Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pemkab dan DPRD Lamongan Sepakat Mengenai KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027

      27 Juli 2026

      Resmi Dilantik, Kadin Lamongan Dipimpin Ketua Baru

      27 Juli 2026

      SIG Catat Penjualan 18 Juta Ton pada Semester I Tahun 2026

      27 Juli 2026

      Pemkab Gresik Siapkan Yosowilangun Menjadi Desa Percontohan Antikorupsi

      27 Juli 2026

      Bupati Gresik Menerima Penghargaan Usai Bawa Model Perlindungan Anak ke Forum Nasional

      27 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Pemkab Gresik Ajak Masyarakat Untuk Kurangi Sampah Plastik dan Popok
    Kesehatan

    Pemkab Gresik Ajak Masyarakat Untuk Kurangi Sampah Plastik dan Popok

    RedaksiBy Redaksi15 Oktober 20243 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Melalui program Nawa Karsa Gresik Lestari, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus berupaya untuk mengurangi sampah plastik. Salah satu di antaranya, dengan mengurangi penggunaan popok sekali pakai.

    Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah, pada saat menghadiri sosialisasi Gresik Bebas Popok Sekali Pakai mengatakan, mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Common Seas Indonesia, sebagai bentuk kolaborasi untuk memperkenalkan popok pakai ulang kepada masyarakat. Melalui program Bumbi (dari Bunda untuk Bumi dan Bayi) bersama-sama untuk mengurangi pencemaran lingkungan, dengan tidak memakai popok sekali pakai.

    “Apalagi Gresik juga mempunyai program Nawa Karsa Gresik Lestari. Program ini menjadikan lingkungan hidup semakin baik. Tentunya, kolaborasi ini sejalan dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Gresik, untuk menjaga lingkungan tetap sehat,” jelas Bu Min-sapaan akrab Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah.

    Baca Juga :  Komitmen Tolak Suap, Gratifikasi dan Pungli, dalam Penerimaan Murid Baru

    Kondisi geografis Gresik yang dilalui dua sungai yaitu, Sungai Bengawan Solo dan Kali Lamong, berpotensi menjadi tempat pembuangan limbah rumah tangga. Dengan hal tersebut, tentu harus dijaga supaya tidak dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah.

    “Membuang di sungai juga merupakan kebiasaan buruk, dapat mengakibatkan polusi air, tidak bagus untuk sanitasi bersih dan sehat. Sehingga, kita harus bersama-sama menjaga lingkungan agar tidak tercemari,” tutur Bu Min.

    Ditambahkan Bu Min, dengan adanya perubahan perilaku dari penggunaan popok sekali pakai menjadi ulang, dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga. Dengan demikian, pengeluaran yang biasa digunakan membeli popok sekali pakai dapat dialokasikan untuk pemenuhan gizi bayi. Sehingga selain menjaga lingkungan, juga dapat meningkatkan kesejahteraan.

    Baca Juga :  Budaya Gresik Kembali Ditetapkan Sebagai WBTBI oleh Kementrian Kebudayaan

    “Ini merupakan kesempatan untuk para CSR, dalam memaksimalkan program bagi masyarakat. Harapannya semua dapat berkolaborasi dengan baik, untuk meningkatkan kualitas sehat masyarakat Kabupaten Gresik semakin sejahtera,” ucapnya.

    Founder Program Bumbi Celia Siura mengungkapkan, untuk menuntaskan masalah sampah popok sekali pakai harus melibatkan semua pihak. Baik dari pemerintahan, CSR perusahaan dan juga masyarakat.

    “Dalam forum ini sebagai fase pertama sosialisasi kami, memberikan bantuan popok untuk 200 bayi. Masing-masing bayi mendapatkan enam popok. Harapannya, ini dapat berkelanjutan ke fase selanjutnya untuk mencapai target jumlah bayi yang menggunakan popok pakai ulang sebanyak 100.000,” jelasnya.

    Celia mengatakan, selain sosialisasi penggunaan popok pakai ulang, Bumbi juga memiliki program pemberdayaan perempuan lokal dan kelompok disabilitas. Program ini berupa kegiatan menjahit produk Bumbi, seperti popok dan pembalut pakai ulang.

    Baca Juga :  Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

    “Jadi jangan khawatir, kita juga menyediakan program pemberdayaan usaha yang sebelumnya juga akan diajari untuk menjahit produk dari Bumbi,” papar Celia.

    Dalam acara yang turut dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Sri Subaidah, Celia menyebut, jumlah bayi berusia 0-4 tahun di Gresik mencapai 103.322 jiwa. Setidaknya ada potensi sekitar 75.000 bayi, yang menggunakan popok dengan potensi 24.600 ton sampah plastik per hari.

    pemkab gresik popok
    Previous ArticlePetrokimia Gresik Borong Penghargaan di Ajang AHI Award 2024
    Next Article Plt Bupati Lamongan Beserta OPD Sidak Pembangunan Infrastruktur

    Berita Terkait

    Pemkab Gresik Siapkan Yosowilangun Menjadi Desa Percontohan Antikorupsi

    27 Juli 2026

    Bupati Gresik Menerima Penghargaan Usai Bawa Model Perlindungan Anak ke Forum Nasional

    27 Juli 2026

    Pemkab Gresik Tegaskan Perlindungan Anak Adalah Investasi Masa Depan

    27 Juli 2026

    Wabup Gresik Serahkan Bantuan Stimulan RTLH Kepada Tiga Penerima Manfaat

    22 Juli 2026

    Sentra IKM Logam Gresik Diresmikan, Jadi Fasilitas Produksi Sekaligus Tempat Magang Siswa SMK

    22 Juli 2026

    Masukan DPRD Gresik Terkait Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

    20 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Pemkab dan DPRD Lamongan Sepakat Mengenai KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027

    Resmi Dilantik, Kadin Lamongan Dipimpin Ketua Baru

    SIG Catat Penjualan 18 Juta Ton pada Semester I Tahun 2026

    Pemkab Gresik Siapkan Yosowilangun Menjadi Desa Percontohan Antikorupsi

    Bupati Gresik Menerima Penghargaan Usai Bawa Model Perlindungan Anak ke Forum Nasional

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    PTFI Mendukung Festival Nasi Krawu Vol.3 2025 Komunitas Wartawan Gresik

    2 Juni 2025

    MINATBACA.com – Dukungan diberikan PT Freeport Indonesia (PTFI) terhadap pelaksanaan Festival Nasi Krawu Vol.3 2025,…

    Gelar RUPST 2026, SIG Tetapkan Seluruh Laba Tahun 2025 Sebagai Dividen

    Melalui Program Magang dan Beasiswa, Petrokimia Gresik Andil Siapkan Pemuda Unggul

    Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Lamongan Telah Melayani 344.217 Warga

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.