Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      TMMD ke-128 Resmi Ditutup, Tinggalkan Warisan Pembangunan di Desa Slempit Kedamean

      21 Mei 2026

      Ada 3 Unit Layanan Baru yang Hadir Melengkapi Fasilitas RSUD Ngimbang Lamongan

      21 Mei 2026

      Memperingati Hari Posyandu Nasional, Desa Pranti Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

      20 Mei 2026

      Pengelolaan JDIH Buat Kabupaten Gresik Kembali Mendapat Penghargaan Dari Gubernur Jawa Timur

      20 Mei 2026

      Pendidikan Anak Usia Dini, Bupati Gresik Berharap Orangtua Bisa Memberi Contoh Baik

      20 Mei 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Sambut HUT, Pemkab dan DPD PPNI Cabang Lamongan Tanam Pohon Hingga Seminar
    Kesehatan

    Sambut HUT, Pemkab dan DPD PPNI Cabang Lamongan Tanam Pohon Hingga Seminar

    RedaksiBy Redaksi4 Juli 20254 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, bersama dengan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Lamongan, melakukan penanaman pohon bersama.

    Ada sebanyak 51 pohon jenis mangga, nangka, sukun, trembesi dan angsana, yang ditanam dalam kegiatan di Kawasan Gajah Mada (Kagama) Lamongan tersebut. Di mana kegiatan tersebut, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) PPNI ke-51, Jumat (4/7/2025). Menurut Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, bertambahnya penghijauan di Kagama Lamongan akan menambah keasrian dan juga kebermanfaatan bagi lingkungan, serta masyarakat sekitar.

    “Lapangan Gajah Mada akan menjadi ruangan publik yang luas. Saat ini ruang publik sangat dibutuhkan, karena manusia sekarang kurang bertemu atau berinteraksi dengan tetangga, mereka hanya berjumpa via online. Sehingga ruang ini menjadi ruang publik untuk menyapa masyarakat, sesuai fitrah kita sebagai mahluk sosial,” kata Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

    Lebih lanjut, Pak Yes menambahkan, perkembangan zaman telah menggeser cara bersosialisasi seseorang. Tidak jarang banyak anak muda yang memilih untuk menyendiri. Di mana Pak Yes melihat, berdasarkan data di negara Jepang, setidaknya ada 50 kasus orang bunuh diri per hari, yang itu didominasi oleh kaum remaja. Sehingga Pak Yes berharap, perawat sebagai pendamping manusia dapat terus meningkatkan kompetensi profesinya.

    “Persoalan Lamongan kita tidak hanya Lamongan Sehat, tidak hanya persoalan jumlah rumah sakit dan puskesmas yang kita miliki, tapi peningkatan kualitas di masing-masing puskesmas dan rumah sakit. Agenda peningkatan pelayanan menjadi titik tekan diulang tahun PPNI, karena kepuasan publik tidak hanya sehat saja, tapi ketika kita pemerintah hadir ke masyarakat,” imbuh Pak Yes.

    Ketua DPD PPNI Lamongan Nurul Chayatin mengungkapkan, kesiapan bersinergi dengan Pemerintah Daerah untuk mewujudkan Lamongan berdaya saing di bidang kesehatan, lingkungan, tanggap bencana dan bidang lainnya.

    “Ini salah satu upaya kita organisasi PPNI, kita berupaya bersinergi. Karena perawat tidak hanya merawat pasien, kita juga bisa membangun ekologi. Karena ekologi dan sistem yang bagus, juga salah satu untuk meningkatkan kesehatan masyarakat,” ucapnya.

    Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PPNI Provinsi Jawa Timur Nursalam turut menambahkan, sebagai tenaga medis, tugas utama mereka adalah mengawal kesehatan. Namun di samping kegiatan tersebut, sebagai organisasi profesi peran perawat lebih fleksibel dalam kehidupan sosial.

    “Kami di organisasi profesi sesuai Undang Undang nomor 17 tahun 2023 tentang kesehatan dan adanya perubahan-perubahan, mempunyai tugas juga sebagai organisasi masyarakat,” ungkap Nursalam.

    “Perannya lebih fleksibel, termasuk hari ini mengawal oksigen yang bersih. Apalagi di sini setiap pagi menjadi tempat olahraga juga,” tambah dia.

    Tidak hanya kegiatan tanam pohon bersama, namun menyambut HUT ke-51 PPNI juga dilaksanakan seminar di Aula Gadjah Mada Gedung Pemkab lantai tujuh, dengan Pak Yes didapuk sebagai narasumber. Menurut Pak Yes, insan kesehatan adalah sumber daya manusia yang memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Sehingga berkontribusi penuh dalam mewujudkan program prioritas Lamongan Sehat, tidak hanya mencakup tentang upaya pemenuhan infrastruktur kesehatan, melainkan juga pemaksimalan pelayanan kesehatan.

    “Perawat memiliki peran penting dalam mewujudkan program prioritas Lamongan Sehat. Capaiannya bisa dilihat dari indeks kesehatan pada tahun 2024 mencapai 0,843 (dengan skala 0-1),” tutur Pak Yes.

    Dalam seminar yang mengambil tema ‘Harmoni dan Sinergi Perawat di Tatanan Layanan Kesehatan dan Pemerintahan’ tersebut Pak Yes lantas menjelaskan, perawat saat ini memiliki peran dalam mewujudkan program pemerintah pusat yakni Pemeriksaan Kesehatan Gratis atau PKG. Tercatat hingga bulan Mei 2025, PKG di Lamongan sudah menjangkau 166.471 orang atau 33,81 persen dari target.

    Pada kesempatan tersebut juga dibuka forum diskusi, terkait tantangan yang dihadapi perawat di lapangan. Salah satunya yang disampaikan Muhammad Rofiq dari Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML) yakni, terkait kendala menurunnya jumlah penyakit yang dicover oleh BPJS.

    Menanggapi hal tersebut, Pak Yes mengatakan, untuk mengatasi kendala tersebut bisa dialihkan menggunakan layanan inovasi Lamongan Sehat Dengan Kunjungan Rumah (Laserku). Namun dengan batasan yang benar-benar sesuai yaitu, tidak memiliki penghasilan ekonomi, renta dan tidak memiliki BPJS.

    “Sebenarnya itu keputusan BPJS yang tidak bisa kita negosiasikan, namun dalam jangka pendek pasien yang urgen bisa dibantu dengan layanan Laserku. Jangka panjangnya bisa dicegah dengan mengikuti PKG dan pemeriksaan rutin di klinik kesehatan, yang menjadi bagian dari koperasi merah putih. Sehingga masyarakat bisa mendeteksi dini penyakit ditubuhnya,” beber Pak Yes.

    lamongan Pemkab Lamongan
    Previous ArticleBupati Gresik Sosialisasi Sekolah Rakyat Kepada Orang Tua dan Calon Siswa
    Next Article Tunjang Layanan Darurat, 35 Ambulan Gresik Dipasang GPS Tracker

    Berita Terkait

    Ada 3 Unit Layanan Baru yang Hadir Melengkapi Fasilitas RSUD Ngimbang Lamongan

    21 Mei 2026

    Bupati Lamongan; Kemajuan Daerah Dapat Dilihat Dari Perkembangan Indeks Pembangunan Manusia

    20 Mei 2026

    Bupati Lamongan Mengajak Masyarakat Jadikan Semangat Harkitnas Sebagai Motivasi

    20 Mei 2026

    Pesan Pak Yes Pada Saat Pelantikan Pengurus PMI Kecamatan se-Kabupaten Lamongan 2026-2030

    20 Mei 2026

    Polres Lamongan Ungkap Curanmor dan Pencurian Mesin Diesel

    19 Mei 2026

    Operasional 90 KDKMP di Kabupaten Lamongan Turut Diresmikan Presiden Prabowo Secara Serentak

    16 Mei 2026
    Search
    Terkini

    TMMD ke-128 Resmi Ditutup, Tinggalkan Warisan Pembangunan di Desa Slempit Kedamean

    Ada 3 Unit Layanan Baru yang Hadir Melengkapi Fasilitas RSUD Ngimbang Lamongan

    Memperingati Hari Posyandu Nasional, Desa Pranti Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

    Pengelolaan JDIH Buat Kabupaten Gresik Kembali Mendapat Penghargaan Dari Gubernur Jawa Timur

    Pendidikan Anak Usia Dini, Bupati Gresik Berharap Orangtua Bisa Memberi Contoh Baik

    Load More
    Berita Lainnya
    Lifestyle

    Cara Dinas KBPPPA Gresik Mewujudkan Desa Ramah Anak dan Perempuan

    1 Mei 2024

    GRESIK – Melalui Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA), Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

    Wabup Gresik juga Hadiri Rembuk Akur Warga Kecamatan Tambak Saat Kunker di Pulau Bawean

    Warga Lansia Desa Pongangan Periksa Mata Berhadiah Kacamata Gratis

    Pak Yes Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Jaga Kondusifitas di Lamongan

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.