleGelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026, Pastikan Kondusivitas Wilayah Lamongan
    Next Article Menyaksikan Prosesi Masak Kolak Ayam, Bupati Sebut Identitas Sosial dan Religi Masyarakat Gresik

    Berita Terkait

    Petrokimia Gresik Berangkatkan 200 Pemudik Gratis Menuju 5 Rute di Jawa Timur

    19 Maret 2026

    Gelar Program Mudik Gratis 2026, Pemkab Gresik Berangkatkan 750 Pemudik dengan 15 Bus

    18 Maret 2026

    Normalisasi Kali Tengah, Diakui DPUTR Gresik Turut Terhambat Oleh Infrastruktur Perusahaan

    16 Maret 2026

    Musrenbang RKPD Gresik 2027, Bupati Ingatkan Pembangunan Tetap Fokus di Tengah Tekanan Global

    16 Maret 2026

    Tradisi Malem Selawe, Bupati Gresik Mengajak Masyarakat Memperkuat Doa dan Syukur

    15 Maret 2026

    Safari Ramadhan, Pupuk Indonesia dan Petrokimia Gresik Salurkan Bantuan Kepada Ribuan Masyarakat

    15 Maret 2026
    Search
    Terkini

    Petrokimia Gresik Berangkatkan 200 Pemudik Gratis Menuju 5 Rute di Jawa Timur

    Gelar Program Mudik Gratis 2026, Pemkab Gresik Berangkatkan 750 Pemudik dengan 15 Bus

    Lamongan Jadi Daerah Pertama di Indonesia yang Menerima Bantuan Mobil Pikap Operasional KDMP

    Silaturrahmi Ulama dan Umaro, Pak Yes Perkuat Kolaborasi Untuk Kejayaan Lamongan

    Normalisasi Kali Tengah, Diakui DPUTR Gresik Turut Terhambat Oleh Infrastruktur Perusahaan

    Load More
    Berita Lainnya
    sosial

    Bantuan Beras Tidak Layak di Desa Roomo, 8 Orang Diperiksa Kejari Gresik

    18 September 2024

    MINATBACA.com – Buntut dari bantuan beras yang diterima oleh warga Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Gresik,…

    Petrokimia Gresik Borong Penghargaan di Ajang AHI Award 2024

    Tujuh Raperda Tahun 2025 Lamongan Akhirnya Disahkan Menjadi Perda

    Tradisi Desa Kisik Haul Mbah Sayyid Abdullah, Mbah Sayyid Iskandar Idris

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.