Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

      1 September 2026

      Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

      1 September 2026

      Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran dan Merata, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab Lamongan

      1 September 2026

      Jadi Narasumber, Pak Yes Sampaikan Gambaran Mengenai Perekonomian Hingga Potensi Lamongan

      31 Agustus 2026

      Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

      31 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Lifestyle»Cara Dinas KBPPPA Gresik Mewujudkan Desa Ramah Anak dan Perempuan
    Lifestyle

    Cara Dinas KBPPPA Gresik Mewujudkan Desa Ramah Anak dan Perempuan

    RedaksiBy Redaksi1 Mei 20242 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    GRESIK – Melalui Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus berupaya mewujudkan lingkungan ramah anak dan perempuan. Bahkan, hingga tingkat desa.

    Bertempat di Pendopo Kecamatan Manyar, Gresik, advokasi dan inisiasi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) dilaksanakan..Dengan mengundang perangkat desa, anggota PKK, serta organisasi perempuan di wilayah Manyar, Selasa (1/5/2024).

    “Kita ingin agar titel kabupaten layak anak itu tidak hanya sekadar administratif, melainkan aksi di masyarakat juga betul-betul layak kepada anak,” kata Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah.

    “Jadi, kita berharap dengan adanya DRPPA ini mulai dari desa sudah ada perhatian kepada perempuan dan anak. Perlindungannya pun tidak di KBPPPA saja, melainkan sudah bisa di mulai di desa,” terang Bu Min-panggilan Aminatun Habibah.

    Sebagai langkah awal, Bu Min meminta kepada perangkat desa untuk membuat peraturan dan menyiapkan anggaran. Di mana anggaran tersebut bisa digunakan untuk kegiatan sosialisasi dan penyediaan infrastruktur yang ramah anak, perempuan dan disabilitas.

    “Yang paling sederhana adalah, disediakannya jalur khusus kursi roda di kantor-kantor desa. Bisa juga disiapkan ruang laktasi bagi ibu menyusui,” beber Bu Min.

    Sementara digandengnya PKK serta organisasi Fatayat dan Aisiyah dalam mewujudkan DRPPA, dikarenakan organisasi perempuan ini sudah dikenal luas di masyarakat dan menjangkau hingga desa-desa. Diharapkan, dengan begitu aksi ramah anak dan perempuan bisa didukung pelaksanaannya.

    Kepala Dinas KBPPPA Gresik Titik Ernawati menjelaskan, advokasi dan inisiasi DRPPA yang dilaksanakan di Kecamatan Manyar, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemerintahan desa dalam mewujudkan desa ramah perempuan dan peduli anak.

    “Manyar menjadi kecamatan pertama yang kami sasar, rencananya akan kita adakan pada semua kecamatan di Gresik. Dengan DRPPA, maka ke depan pembangunan di tingkat desa harus memperhatikan kebutuhan-kebutuhan anak, perempuan dan disabilitas,” ungkap Titik.

    “Pendampingan anak-anak yang berhadapan dengan hukum, nantinya juga bisa didampingi di tingkat desa,” terangnya.

    Previous ArticleSIG Catatkan Laba Sebesar Rp472 Miliar Pada Kuartal Pertama Tahun 2024
    Next Article Dinsos Gresik Gelar Sosialisasi Bantuan Permakanan Lansia dan Penyandang Disabilitas

    Berita Terkait

    Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

    1 September 2026

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    1 September 2026

    Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran dan Merata, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab Lamongan

    1 September 2026

    Jadi Narasumber, Pak Yes Sampaikan Gambaran Mengenai Perekonomian Hingga Potensi Lamongan

    31 Agustus 2026

    Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

    31 Agustus 2026

    Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

    29 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran dan Merata, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab Lamongan

    Jadi Narasumber, Pak Yes Sampaikan Gambaran Mengenai Perekonomian Hingga Potensi Lamongan

    Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Bersama Bupati Lamongan, Emil Dardak Sidak Wilayah di Lamongan yang Banjir

    4 Juni 2025

    MINATBACA.com – Sidak dilakukan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, dengan menyasar…

    Catat Rekor Nasional, Kabupaten Gresik Bentuk 239 Koperasi Merah Putih

    Wakil Bupati Gresik dan KWG Berbagi Bingkisan Lebaran Untuk Abang Becak

    Capaian Apik Rumah BUMN SIG di Rembang Dampingi UMKM

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.