Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

      29 Agustus 2026

      Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

      28 Agustus 2026

      Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

      28 Agustus 2026

      Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

      27 Agustus 2026

      Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

      27 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Fasilitas Nathabumi SIG Musnahkan 103 Ton Bahan Perusak Ozon
    Ekonomi

    Fasilitas Nathabumi SIG Musnahkan 103 Ton Bahan Perusak Ozon

    RedaksiBy Redaksi16 September 20244 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Pemerintah Indonesia terus berperan aktif dalam aksi global melestarikan lapisan ozon. Yakni, dengan melakukan pengendalian secara ketat terhadap penggunaan, aktivitas impor dan produksi Bahan Perusak Ozon (BPO).

    Atas dasar tersebut, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) turut ambil bagian dalam upaya pelestarian ozon dengan cara mengoptimalisasi fasilitas pemusnah BPO yang dioperasikan oleh anak usaha, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk di Pabrik Narogong, Bogor, Jawa Barat.

    Sementara lebih luas, aksi global untuk melestarikan lapisan ozon, dipicu oleh penemuan lubang pada lapisan ozon di Benua Antartika pada awal 1980-an. Sebagai pelindung bumi dari bahaya radiasi ultraviolet (UV) matahari, terutama UV-B, adanya lubang pada lapisan ozon menjadi ancaman bagi kehidupan di bumi.

    Karena radiasi UV dari matahari dapat menyebabkan kanker kulit, kerusakan mata, serta gangguan sistem imun manusia. Selain itu, radiasi UV juga dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman dan ekosistem perairan, serta penyakit pada hewan.

    Didasari kesadaran akan pentingnya peran lapisan ozon bagi kehidupan, masyarakat internasional bersepakat untuk melindungi dan memulihkan lapisan ozon dari kerusakan. Kesepakatan yang dikenal dengan sebutan ‘Protokol Montreal’.

    Baca Juga :  Kopi Rembang Sukses Tembus Pasaran Nasional Berkat Rumah BUMN SIG

    Yakni, sebuah perjanjian internasional yang ditandatangani pada 16 September 1987 oleh sejumlah negara, untuk melindungi lapisan ozon dari zat-zat kimia berbahaya dan merusak, seperti chlorofluorocarbon (CFC) yang memiliki unsur klorin, florin dan karbon, yang biasa ditemui pada alat pendingin ruangan atau air conditioner (AC).

    Sementara SIG melalui lini bisnis pengelolaan limbah dan sampah berkelanjutan yang bernama Nathabumi, terus mengoptimalkan fasilitas pemusnah BPO yang telah beroperasi sejak 2007 dan sekaligus menjadi yang pertama di Asia Tenggara.

    Nathabumi tercatat membantu 36 institusi pemerintahan dan perusahaan dari berbagai industri, dalam pemusnahan BPO. Mulai dari industri makanan dan minuman, farmasi, kimia, petrokimia, manufaktur, energi, pertambangan, pengelolaan limbah, hingga minyak dan gas.

    Hingga Agustus 2024, Nathabumi telah memusnahkan sebanyak 103 ton BPO yang dapat merusak lapisan ozon, atau telah membantu mencegah pelepasan gas rumah kaca ke atmosfer setara 220.914 ton CO2 equivalent.

    Baca Juga :  SIG Masuk Daftar Konstituen Indeks IDX ESG Leaders Berdasar Penilaian BEI

    Jenis BPO yang dimusnahkan antara lain, senyawa halon yang banyak digunakan untuk bahan pemadam kebakaran, refrigerant-CFC/HCFC/HFC dari unit pendingin seperti AC dan lemari es, serta SF6 yang digunakan dalam peralatan listrik tegangan tinggi.

    Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, kehadiran fasilitas pemusnah BPO semakin memperkuat langkah SIG dalam upaya pelestarian lingkungan, untuk menjaga keberlangsungan hidup makhluk hidup di bumi, yang sejalan dengan sustainability roadmap 2030 SIG pilar perlindungan terhadap lingkungan.

    “Fasilitas pemusnah BPO tidak hanya berkontribusi dalam pelestarian lapisan ozon, tetapi juga sebagai upaya mitigasi perubahan iklim,” kata Vita Mahreyni.

    “Karena BPO yang tidak terkelola dengan baik, akan meningkatkan intensitas gas rumah kaca penyebab perubahan iklim yang dampaknya telah kita rasakan saat ini, seperti peningkatan suhu bumi,” lanjutnya.

    Proses pemusnahan BPO oleh Nathabumi dilakukan dengan teknologi yang aman dan ramah lingkungan, di mana limbah BPO yang berbentuk cair maupun gas, dimusnahkan dalam tanur semen dengan suhu mencapai 1.500 derajat celsius secara stabil. Oleh pihak perusahaan, fasilitas diklaim telah memiliki izin pengolahan BPO dari KLHK RI.

    Baca Juga :  SIG Buktikan Kepemimpinan di Tengah Persaingan Industri Bahan Bangunan

    Untuk berkontribusi lebih dalam upaya pelestarian lapizan ozon, SIG juga mendorong penggunaan alat pendingin (refrigerant) non CFC dan juga alat pemadam api ringan (APAR) non HALON di wilayah operasi. Seperti pada anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBl), yang mengapplikasi alat pendingin dan APAR ramah ozon di seluruh wilayah operasi.

    Vita Mahreyni menambahkan, SIG juga menerapkan operational excellence dengan menggunakan hydrogen injection dalam kegiatan produksi. Penggunaan hydrogen injection membantu proses pembakaran di kiln semen lebih sempurna, sehingga mendukung optimasi kegiatan produksi dan efisiensi dalam penggunaan bahan bakar, juga mencegah timbulnya zat N2O (senyawa kimia yang juga dapat merusak ozon).

    ”Dengan fasilitas, kemampuan dan pengalaman yang dimiliki, SIG siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk bersama-sama menjaga kelestarian lapisan ozon. Sehingga bumi tetap menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk ditinggali, bagi semua makhluk hidup,” ungkapnya.

    nathabumi ozon SIG
    Previous ArticleAnggota Polres Gresik Perkuat Tim Hoki Jatim yang Raih Perunggu di PON 2024
    Next Article Pemdes Tebaloan Siapkan 1 Unit Mobil Siaga Untuk Pelayanan Warga

    Berita Terkait

    SIG Pastikan Ketersediaan Pasokan Semen di Aceh, Saat Permintaan Semen Alami Peningkatan

    26 Agustus 2026

    Danantara Housing Expo 2026, SIG Pamer Inovasi Bata Interlock Presisi untuk Solusi Hunian Modern

    24 Agustus 2026

    SIG Meraih ESG Award 2026 dari KEHATI Berkat Inovasi Rendah Karbon dan Konsisten Kurangi Emisi

    13 Agustus 2026

    Direktur Operasi SIG Tinjau Langsung Optimalisasi Produksi dan Distribusi Semen

    10 Agustus 2026

    SIG Kembali Hadirkan Semen Kujang yang Sempat Jadi Ikon di Jawa Barat

    5 Agustus 2026

    Direktur Utama SIG Terjun Langsung Pastikan Distribusi Berjalan Normal

    5 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Cagak Agung Cerme Jadi Percontohan Desa Berdaya Provinsi Jawa Timur

    6 Oktober 2024

    MINATBACA.com – Desa Cagak Agung di Kecamatan Cerme, Gresik, menjadi percontohan desa berdaya yang dipilih…

    Polres Gresik Ungkap 78 Kasus dan Amankan 85 Tersangka Dalam Operasi Pekat Semeru 2026

    Desa Cagak Agung Sambut Perayaan HUT RI ke-79 Dengan Bersholawat

    50 Juta Jam Kerja Selamat Berhasil Dicapai Proyek Smelter PTFI Gresik

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.