Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bupati Gresik Ingatkan Dampak Perubahan Iklim Saat Pimpin Gerakan Jumat Asri

      7 Agustus 2026

      Wabup Gresik Berharap Sistem JKN Lebih Diperkuat Usai Memiliki Dampak Besar Bagi Masyarakat

      6 Agustus 2026

      Komitmen Petrokimia Gresik Menjaga Ekosistem Pesisir Melalui PRPM Mengare, Diapresiasi DLH Gresik

      6 Agustus 2026

      Pak Yes Luncurkan Salam-Q Genting pada Puncak Peringatan Harganas dan HAN di Lamongan

      6 Agustus 2026

      Datang Meninjau, Wasev Sebut TMMD di Kabupaten Lamongan Selalu Sukses dan Berhasil

      6 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»sosial»Komisi IV DPRD Gresik Memandang Pentingnya DTSEN dan GresikSoya Agar Bansos Tepat Sasaran
    sosial

    Komisi IV DPRD Gresik Memandang Pentingnya DTSEN dan GresikSoya Agar Bansos Tepat Sasaran

    RedaksiBy Redaksi9 Januari 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Supaya bantuan sosial (bansos) dapat tepat sasaran, pemerintah mengintegrasikan berbagai basis data melalui aplikasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

    Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik Muchamad Zaifudin mengatakan, DTSEN merupakan penggabungan sejumlah data. Mulai dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), hingga data kemiskinan ekstrem, kini terpusat dalam satu sistem nasional.

    “Memang data masih dalam tahap penyempurnaan (DTSEN saat ini). Masih ditemukan masyarakat kita yang benar-benar miskin, namun justru masuk pada desil 6 sampai 10,” ujar Zaifudin.

    Sehingga Zaifudin mengimbau, para operator desa supaya rutin melakukan verifikasi dan validasi (verval) data warga. Langkah ini dinilai penting, agar seluruh bansos yang diberikan oleh pemerintah dapat benar-benar tepat sasaran.

    Baca Juga :  Peringatan 538 Tahun Gresik dan HUT ke-51 Pemkab, Ini yang Ditekankan Oleh Wabup

    Zaifudin lantas menjelaskan, jika Kabupaten Gresik juga memiliki aplikasi lokal bernama GresikSoya. Aplikasi untuk basis data kemiskinan versi daerah yang hampir serupa dengan DTSEN, namun disesuaikan dengan kondisi riil masyarakat Gresik.

    “Jadi GresikSoya ini justru lebih valid, karena mengacu pada DTSEN dan menyasar masyarakat miskin yang belum masuk desil. Atau masyarakat miskin yang berada di desil 6 sampai 10,” jelasnya.

    Berdasarkan jumlah data di GresikSoya, sebanyak 142.107 orang termasuk dalam data miskin di Kabupaten Gresik tahap dua periode tahun 2025. Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada operator desa untuk lebih aktif melakukan verval, agar kondisi ekonomi warga tercatat sesuai fakta yang ada.

    Baca Juga :  Alami Dugaan Tindak Kekerasan Oleh Rekan Kerja, ASN Pemkab Gresik Lapor Polisi

    “Kalau memang miskin harus masuk desil 1 sampai 4, dan jika sudah mampu atau kaya masuk di desil 6 sampai 10. Data ini harus dinamis,” ucap Zaifudin.

    Untuk masuk dalam sistem GresikSoya, terdapat 21 indikator yang digunakan. Mulai dari kategori sangat miskin, miskin, pra sejahtera, hingga mampu. Proses pendataan dilakukan secara langsung melalui kepala desa, Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) dengan metode door to door ke rumah warga.

    “Kami berharap, Dinas Sosial Kabupaten Gresik lebih intens turun ke desa-desa untuk melakukan evaluasi dan pembaharuan data DTSEN secara berkala. Sehingga penyaluran bantuan sosial ke depan, benar-benar tepat sasaran dan adil bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata Zaifudin.

    Baca Juga :  Saran Ketua DPRD Lantaran Dana Transfer Pusat ke Pemkab Gresik Dipangkas
    Bantuan Sosial (bansos) DPRD Gresik gresik Kabupaten Gresik masyarakat miskin
    Previous ArticleKinerja Apik Kantor Pertanahan Kabupaten Gresik Sepanjang 2025 Berbuah Capaian Optimal
    Next Article Bupati Lamongan Resmikan IJD Preservasi Jalan Made-Plembon Sepanjang 2,45 Kilometer

    Berita Terkait

    Bupati Gresik Ingatkan Dampak Perubahan Iklim Saat Pimpin Gerakan Jumat Asri

    7 Agustus 2026

    Wabup Gresik Berharap Sistem JKN Lebih Diperkuat Usai Memiliki Dampak Besar Bagi Masyarakat

    6 Agustus 2026

    Komitmen Petrokimia Gresik Menjaga Ekosistem Pesisir Melalui PRPM Mengare, Diapresiasi DLH Gresik

    6 Agustus 2026

    Pemacu Inovasi dan Kemajuan UMKM, Ketua DPRD Gresik Dukung Giri Pancasuar Awards 2026

    5 Agustus 2026

    Bupati Gresik Harapkan Media Dapat Menjadi Jembatan Komunikasi Publik

    5 Agustus 2026

    Hadiri Pelantikan Pengurus DPC Abpednas Gresik Masa Bakti 2026-2032, Ini Pesan Wabup Gresik

    4 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Bupati Gresik Ingatkan Dampak Perubahan Iklim Saat Pimpin Gerakan Jumat Asri

    Wabup Gresik Berharap Sistem JKN Lebih Diperkuat Usai Memiliki Dampak Besar Bagi Masyarakat

    Komitmen Petrokimia Gresik Menjaga Ekosistem Pesisir Melalui PRPM Mengare, Diapresiasi DLH Gresik

    Pak Yes Luncurkan Salam-Q Genting pada Puncak Peringatan Harganas dan HAN di Lamongan

    Datang Meninjau, Wasev Sebut TMMD di Kabupaten Lamongan Selalu Sukses dan Berhasil

    Load More
    Berita Lainnya
    Pendidikan

    Bu Min Sidak Sejumlah Sekolah di Gresik Untuk Pastikan MPLS Aman

    15 Juli 2024

    MINATBACA.com – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran baru tidak luput dari perhatian…

    Istri Anggota KWG Berbagi Takjil, Ada Pula Penyaluran THR dan Sembako

    Petrokimia Gresik Terima Penghargaan dari Menperin Berkat Inovasi Intherval

    Pemdes Lasem Berlatih Pengolahan Pakan dan Cara Penggemukan Ternak

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.