Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Menyambut HUT Pada Tahun Ini, Petrokimia Gresik Fasilitasi 100 Anak Khitan Gratis

      23 Juni 2026

      Bakti Sosial Memperingati Hari Jadi Lamongan, Sebanyak 104 Anak Mengikuti Khitan Massal Gratis

      23 Juni 2026

      Pemkab Gresik Memperkuat Ekosistem Peternakan, Dorong Menjadi Produk Bernilai Tambah

      23 Juni 2026

      Buka Bimtek LPJ Pengkab KONI Gresik, Wabup Ingatkan Pentingnya Akuntabilitas Keuangan

      23 Juni 2026

      Sinergi Pemkab Gresik Dengan Industri Melindungi Perempuan dan Anak Diapresiasi Menteri PPPA

      23 Juni 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»sosial»Komisi IV DPRD Gresik Memandang Pentingnya DTSEN dan GresikSoya Agar Bansos Tepat Sasaran
    sosial

    Komisi IV DPRD Gresik Memandang Pentingnya DTSEN dan GresikSoya Agar Bansos Tepat Sasaran

    RedaksiBy Redaksi9 Januari 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Supaya bantuan sosial (bansos) dapat tepat sasaran, pemerintah mengintegrasikan berbagai basis data melalui aplikasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

    Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik Muchamad Zaifudin mengatakan, DTSEN merupakan penggabungan sejumlah data. Mulai dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), hingga data kemiskinan ekstrem, kini terpusat dalam satu sistem nasional.

    “Memang data masih dalam tahap penyempurnaan (DTSEN saat ini). Masih ditemukan masyarakat kita yang benar-benar miskin, namun justru masuk pada desil 6 sampai 10,” ujar Zaifudin.

    Sehingga Zaifudin mengimbau, para operator desa supaya rutin melakukan verifikasi dan validasi (verval) data warga. Langkah ini dinilai penting, agar seluruh bansos yang diberikan oleh pemerintah dapat benar-benar tepat sasaran.

    Zaifudin lantas menjelaskan, jika Kabupaten Gresik juga memiliki aplikasi lokal bernama GresikSoya. Aplikasi untuk basis data kemiskinan versi daerah yang hampir serupa dengan DTSEN, namun disesuaikan dengan kondisi riil masyarakat Gresik.

    “Jadi GresikSoya ini justru lebih valid, karena mengacu pada DTSEN dan menyasar masyarakat miskin yang belum masuk desil. Atau masyarakat miskin yang berada di desil 6 sampai 10,” jelasnya.

    Berdasarkan jumlah data di GresikSoya, sebanyak 142.107 orang termasuk dalam data miskin di Kabupaten Gresik tahap dua periode tahun 2025. Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada operator desa untuk lebih aktif melakukan verval, agar kondisi ekonomi warga tercatat sesuai fakta yang ada.

    Baca Juga :  Momen Iduladha, KWGe Kembali Salurkan Daging Kurban Kepada Warga Sekitar

    “Kalau memang miskin harus masuk desil 1 sampai 4, dan jika sudah mampu atau kaya masuk di desil 6 sampai 10. Data ini harus dinamis,” ucap Zaifudin.

    Untuk masuk dalam sistem GresikSoya, terdapat 21 indikator yang digunakan. Mulai dari kategori sangat miskin, miskin, pra sejahtera, hingga mampu. Proses pendataan dilakukan secara langsung melalui kepala desa, Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) dengan metode door to door ke rumah warga.

    “Kami berharap, Dinas Sosial Kabupaten Gresik lebih intens turun ke desa-desa untuk melakukan evaluasi dan pembaharuan data DTSEN secara berkala. Sehingga penyaluran bantuan sosial ke depan, benar-benar tepat sasaran dan adil bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata Zaifudin.

    Bantuan Sosial (bansos) DPRD Gresik gresik Kabupaten Gresik masyarakat miskin
    Previous ArticleKinerja Apik Kantor Pertanahan Kabupaten Gresik Sepanjang 2025 Berbuah Capaian Optimal
    Next Article Bupati Lamongan Resmikan IJD Preservasi Jalan Made-Plembon Sepanjang 2,45 Kilometer

    Berita Terkait

    Menyambut HUT Pada Tahun Ini, Petrokimia Gresik Fasilitasi 100 Anak Khitan Gratis

    23 Juni 2026

    Pemkab Gresik Memperkuat Ekosistem Peternakan, Dorong Menjadi Produk Bernilai Tambah

    23 Juni 2026

    Buka Bimtek LPJ Pengkab KONI Gresik, Wabup Ingatkan Pentingnya Akuntabilitas Keuangan

    23 Juni 2026

    Sinergi Pemkab Gresik Dengan Industri Melindungi Perempuan dan Anak Diapresiasi Menteri PPPA

    23 Juni 2026

    Festival Nasi Krawu KWGe 2026, Bersiap Pecahkan Rekor MURI Dengan 3.000 Bungkus Nasi Krawu

    22 Juni 2026

    Ada 7 Administrasi Kependudukan yang Dapat Diurus Saat Festival Tumpeng Nasi Krawu KWGe

    22 Juni 2026
    Search
    Terkini

    Menyambut HUT Pada Tahun Ini, Petrokimia Gresik Fasilitasi 100 Anak Khitan Gratis

    Bakti Sosial Memperingati Hari Jadi Lamongan, Sebanyak 104 Anak Mengikuti Khitan Massal Gratis

    Pemkab Gresik Memperkuat Ekosistem Peternakan, Dorong Menjadi Produk Bernilai Tambah

    Buka Bimtek LPJ Pengkab KONI Gresik, Wabup Ingatkan Pentingnya Akuntabilitas Keuangan

    Sinergi Pemkab Gresik Dengan Industri Melindungi Perempuan dan Anak Diapresiasi Menteri PPPA

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Gedung Baru Polres dari Hibah Pemkab Lamongan Diresmikan

    30 Desember 2025

    MINATBACA.com – Dua gedung Polres Lamongan, hibah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah…

    Kapolres Jenguk Korban Kericuhan Usai Laga Gresik United Lawan Deltras

    SIG Dukung Pembangunan Jalan Enam Desa di Rembang dan Blora

    DPKH Lamongan Kembangkan Edufarm di UPT Pembibitan dan Pengolahan Pakan Ternak Mantup

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.