Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bersama Awak Media, Cargill Indonesia Inisiasi Penghijauan di Kawasan Konservasi Prigen

      23 September 2026

      Direktur Utama Petrokimia Gresik Diundang ke Forum Global yang Digelar di Markas PBB

      23 September 2026

      Pembangunan Tahap Satu Terus Dikebut, Sebanyak 271 Unit Manyar Riverside Telah Diserahterimakan

      23 September 2026

      Sebanyak 21.396 Batang Rokok Ilegal Kembali Berhasil Diamankan di Kabupaten Lamongan

      23 September 2026

      Bupati Lamongan Silaturrahmi ke Keluarga Korban Kecelakaan Blesscon

      22 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»sosial»Komisi IV DPRD Gresik Memandang Pentingnya DTSEN dan GresikSoya Agar Bansos Tepat Sasaran
    sosial

    Komisi IV DPRD Gresik Memandang Pentingnya DTSEN dan GresikSoya Agar Bansos Tepat Sasaran

    RedaksiBy Redaksi9 Januari 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Supaya bantuan sosial (bansos) dapat tepat sasaran, pemerintah mengintegrasikan berbagai basis data melalui aplikasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

    Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik Muchamad Zaifudin mengatakan, DTSEN merupakan penggabungan sejumlah data. Mulai dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), hingga data kemiskinan ekstrem, kini terpusat dalam satu sistem nasional.

    “Memang data masih dalam tahap penyempurnaan (DTSEN saat ini). Masih ditemukan masyarakat kita yang benar-benar miskin, namun justru masuk pada desil 6 sampai 10,” ujar Zaifudin.

    Sehingga Zaifudin mengimbau, para operator desa supaya rutin melakukan verifikasi dan validasi (verval) data warga. Langkah ini dinilai penting, agar seluruh bansos yang diberikan oleh pemerintah dapat benar-benar tepat sasaran.

    Baca Juga :  Wabup Gresik Resmikan Pompa Air Tenaga Surya di Masjid As-Shalihin Sangkapura Bawean

    Zaifudin lantas menjelaskan, jika Kabupaten Gresik juga memiliki aplikasi lokal bernama GresikSoya. Aplikasi untuk basis data kemiskinan versi daerah yang hampir serupa dengan DTSEN, namun disesuaikan dengan kondisi riil masyarakat Gresik.

    “Jadi GresikSoya ini justru lebih valid, karena mengacu pada DTSEN dan menyasar masyarakat miskin yang belum masuk desil. Atau masyarakat miskin yang berada di desil 6 sampai 10,” jelasnya.

    Berdasarkan jumlah data di GresikSoya, sebanyak 142.107 orang termasuk dalam data miskin di Kabupaten Gresik tahap dua periode tahun 2025. Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada operator desa untuk lebih aktif melakukan verval, agar kondisi ekonomi warga tercatat sesuai fakta yang ada.

    Baca Juga :  Polres Gresik Gelar Pelatihan Kasatkamling Untuk Tingkatkan Keterampilan dan Keamanan Lingkungan

    “Kalau memang miskin harus masuk desil 1 sampai 4, dan jika sudah mampu atau kaya masuk di desil 6 sampai 10. Data ini harus dinamis,” ucap Zaifudin.

    Untuk masuk dalam sistem GresikSoya, terdapat 21 indikator yang digunakan. Mulai dari kategori sangat miskin, miskin, pra sejahtera, hingga mampu. Proses pendataan dilakukan secara langsung melalui kepala desa, Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) dengan metode door to door ke rumah warga.

    “Kami berharap, Dinas Sosial Kabupaten Gresik lebih intens turun ke desa-desa untuk melakukan evaluasi dan pembaharuan data DTSEN secara berkala. Sehingga penyaluran bantuan sosial ke depan, benar-benar tepat sasaran dan adil bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata Zaifudin.

    Baca Juga :  Pandangan Bupati Gresik Soal Pertanian Sekarang, Pada Saat Pembukaan Petro Agrifood Expo 2026
    Bantuan Sosial (bansos) DPRD Gresik gresik Kabupaten Gresik masyarakat miskin
    Previous ArticleKinerja Apik Kantor Pertanahan Kabupaten Gresik Sepanjang 2025 Berbuah Capaian Optimal
    Next Article Bupati Lamongan Resmikan IJD Preservasi Jalan Made-Plembon Sepanjang 2,45 Kilometer

    Berita Terkait

    Pembangunan Tahap Satu Terus Dikebut, Sebanyak 271 Unit Manyar Riverside Telah Diserahterimakan

    23 September 2026

    Jaringan Gas Bumi di Menganti Gresik Siap Beroperasi Melayani 7.363 Sambungan Rumah

    18 September 2026

    Antisipasi Dampak Musim Kemarau, Pemkab Gresik Perkuat Kolaborasi dengan PMI dan Berbagai Unsur

    17 September 2026

    Ketua PKK Gresik Resmikan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal di Balai Desa Kedungsumber

    16 September 2026

    Pemkab Gresik Matangkan Pengadaan Tanah Jalan Menganti-Lakarsantri Sepanjang 5 Kilometer

    14 September 2026

    Penyaluran Bansos di Desa Tanjung Kedamean Dipastikan Tepat Sasaran

    12 September 2026
    Search
    Terkini

    Bersama Awak Media, Cargill Indonesia Inisiasi Penghijauan di Kawasan Konservasi Prigen

    Direktur Utama Petrokimia Gresik Diundang ke Forum Global yang Digelar di Markas PBB

    Pembangunan Tahap Satu Terus Dikebut, Sebanyak 271 Unit Manyar Riverside Telah Diserahterimakan

    Sebanyak 21.396 Batang Rokok Ilegal Kembali Berhasil Diamankan di Kabupaten Lamongan

    Bupati Lamongan Silaturrahmi ke Keluarga Korban Kecelakaan Blesscon

    Load More
    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Ketua TP PKK Kabupaten Gresik Turun ke Desa Klotok Pantau Stunting

    18 September 2024

    MINATBACA.com – Tidak ingin berpuas meskipun angka stunting terus menurun setiap tahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

    Petrokimia Gresik Peduli dan Berbagi Berkah Kepada 530 Abang Becak

    Pemkab Gresik Raih Penghargaan Pengelola JDIH Terbaik II se-Jawa Timur

    Dari Ratusan Kilogram Daging dan Beras Pilihan, Hajatan KWGe Bersiap Pecahkan Rekor MURI

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.