Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Melalui Penguatan SPM dan BLUD, Pemkab Gresik Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan

      23 April 2026

      Kolaborasi KORPRI Bersama Bank BSI, Sosialisasi Layanan Program Pemda Gresik Berhaji

      23 April 2026

      Komitmen Pemkab Lamongan Turunkan Stunting Melalui Program Genting

      23 April 2026

      Pemkab Lamongan Teken MoU Bersama Pengadilan Agama dan 18 Stakeholder

      23 April 2026

      Transformasi Hijau SIG, Mulai Dari Limbah Menjadi Energi Hingga Reklamasi

      23 April 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Capaian 9 Nawakarsa Bupati dan Wabup Gresik Jelang 100 Hari Pertama
    Pemerintahan

    Capaian 9 Nawakarsa Bupati dan Wabup Gresik Jelang 100 Hari Pertama

    RedaksiBy Redaksi15 April 20254 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus menunjukkan komitmen, dalam rangka mewujudkan ‘Gresik Baru yang Lebih Maju’ melalui pelaksanaan ‘Program 100 Hari Nawakarsa.’

    Program ini bukan sekadar janji politik, Bupati Gresik terpilih Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati (Wabup) Asluchul Alif, melainkan aksi nyata yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat. Mulai dari digitalisasi pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, hingga penguatan ekonomi kerakyatan.

    Di bawah kepemimpinan Gus Yani-sapaan akrab Bupati Fandi Akhmad Yani dan dokter Alif-Wabup Asluchul Alif, Pemkab Gresik bergerak cepat melakukan konsolidasi internal, reformasi sistem dan pendekatan berbasis empati. Melalui semangat Nawakarsa, Gresik mulai menampilkan wajah baru yang progresif dan berpihak kepada rakyat.

    Transformasi sistem pemerintahan menjadi langkah awal, salah satunya dengan mengintegrasikan 46 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke dalam Gresik Integrated Smart System. Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi ‘Gresik Tuntas’ untuk menjamin pelayanan publik yang cepat, efisien dan berbasis data.

    Program-program jemput bola seperti PAK DALANG KEPASAR, Anjangsana, serta kolaborasi SIGAP antara Dispendukcapil dan Pengadilan Agama, juga menjadi bukti konkret reformasi birokrasi di lapangan.

    Di sektor pendidikan kependudukan, program SETIA diterapkan untuk membangun kesadaran tertib dokumen sejak usia sekolah. Dalam kerangka Gresik Seger, berbagai program perlindungan sosial dilaksanakan dengan pendekatan empatik—di antaranya distribusi ribuan paket sembako untuk nelayan yang tidak dapat melaut, bantuan sosial untuk janda miskin, marbot, guru ngaji, anak yatim, hingga pelaksanaan PKH Inklusif bagi lansia dan penyandang disabilitas.

    Program ‘Bela Beli’ memperkuat sektor UMKM melalui fasilitasi legalitas usaha, sertifikasi produk dan pendaftaran merek. Di sisi pembangunan fisik, strategi Gresik Mapan diwujudkan melalui normalisasi Kali Lamong sepanjang 3,1 km serta perbaikan tanggul di tujuh titik kritis.

    Peningkatan konektivitas dilakukan melalui pembangunan jalan-jalan tematik berkualitas beton yang kini memasuki tahap lelang. Gresik Mapan juga memperkuat ketahanan keluarga melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) dan pembangunan Taman Asuh Ramah dan Sayang Anak (Tarasya).

    Melalui strategi Gresik Agropolitan, para petani terdampak banjir, memperoleh bantuan benih dan pupuk yang saat ini tengah dalam proses pengadaan. Inovasi pertanian juga hadir lewat Pameran Nasional Giri Kedaton Bonsai, yang memadukan budaya lokal dan ekonomi kreatif.

    Adapun Strategi Gresik Gema Karya menunjukkan hasil signifikan, dengan partisipasi 70 perusahaan dalam kanal Gresik Kerja, pelatihan bersertifikat nasional, serta job fair mini yang mempertemukan puluhan profesi dengan pencari kerja, khususnya di wilayah selatan Gresik.

    Pendidikan menjadi fokus utama dalam strategi Gresik Cemerlang. Insentif diberikan kepada lebih dari 4.000 guru swasta dari jenjang SD hingga SMP, beasiswa produktif bagi 125 mahasiswa berprestasi, serta program Hatiku Padamu (HtM) menyediakan layanan antar-jemput bagi 100 siswa penyandang disabilitas, didukung oleh 129 guru pendamping.

    Di sektor kesehatan, Gresik Sehati memperkuat layanan dengan akreditasi fasilitas kesehatan dan peluncuran Rumah Sakit Gresik Sehat (RSGS), pelatihan 1.300 kader Posyandu, serta pengembangan Puskesmas rawat inap.

    Penanggulangan stunting dilakukan melalui aplikasi GUS dan pendampingan terhadap 171 balita. Bahkan, skrining terhadap 6.100 pasien terduga TBC berhasil melampaui target awal sebanyak 5.000 pasien.

    Strategi Gresik Barokah, memperkuat aspek budaya dan sosial melalui penyelenggaraan Pekan Kebudayaan Daerah dan pemberian bantuan hukum bagi warga kurang mampu. Dalam semangat Pesona Gresik, pelestarian lingkungan pesisir diwujudkan melalui pembangunan Pasar Apung, Pusat Restorasi dan Edukasi Mangrove, serta penanaman ribuan bibit mangrove dan pohon produktif.

    Wakil Bupati Asluchul Alif atau yang akrab disapa dokter Alif menegaskan, program 100 hari adalah bukti konkret kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

    “100 hari ini bukan tentang cepat-cepat mengklaim keberhasilan. Ini tentang membuktikan bahwa pemerintah hadir dengan nurani dan niat baik. Kami menanam semangat perubahan yang akan tumbuh menjadi masa depan yang lebih adil dan sejahtera,” ungkapnya.

    Seratus hari pertama hanyalah awal. Namun benih perubahan telah ditanam, pemerintahan yang responsif, layanan publik yang inklusif, ekonomi kerakyatan yang tangguh dan lingkungan yang lestari. Gresik kini hadir dengan wajah baru, dengan lebih muda, tanggap dan terus bergerak maju.

    gresik pemkab gresik
    Previous ArticleTangani Titik Rawan Kecelakaan, Polisi Gresik Sinergi Dengan Pihak Terkait
    Next Article Capaian Apik Rumah BUMN SIG di Rembang Dampingi UMKM

    Berita Terkait

    Melalui Penguatan SPM dan BLUD, Pemkab Gresik Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan

    23 April 2026

    Kolaborasi KORPRI Bersama Bank BSI, Sosialisasi Layanan Program Pemda Gresik Berhaji

    23 April 2026

    Perkuat Layanan Bagi Jemaah Haji, Pemkab Gresik Menyediakan Obat dan Kursi Roda Untuk Lansia

    22 April 2026

    Bupati Gresik Pimpin Upacara Pembukaan Program TMMD ke-128

    22 April 2026

    Bupati Gresik; CSR Itu Bukan Charity, Bukan Belas Kasih

    22 April 2026

    Wakil Bupati Gresik Dipercaya Pimpin Ikatan Alumni Universitas Hang Tuah Surabaya

    21 April 2026
    Search
    Terkini

    Melalui Penguatan SPM dan BLUD, Pemkab Gresik Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan

    Kolaborasi KORPRI Bersama Bank BSI, Sosialisasi Layanan Program Pemda Gresik Berhaji

    Komitmen Pemkab Lamongan Turunkan Stunting Melalui Program Genting

    Pemkab Lamongan Teken MoU Bersama Pengadilan Agama dan 18 Stakeholder

    Transformasi Hijau SIG, Mulai Dari Limbah Menjadi Energi Hingga Reklamasi

    Load More
    Berita Lainnya
    sosial

    Petrokimia Gresik Peduli dan Berbagi Berkah Kepada 530 Abang Becak

    17 Juli 2025

    MINATBACA.com – Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, kembali berbagi berkah kepada…

    SIG-Bina Karya Kerja Sama Penyediaan Green Cement untuk Proyek IKN

    Ayah di Gresik Tega Setubuhi Anak Kandung Hingga 4 Tahun

    Membanggakan, Dua Inovasi Pemkab Lamongan Masuk Nominasi IGA 2025

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.