Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Meriahkan HJL ke-457 dan Hari Bhayangkara ke-80, Ada Lamongan Vespa Day 2026

      18 Juli 2026

      Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

      17 Juli 2026

      Pemkab Gresik Salurkan Bantuan dari Kementan untuk Kelompok Tani dan Gapoktan

      17 Juli 2026

      Usai Sidak Dugaan Praktik Pungli yang Terjadi di SDN, DPRD Gresik Berikan 3 Rekomendasi

      17 Juli 2026

      Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

      16 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Hukum»Kajari Gresik Beri Penyuluhan Hukum Para Kades di Kecamatan Cerme
    Hukum

    Kajari Gresik Beri Penyuluhan Hukum Para Kades di Kecamatan Cerme

    RedaksiBy Redaksi8 Oktober 20243 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik terus berupaya memberi penyuluhan hukum, mengenai prioritas penggunaan dan pengawasan dana desa serta pendampingan hukum (legal assistense).

    Terbaru, Kepala Kejari (Kajari) Gresik Nana Riana memberi penyuluhan hukum tersebut dengan diikuti sebanyak 25 Kepala Desa (Kades), Sekretaris Desa (Sekdes) dan Bendahara Desa se-Kecamatan Cerme, bertempat di Rumah Makan Antang, Selasa (8/10/2024).

    Nana menjelaskan, penyuluhan hukum tersebut bertujuan supaya dana desa dapat dimanfaatkan secara maksimal, efektif untuk kesejahteraan masyarakat dan juga tidak terjadi penyalahgunaaan.

    “Saat ini, pengelolahan dana desa di Gresik tidak ada masalah. Akan tetapi, banyak laporan terkait pengelolahan dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang masuk ke anggaran desa,” kata Nana.

    “Jika dana tersebut tidak dipergunakan secara baik dan benar, maka akan mengakibatkan penyalahgunaan dan berpotensi melakukan tindak pidana korupsi,” terangnya.

    Baca Juga :  Kejaksaan Negeri Gresik Selamatkan Uang Negara Rp1,4 Miliar

    Nana lantas mencontohkan, seperti yang terjadi pada Pemerintahan Desa (Pemdes) Roomo, Kecamatan Manyar, beberapa waktu lalu, saat mengelola anggaran CSR. Kejari Gresik melakukan upaya penindakan, karena pengelolaan CSR yang masuk ke kas desa tidak transparan dan disalahgunakan. Yakni, sewaktu dibelanjakan membeli beras harus sampai didatangkan dari Lamongan dan melalui perantara tiga orang.

    “Kenapa hanya beli beras aja ke Lamongan, apa di Gresik tidak ada? Itupun harus melalui tiga perantara, sehingga beras yang diberikan ke warga mutunya jelek dan tidak layak untuk dikonsumsi,” ucap Nana.

    Berkaca dari kejadian tersebut, Kajari Gresik menghimbau supaya dalam penggunaan dana desa diutamakan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat desa setempat. Jika ada proyek pembangunan fisik, utamakan pekerja dari desa setempat dan material juga dibelikan di dalam desa, sehingga perekonomian masyarakat desa bisa meningkat dan sejahtera.

    Baca Juga :  Kades, Sekdes dan Ketua BPD Roomo Jadi Tersangka Bantuan CSR

    “Pemdes harus taat aturan dalam pengelolaan dana desa, dapat membangun dan mengelola desanya sendiri dengan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mencukupi,” ujarnya.

    Terkait kekayaan desa, Kejari Gresik berharap agar Pemdes memverifikasi aset desa yang dimiliki. Sebab, banyak laporan aset desa yang dikuasai oleh pihak ketiga. Aset desa penting untuk dicatat menjadi kekayaan desa, dengan selanjutnya dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.

    Sementara sosok kepala desa (Kades), diibaratkan oleh Nana layaknya seorang Presiden di desa yang dipimpin olehnya. Untuk itu, dalam mengelola keuangan desa dari sumber dana apapun, jangan seperti mengelola keuangan di rumah. Termasuk meminta agar para Kades dan Pemdes serta BPD menjalin komunikasi yang harmonis, sehingga tidak ada kesan kades powerfull.

    Baca Juga :  Jajaran Pemkab Lamongan Ikuti Desk Verifikasi MCP Gelaran KPK di Jakarta

    “Harus ada proposal, juga rincian pemasukan dan pengeluaran. Semua pemasukan desa digunakan secara baik.dan tidak untuk dikorupsi, tetapi untuk kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

    Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Cerme Sapaat mengatakan, penyuluhan hukum tentang prioritas penggunaaan dan pengawasan dana desa tersebut sangat penting, agar para Kades dapat menggunakan anggaran dana desa dengan baik dan benar.

    “Kami mengucapkan banyak terima kasih dan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Gresik, yang telah memberikan pengetahuan hukum terkait pengelolaan anggaran dana desa dengan baik dan benar, sehingga dapat menghindari perbuatatan yang menyebabkan tindakan korupsi,” ungkap Sapaat.

    Sementara Camat Cerme Umar Hasyim berharap, dengan adanya penyuluhan hukum membuat Kades dan perangkat desa dapat memaksimalkan anggaran dana desa yang dimiliki, dalam rangka untuk kesejahteraan masyarakat.

    kejaksaaan gresik korupsi
    Previous ArticleDari Lamongan, Kirab Pataka JBMB Disambut Khidmat Sekda Gresik
    Next Article Para Pemuda Diajak Plt Bupati Gresik Untuk Memerangi Rokok Ilegal

    Berita Terkait

    Bupati Apresiasi Kejari dan Polres Gresik Tuntaskan 281 Perkara, yang Terjadi Sejak Awal Tahun 2026

    13 Mei 2026

    Kades, Sekdes dan Ketua BPD Roomo Jadi Tersangka Bantuan CSR

    27 September 2024
    Search
    Terkini

    Meriahkan HJL ke-457 dan Hari Bhayangkara ke-80, Ada Lamongan Vespa Day 2026

    Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

    Pemkab Gresik Salurkan Bantuan dari Kementan untuk Kelompok Tani dan Gapoktan

    Usai Sidak Dugaan Praktik Pungli yang Terjadi di SDN, DPRD Gresik Berikan 3 Rekomendasi

    Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

    Load More
    Berita Lainnya
    Pendidikan

    Praktik Baik Pemanfaatan SIBI Untuk Pembelajaran, Lamongan Raih Penghargaan Terbaik 3 Nasional

    6 Juni 2026

    MINATBACA.com – Prestasi tingkat nasional kembali berhasil ditorehkan Kabupaten Lamongan. Terbaru, Penghargaan Terbaik 3 Nasional…

    Tim Kemenkopolkam Tinjau Kelengkapan Fisik Pelabuhan Tanjung Pakis Paciran

    BRI Gresik Serahkan Bantuan Mobil Display UMKM, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Komunitas

    Petrokimia Gresik Dapat Penghargaan ‘Indonesia Best BUMN Awards 2024’

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.