Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pemkab Gresik Pastikan Kesiapan Rumah Pompa dan Saluran Air, Sebelum Musim Penghujan Tiba

      7 November 2026

      Razia Cipkon, Dua dari 29 Orang yang Diamankan Satpol PP Gresik Ternyata Punya Penyakit Menular

      7 November 2026

      Buka GINOFEST 2026, Pj Sekda Gresik Sebut Bukan Sekedar Ajang Pameran

      7 November 2026

      Resmikan Gedung TK Kartika Usai Direnovasi, Pak Yes Apresiasi Kodim 0812 Lamongan

      6 November 2026

      Optimalkan Aset Menjadi Unit Usaha Produktif, Yayasan Petrokimia Gresik Resmi Hadirkan GCC

      5 November 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»sosial»Komisi IV DPRD Gresik Memandang Pentingnya DTSEN dan GresikSoya Agar Bansos Tepat Sasaran
    sosial

    Komisi IV DPRD Gresik Memandang Pentingnya DTSEN dan GresikSoya Agar Bansos Tepat Sasaran

    RedaksiBy Redaksi9 Januari 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Supaya bantuan sosial (bansos) dapat tepat sasaran, pemerintah mengintegrasikan berbagai basis data melalui aplikasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

    Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik Muchamad Zaifudin mengatakan, DTSEN merupakan penggabungan sejumlah data. Mulai dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), hingga data kemiskinan ekstrem, kini terpusat dalam satu sistem nasional.

    “Memang data masih dalam tahap penyempurnaan (DTSEN saat ini). Masih ditemukan masyarakat kita yang benar-benar miskin, namun justru masuk pada desil 6 sampai 10,” ujar Zaifudin.

    Sehingga Zaifudin mengimbau, para operator desa supaya rutin melakukan verifikasi dan validasi (verval) data warga. Langkah ini dinilai penting, agar seluruh bansos yang diberikan oleh pemerintah dapat benar-benar tepat sasaran.

    Baca Juga :  Penyaluran Bansos di Desa Tanjung Kedamean Dipastikan Tepat Sasaran

    Zaifudin lantas menjelaskan, jika Kabupaten Gresik juga memiliki aplikasi lokal bernama GresikSoya. Aplikasi untuk basis data kemiskinan versi daerah yang hampir serupa dengan DTSEN, namun disesuaikan dengan kondisi riil masyarakat Gresik.

    “Jadi GresikSoya ini justru lebih valid, karena mengacu pada DTSEN dan menyasar masyarakat miskin yang belum masuk desil. Atau masyarakat miskin yang berada di desil 6 sampai 10,” jelasnya.

    Berdasarkan jumlah data di GresikSoya, sebanyak 142.107 orang termasuk dalam data miskin di Kabupaten Gresik tahap dua periode tahun 2025. Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada operator desa untuk lebih aktif melakukan verval, agar kondisi ekonomi warga tercatat sesuai fakta yang ada.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    “Kalau memang miskin harus masuk desil 1 sampai 4, dan jika sudah mampu atau kaya masuk di desil 6 sampai 10. Data ini harus dinamis,” ucap Zaifudin.

    Untuk masuk dalam sistem GresikSoya, terdapat 21 indikator yang digunakan. Mulai dari kategori sangat miskin, miskin, pra sejahtera, hingga mampu. Proses pendataan dilakukan secara langsung melalui kepala desa, Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) dengan metode door to door ke rumah warga.

    “Kami berharap, Dinas Sosial Kabupaten Gresik lebih intens turun ke desa-desa untuk melakukan evaluasi dan pembaharuan data DTSEN secara berkala. Sehingga penyaluran bantuan sosial ke depan, benar-benar tepat sasaran dan adil bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata Zaifudin.

    Baca Juga :  Istri Anggota KWG Berbagi Takjil, Ada Pula Penyaluran THR dan Sembako
    Bantuan Sosial (bansos) DPRD Gresik gresik Kabupaten Gresik masyarakat miskin
    Previous ArticleKinerja Apik Kantor Pertanahan Kabupaten Gresik Sepanjang 2025 Berbuah Capaian Optimal
    Next Article Bupati Lamongan Resmikan IJD Preservasi Jalan Made-Plembon Sepanjang 2,45 Kilometer

    Berita Terkait

    Pemkab Gresik Pastikan Kesiapan Rumah Pompa dan Saluran Air, Sebelum Musim Penghujan Tiba

    7 November 2026

    Razia Cipkon, Dua dari 29 Orang yang Diamankan Satpol PP Gresik Ternyata Punya Penyakit Menular

    7 November 2026

    Buka GINOFEST 2026, Pj Sekda Gresik Sebut Bukan Sekedar Ajang Pameran

    7 November 2026

    Optimalkan Aset Menjadi Unit Usaha Produktif, Yayasan Petrokimia Gresik Resmi Hadirkan GCC

    5 November 2026

    Wabup Gresik Tekankan Pengawasan Perubahan Data SIPD, dalam Penyusunan APBD 2027

    5 November 2026

    Pemkab Gresik Dukung Kanwil Kemenag Jatim, Saat Lakukan Penilaian SRC di UPT SMPN 2 Gresik

    5 November 2026
    Search
    Terkini

    Pemkab Gresik Pastikan Kesiapan Rumah Pompa dan Saluran Air, Sebelum Musim Penghujan Tiba

    Razia Cipkon, Dua dari 29 Orang yang Diamankan Satpol PP Gresik Ternyata Punya Penyakit Menular

    Buka GINOFEST 2026, Pj Sekda Gresik Sebut Bukan Sekedar Ajang Pameran

    Resmikan Gedung TK Kartika Usai Direnovasi, Pak Yes Apresiasi Kodim 0812 Lamongan

    Optimalkan Aset Menjadi Unit Usaha Produktif, Yayasan Petrokimia Gresik Resmi Hadirkan GCC

    Load More
    Berita Lainnya
    Hukum

    Tes Urine Digelar Usai Pegawai Outsourching Dishub Gresik Ditangkap Polisi Karena Narkoba

    11 Agustus 2026

    MINATBACA.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik menggelar tes urine, usai ada pegawai outsourching di…

    Direktur Utama SIG Terjun Langsung Pastikan Distribusi Berjalan Normal

    Gelaran Fun Bike di Lamongan Dalam Rangka Peringatan HUT ke-53 KORPRI

    Tangkap 2 Pengedar, Polres Gresik Sita 209,38 Gram Narkoba Jenis Sabu

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.