Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Masyarakat Antusias Menyambut Gelaran Lamongan Night Carnival Tahun Kedua

      13 September 2026

      Penyaluran Bansos di Desa Tanjung Kedamean Dipastikan Tepat Sasaran

      12 September 2026

      Selama 3 Hari ke Depan, Ada Kegiatan Extranas ke-8 Tahun 2026 Dilaksanakan di Kabupaten Lamongan

      11 September 2026

      Petrokimia Gresik Bersama MIND ID dan PTFI Bahas Rencana Peningkatan Pasokan Bahan Baku Pupuk

      11 September 2026

      Wabup Gresik Apresiasi Tim Robot Bawah Air UMG yang Bakal Berlaga di Final Kontes Kapal Indonesia

      11 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Cara Pemkab Gresik Tingkatkan Kualitas dan Daya Saing Warga yang Bekerja di Bidang Konstruksi
    Pemerintahan

    Cara Pemkab Gresik Tingkatkan Kualitas dan Daya Saing Warga yang Bekerja di Bidang Konstruksi

    RedaksiBy Redaksi29 Juli 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Kualitas serta daya saing warga yang bekerja di bidang konstruksi, terus ditingkatkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

    Salah satunya melalui agenda ‘Pembekalan dan Uji Kompetensi Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi’ yang digelar di Ruang Putri Cempo, Kantor Bupati Gresik, Rabu (29/7/2026). Acara dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, dengan di dampingi Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Kabupaten Gresik Ida Lailatussa’diyah.

    Ada sebanyak 54 peserta, yang mengikuti kegiatan pembekalan dan uji kompetensi dalam kesempatan tersebut. Dengan sertifikasi yang dilaksanakan mencakup tiga skema kompetensi yakni, juru las pemula yang diikuti sebanyak 28 peserta, tukang pasang bata plester sebanyak 24 peserta, dan dua peserta kepala tukang bangunan gedung.

    Washil menyampaikan, sertifikasi kompetensi merupakan kebutuhan yang tidak dapat diabaikan, di tengah semakin tingginya persaingan. Sehingga tenaga kerja yang memiliki sertifikat kompetensi, akan lebih mudah memperoleh kepercayaan dari pengguna jasa, sekaligus memiliki peluang kerja yang lebih luas.

    Baca Juga :  Kabupaten Gresik Jadi Tuan Rumah Implementasi Pengukuran Kepuasan Layanan Digital Pemerintah

    Dari sekitar 10.000 tenaga kerja konstruksi di Kabupaten Gresik, baru 3.654 orang atau kurang dari 25 persen yang telah memiliki sertifikat kompetensi. Sementara dari 8.348 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) sektor konstruksi yang terdata di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik, baru 368 orang di antaranya yang telah tersertifikasi.

    “Angka ini menjadi tantangan bagi kita semua. Karena itu saya berharap, seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Sertifikat kompetensi bukan sekadar dokumen, tetapi menjadi bekal penting untuk meningkatkan profesionalisme dan daya saing di dunia kerja,” ujar Washil.

    Lebih lanjut, Washil menjelaskan, jika seorang tenaga kerja profesional harus memiliki tiga aspek utama. Yakni, keterampilan (skill), pengetahuan (knowledge), dan sikap (attitude).

    “Keterampilan harus terus diasah sesuai bidang pekerjaan, pengetahuan harus ditingkatkan melalui pemahaman terhadap standar operasional. Sedangkan sikap tercermin dari kedisiplinan, tanggung jawab, dan etika dalam bekerja,” jelasnya.

    Baca Juga :  Tekan Angka Pengangguran, Disnaker Gresik Gelar Walk in Interview

    Selain kompetensi teknis, Washil juga mendorong calon PMI asal Gresik untuk terus meningkatkan kemampuan berbahasa asing. Sebab menurutnya, kemampuan berkomunikasi akan sangat membantu saat bekerja di luar negeri, sekaligus meminimalkan risiko kesalahpahaman maupun persoalan hukum di negara tujuan.

    Sementara Ida mengatakan, kegiatan yang digelar merupakan bagian dari upaya Pemkab Gresik untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jasa konstruksi. Hal ini sekaligus mendukung visi pembangunan daerah, melalui peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal. Dengan sertifikasi kompetensi diharapkan, menjadi bekal bagi PMI asal Gresik yang ingin kembali berkarya di tanah air. Diharapkan, warga mampu mengisi kebutuhan tenaga pada bidang konstruksi, di berbagai kawasan industri yang ada di Kabupaten Gresik.

    “Kami ingin tenaga kerja asal Gresik menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Jangan sampai hanya menjadi penonton, ketika peluang kerja terbuka lebar di kawasan industri. Dengan sertifikat kompetensi para peserta memiliki bukti keahlian yang diakui, sehingga lebih siap bersaing di dunia kerja,” kata Ida.

    Baca Juga :  Permudah Akses Pertanian, Pemdes Dungus Cerme Bangun JUT

    Dia menambahkan, kegiatan yang didanai melalui APBD Kabupaten Gresik tahun anggaran 2026 tersebut, juga menjadi bentuk pelaksanaan amanat Undang Undang nomor 2 tahun 2017 tentang jasa konstruksi, di mana mengisyaratkan kewenangan tugas pemerintah daerah dalam pembinaan jasa konstruksi di daerah untuk tingkat terampil.

    Dari sekitar 10.000 tenaga kerja konstruksi di Kabupaten Gresik, baru 3.654 orang atau kurang dari 25 persen yang telah memiliki sertifikat kompetensi. Sementara dari 8.348 calon PMI sektor konstruksi yang terdata di Dinas Tenaga Kerja, baru 368 orang yang telah tersertifikasi.

    Sementara pembekalan dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Tenaga Konstruksi Nasional (LSP-TKN), dan Lembaga Sertifikasi Profesi Perkumpulan Tenaga Kerja Ahli dan Terampil Indonesia (LSP-Petakindo), dengan peserta diharapkan memperoleh pengakuan kompetensi yang sesuai dengan standar nasional.

    Dinas CKPKP Gresik gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman
    Previous ArticlePara Pelaku UMKM di Gresik Dapat Ilmu Promosikan Produk Agar Lebih Menarik Lewat Foto
    Next Article Harapan Pemkab Gresik Usai Pengurus IKA Unair Masa Bakti 2025-2030 Dilantik

    Berita Terkait

    Penyaluran Bansos di Desa Tanjung Kedamean Dipastikan Tepat Sasaran

    12 September 2026

    Wabup Gresik Apresiasi Tim Robot Bawah Air UMG yang Bakal Berlaga di Final Kontes Kapal Indonesia

    11 September 2026

    Sinergi Pendidikan dan Dunia Industri Dinilai Bupati Gresik Penting untuk Menekan Angka Pengangguran

    8 September 2026

    Benjeng dan Balongpanggang Disebut Bupati Gresik Jadi Salah Satu Prioritas untuk Pembangunan JPD

    4 September 2026

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    1 September 2026

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    28 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Masyarakat Antusias Menyambut Gelaran Lamongan Night Carnival Tahun Kedua

    Penyaluran Bansos di Desa Tanjung Kedamean Dipastikan Tepat Sasaran

    Selama 3 Hari ke Depan, Ada Kegiatan Extranas ke-8 Tahun 2026 Dilaksanakan di Kabupaten Lamongan

    Petrokimia Gresik Bersama MIND ID dan PTFI Bahas Rencana Peningkatan Pasokan Bahan Baku Pupuk

    Wabup Gresik Apresiasi Tim Robot Bawah Air UMG yang Bakal Berlaga di Final Kontes Kapal Indonesia

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Konsolidasi Laskar Santri di Gresik, Target Paslon Amin Menang 60 Persen

    7 Januari 2024

    GRESIK – Dalam rangka memenangkan pasangan calon (Paslon) nomor urut 1 Anies Baswedan – Muhaimin…

    Pemkab Lamongan Mendukung dan Beri Apresiasi Untuk Pemanfaatan Energi Terbarukan

    KI Award 2025, Pemkab Gresik Berhasil Meraih Penghargaan Kategori Menuju Informatif

    Hari Jadi Polwan ke-76, Polwan Polres Gresik Pilih Lakukan Aksi Donor Darah

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.