Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

      1 September 2026

      Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

      1 September 2026

      Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran dan Merata, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab Lamongan

      1 September 2026

      Jadi Narasumber, Pak Yes Sampaikan Gambaran Mengenai Perekonomian Hingga Potensi Lamongan

      31 Agustus 2026

      Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

      31 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Pemdes Sekargadung Dukun Bangun Pintu Air di 3 Titik Aliran Irigasi
    Pemerintahan

    Pemdes Sekargadung Dukun Bangun Pintu Air di 3 Titik Aliran Irigasi

    RedaksiBy Redaksi9 Agustus 20242 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Membantu para petani meningkatkan hasil panen padi berkelanjutan, Pemerintah Desa (Pemdes) Sekargadung, Kecamatan Dukun, Gresik, membangun sejumlah pintu air di saluran irigasi. Upaya ini bertujuan, supaya bisa mengontrol volume debit air ketika pasang dan surut di saat musim penghujan.

    Pembangunan dam atau pintu air di sejumlah titik saluran irigasi tersebut, dikerjakan secara swadaya oleh warga Desa Sekargadung. Di antaranya berada di Kali Lucem RT03/RW01, Kali Makam RT03/RW01 dan juga di Kali Rowo RT01/RW01.

    Kades Sekargadung Sumarto mengatakan, pembangunan dam tersebut dilakukan untuk memudahkan para petani dalam memenuhi kebutuhan air. Selain itu, juga untuk memudahkan para petani dalam mengontrol debit air ketika terjadi pasang dan surut.

    “Masing-masing dam, terpasang pintu air yang terbuat dari besi. Di mana pintu besi tersebut bisa dibuka dan ditutup, mana kala air pasang dan surut,” kata Sumarto, Kamis (8/8/2024).

    Sumarto menjelaskan, pintu air tersebut memudahkan pembagian air untuk warga petani. Sehingga semua petani yang ada di desanya mendapat bagian air sesuai kebutuhan masing-masing, tanpa harus berebut dan khawatir tidak akan mendapat bagian.

    “Tanaman padi ini kan perlu air yang cukup. Ketika kebutuhan air tercukupi, hasil panen pun sangat melimpah. Dengan adanya pintu air ini, saya rasa sangat membantu untuk para petani,” jelasnya.

    Sumarto menambahkan, untuk membangun tiga titik dam tersebut, pihaknya menggunakan anggaran yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2024 senilai Rp150 juta.

    “Rp150 juta itu untuk pembangunan tiga titik dam pintu air. Maka kalau dibagi tiga titik, satu titiknya menghabiskan anggaran Rp50 juta,” tambahnya.

    Sumarto menjelaskan, jauh sebelum pembangunan dam dikerjakan, sudah dilakukan beberapa prosedur yang dilalui. Mulai dari mekanisme rembuk desa, sosialisasi kepada warga, tokoh masyarakat bersama tim pelaksana kegiatan (TPK) Desa Sekargadung.

    “Insya Allah semua sudah kita lakukan sesuai prosedur. Rencana Anggaran Biaya (RAB) sesuai dokumen yang dibuat dan disusun dalam pelaksanaan proyek, pekerjanya secara bergantian juga dari warga, kecuali tukangnya,” kata Sumarto.

    “Karena tukang yang tahu gambar, kedalaman yang harus digali, lebar dan panjang yang harus dikerjakan, juga komposisi adukan semen dan pasir yang harus melalui takaran, dan lain-lain,” pungkasnya.

    Previous ArticlePeringatan Hari Jadi, Polwan Polres Gresik Pilih Bersih-bersih Kelenteng
    Next Article Pemkab Gresik Raih UHC Award Tingkat Utama Atas Capaian di Program JKN

    Berita Terkait

    Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

    1 September 2026

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    1 September 2026

    Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran dan Merata, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab Lamongan

    1 September 2026

    Jadi Narasumber, Pak Yes Sampaikan Gambaran Mengenai Perekonomian Hingga Potensi Lamongan

    31 Agustus 2026

    Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

    31 Agustus 2026

    Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

    29 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran dan Merata, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab Lamongan

    Jadi Narasumber, Pak Yes Sampaikan Gambaran Mengenai Perekonomian Hingga Potensi Lamongan

    Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

    Load More
    Berita Lainnya
    Hukum

    Pesan Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Saat Kunjungi Desa Kedanyang

    4 Oktober 2024

    MINATBACA.com – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana mengunjungi Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Gresik.…

    Cara Desa Manyarejo Atasi Masalah Pengelolaan Sampah Melalui TPS 3R

    Tekan Kemiskinan dan Stunting, Program Bunda Puspa Pemkab Gresik Diperluas ke 80 Desa

    Wabup Gresik Serahkan Kunci Rumah Tahan Gempa Bagi Warga di Bawean

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.