Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pak Yes Buka MTQ ke-28 Tingkat Kabupaten Lamongan

      15 April 2026

      Pembukaan Rangkaian Peringatan HJL ke-457 dan Sukseskan MTQ ke-XXVIII Melalui Khotmil Quran

      15 April 2026

      Warga Diminta Waspada Penipuan, Pemkab Gresik Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS 2026

      14 April 2026

      Pemkab Gresik Perketat Verifikasi Hibah Guna Menghindari Salah Sasaran Penyaluran Bantuan

      14 April 2026

      Melalui Grand Final Duta Genre 2026, Pemkab Gresik Dorong Terwujudnya Generasi Muda Berkualitas

      14 April 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Program TAMENG Kini Menjadi Living Lab Pertanian Berkelanjutan Pertama di Malang
    Ekonomi

    Program TAMENG Kini Menjadi Living Lab Pertanian Berkelanjutan Pertama di Malang

    RedaksiBy Redaksi9 Oktober 20254 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Tawangargo Smart-Eco Farming Village alias TAMENG, telah berhasil menjadi solusi pertanian hortikultura dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

    Program yang mampu mendongkrak produktivitas hortikultura ini terus berkembang, dan sekarang bertransformasi menjadi Living Lab berbasis masyarakat sebagai model kolaborasi inklusif dalam inovasi berkelanjutan, dan menjadi yang pertama dikembangkan oleh petani binaan Petrokimia Gresik di Kabupaten Malang.

    “Living Lab ini digerakkan langsung oleh masyarakat. Di sini kami sebagai petani bukan hanya menjadi objek, tapi bertindak sebagai subjek yang melakukan penelitian dan uji coba nyata untuk pertanian berkelanjutan,” ujar salah seorang local hero program Tameng Karmukit, Kamis (9/10/2025).

    Menurut Karmukit, sebagai Living Lab, TAMENG sekarang telah menjadi wadah bagi petani, peneliti, mahasiswa, hingga komunitas duduk bersama untuk menghadirkan solusi pertanian. Di sini ide-ide diuji, teknologi sederhana diterapkan, dan inovasi lahir dari upaya bersama untuk membuat perubahan. Berbagai kolaborasi dilakukan dengan tujuan meningkatkan praktik pertanian berkelanjutan.

    “Banyak sekali transformasi yang kami lakukan. Alhamdulilah, TAMENG sekarang berkembang menjadi research center berbasis komunitas, dari yang awalnya hanya desa hortikultura biasa. Pertanian dan peternakan di wilayah ini sekarang terintegrasi dengan wisata edukasi pertanian. TAMENG membuktikan, bahwa desa bisa menjadi pusat inovasi. TAMENG menjadi inspirasi bahwa masa depan pertanian Indonesia bisa dimulai dari desa,” ujar Karmukit.

    Program ini dimulai tahun 2022, dengan melibatkan 35 petani yang tergabung dalam kelompok Agronova Vision. TAMENG sejak awal didukung oleh Petrokimia Gresik, untuk mengajak petani menerapkan teknik climate smart agriculture yang tidak hanya menjaga keberlanjutan pertanian hortikultura, tetapi juga meningkatkan pendapatan petani. Kegiatan ini mencakup seluruh proses dari mulai pembibitan, persemaian, penanaman, panen, hingga penjualan.

    Program ini sekarang terus berkembang dan bertransformasi, menjadi pusat hortikultura yang modern dan ramah lingkungan. Di antaranya penggunaan solar cell untuk menghidupkan berbagai alat dan mesin pertanian (alsintan), seperti pompa air, water drip, sprinkle dan lainnya. TAMENG saat ini, juga memiliki rumah pengolahan limbah.

    Para petani TAMENG memiliki aktivitas dalam mengelola limbah pertanian maupun rumah tangga, dengan pemilahan organik dan anorganik. Limbah organik yang berasal dari limbah panen sayur, diolah menjadi berbagai produk seperti plant booster (POC), agensia hayati, dan pakan ternak.

    Selain itu, limbah sayur yang masih layak konsumsi dimanfaatkan oleh istri petani menjadi berbagai macam produk olahan seperti mie sayur, keripik sayur, dodol sayur, dan beberapa lainnya. Selain itu, kelompok juga membuka warung bagi pengunjung, dengan memanfaatkan hasil panen di area program TAMENG yang disediakan.

    “Khusus limbah anorganik, dikelola langsung oleh Bank Sampah dan dijual kepada pengepul. Kami juga memilah limbah B3 untuk dipisahkan, agar tidak berbahaya,” ucap Karmukit.

    Sementara untuk meningkatkan pendapatan, tambah Karmukit, kelompok mengembangkan lini usaha peternakan dengan budidaya domba, serta budidaya ikan dan azolla. Selain itu, kelompok juga mengembangkan budidaya cacing, dalam rangka menghasilkan pupuk kascing serta cacing, byang dimanfaatkan sebagai pakan ikan. Selain itu, budidaya kascing juga mampu menyerap limbah pertanian.

    Tidak hanya itu, petani binaan juga mengembangkan kawasan agrowisata sebagai sarana edukasi, sekaligus rekreasi bagi masyarakat. Wisatawan dapat merasakan pengalaman langsung sensasi memetik sayur dan buah segar langsung dari kebun. Kegiatan yang dilengkapi dengan paket edukasi pertanian ramah lingkungan, pelatihan sederhana tentang budidaya hortikultura, hingga pengenalan produk olahan hasil panen.

    TAMENG yang telah dipilih oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia untuk program Closed Loop, atau program kolaborasi multi-stakeholder, juga menggandeng BUMDes Sumber Rejeki sebagai kios produk pertanian, guna meningkatkan perekonomian masyarakat. Produk Agronova Vision seperti plant booster dan agensia hayati, juga dijual di kios BUMDes setempat.

    “Living Lab ini menjadikan TAMENG sebagai ekosistem pertanian hortikultura dari hulu hingga , yang mampu meningkatkan kemandirian petani, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” tutur Karmukit.

    Karmukit juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan pendampingan yang diberikan oleh Petrokimia Gresik, kepada petani TAMENG dari awal program ini hingga sekarang. Di karenakan menurutnya, Petrokimia Gresik senantiasa mendorong untuk kreatif dan inovatif dalam menyelesaikan setiap tantangan.

    “Berkat dukungan dan pendampingan ini, TAMENG tidak hanya menjadi solusi pertanian hortikultura yang selalu dihadapkan pada problem perubahan iklim, tapi memiliki peran lebih besar lagi dalam mendukung kemajuan pertanian di Tanah Air dan mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” kata Karmukit.

    pertanian Petrokimia Gresik
    Previous ArticleBupati Gresik Tegaskan Belanja Pelayanan Masyarakat Tetap Prioritas
    Next Article Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN Evaluasi MBG di Lamongan

    Berita Terkait

    Melalui Pestani Melon Pantura, Petrokimia Gresik Tingkatkan Produktivitas Petani Melon Hingga 10 Persen

    8 April 2026

    Produktivitas Lahan Tebu Meningkat, Kerja Sama Petrokimia Gresik Dengan SGN dan ID Food Diperluas

    3 April 2026

    Strategi Pengamanan Bahan Baku Diperkuat Petrokimia Gresik Guna Menghadapi Gejolak Global

    1 April 2026

    Petrokimia Gresik Berangkatkan 200 Pemudik Gratis Menuju 5 Rute di Jawa Timur

    19 Maret 2026

    Safari Ramadhan, Pupuk Indonesia dan Petrokimia Gresik Salurkan Bantuan Kepada Ribuan Masyarakat

    15 Maret 2026

    Mendukung Pertumbuhan UMKM Lokal, Petrokimia Gresik Kembali Menggelar Bazar Ramadhan Lontar

    13 Maret 2026
    Search
    Terkini

    Pak Yes Buka MTQ ke-28 Tingkat Kabupaten Lamongan

    Pembukaan Rangkaian Peringatan HJL ke-457 dan Sukseskan MTQ ke-XXVIII Melalui Khotmil Quran

    Warga Diminta Waspada Penipuan, Pemkab Gresik Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS 2026

    Pemkab Gresik Perketat Verifikasi Hibah Guna Menghindari Salah Sasaran Penyaluran Bantuan

    Melalui Grand Final Duta Genre 2026, Pemkab Gresik Dorong Terwujudnya Generasi Muda Berkualitas

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Petrokimia Gresik Dukung Program Agripreneur Tebu

    29 Mei 2025

    MINATBACA.com – Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, mendukung program ‘Agripreneur Tebu’…

    Para Pemuda Diajak Plt Bupati Gresik Untuk Memerangi Rokok Ilegal

    DPRD Gresik Gelar Rapat Paripurna Hasil Reses Masa Persidangan III Tahun 2025

    Gebyar Sholawat Meriahkan Lamongan Menyambut Tahun Baru 2026

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.