Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Parade Kebangsaan Menutup Rangkaian Kegiatan Peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Lamongan

      6 September 2026

      Perubahan Perda Nomor 10 Tahun 2023, Fraksi DPRD Lamongan Sampaikan Pandangan Umum

      5 September 2026

      Jaring Atlet Renang Potensial, Swimming Competition Bupati Cup V Lamongan 2026 Digelar

      5 September 2026

      Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pak Yes Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah

      5 September 2026

      Benjeng dan Balongpanggang Disebut Bupati Gresik Jadi Salah Satu Prioritas untuk Pembangunan JPD

      4 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Bupati Gresik Dampingi Kepulangan 3 Anak PMI ke Kampung Halaman
    Pemerintahan

    Bupati Gresik Dampingi Kepulangan 3 Anak PMI ke Kampung Halaman

    RedaksiBy Redaksi10 Februari 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Tiga anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Gresik, akhirnya menginjakkan kaki di kampung halaman, tanah kelahiran orang tua mereka setelah bertahun-tahun hidup dan tumbuh di luar negeri.

    Mereka pulang dengan pendampingan penuh dari negara, yang dalam hal ini difasilitasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Kepulangan mereka di dampingi oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dari negara asal hingga tiba di Tanah Air dengan aman, Senin (9/2/2026).

    Pemkab Gresik memastikan proses kepulangan berlangsung aman, manusiawi, dan penuh perlindungan, sebagai bentuk nyata kehadiran negara bagi keluarga PMI. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perlindungan PMI asal Gresik, yang jumlahnya mencapai sekitar 5.700 orang.

    “Anak-anak tidak boleh menjadi korban jarak dan migrasi. Mereka harus pulang dengan aman, terlindungi, dan memiliki masa depan yang jelas,” ujar Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

    Baca Juga :  Pemdes Roomo Minta Warga Patuh Bayar PBB Untuk Biaya Pembangunan

    Setiba di Tanah Air, penjemputan dilakukan Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik bersama OPD terkait, camat, dan perangkat desa. Sementara tahap lanjutan bakal difokuskan pada pendampingan psikososial dan konseling, untuk membantu proses adaptasi anak-anak, mengingat mereka lahir dan besar di luar negeri.

    Pemkab Gresik juga menyiapkan rumah singgah, apabila diperlukan agar proses adaptasi berjalan aman dan nyaman. Adapun dokumen kependudukan akan diproses, sehingga anak-anak tersebut bisa mendapat pendidikan dan layanan kesehatan layak.

    Ketiga anak yang dipulangkan yakni, berinisial MI (12) dan SY (8), warga Desa Golokan, Kecamatan Sidayu, serta HA (11) warga Desa Siwalan, Kecamatan Panceng. Mereka telah diserahkan pada keluarga masing-masing, dengan pendampingan pemerintah daerah.

    Rasa syukur mendalam lantas disampaikan Siti Khotimah (50), orang tua HA. Dia mengaku, tidak pernah menyangka kepulangan anaknya ke Tanah Air akan di dampingi langsung oleh Bupati Gresik.

    Baca Juga :  Pemkab Gresik Bersama Industri Migas Gelontorkan Bansos Untuk 4.895 Nelayan

    “Alhamdulillah, senang sekali akhirnya HA bisa pulang. Tidak menyangka kepulangannya bersama Pak Bupati,” tuturnya.

    Sementara Gus Yani menjelaskan, kepulangan tiga anak PMI tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Pemkab Gresik dengan KBRI Indonesia di Kuala Lumpur. Di mana Gresik memiliki 7 kantong besar PMI yakni, di Kecamatan Panceng, Ujungpangkah, Sidayu, Dukun, Pulau Bawean (Sangkapura dan Tambak), serta Manyar.

    “Kami hadir memberikan pelayanan publik. Salah satunya perlindungan bagi anak-anak pekerja migran,” kata Gus Yani.

    Dia menambahkan, fokus utama pemerintah daerah adalah, memastikan anak-anak PMI mendapat pendidikan formal yang layak di Tanah Air. Mulai dari pencatatan kependudukan, pemenuhan hak sosial dan kesehatan, hingga akses pendidikan. Selama di luar negeri, sebagian anak PMI hanya mengakses pendidikan nonformal berbasis komunitas.

    Baca Juga :  Pandanan Mewakili Kabupaten Gresik Lomba Desa Digital Tingkat Nasional

    Langkah ini merupakan implementasi Program Prioritas Nawakarsa melalui skema BUMI Gresik (Peduli Buruh Migran Gresik), yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Gresik. Program yang mengorkestrasi perlindungan PMI secara lintas sektor, dengan melibatkan Dinas Tenaga Kerja, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

    “Ini baru awal. Prosesnya masih panjang, karena masih banyak anak PMI lain yang menunggu kepulangan,” ucap Gus Yani.

    “Pemerintah daerah akan terus berkomunikasi dengan KBRI di Kuala Lumpur, agar kehadiran negara benar-benar dirasakan. Tidak hanya saat warganya bekerja di luar negeri, tetapi juga saat keluarga mereka membutuhkan perlindungan dan kepastian masa depan,” terangnya.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani gresik Kabupaten Gresik Pekerja Migran Indonesia (PMI) Gresik pemkab gresik
    Previous ArticleHadiri Peringatan Isra Mi’raj, Bupati Lamongan Ajak Tingkatkan Iman dan Jaga Kondusifitas Daerah
    Next Article Wabup Gresik Buka Agenda Musrenbang RKPD 2027 di Pulau Bawean

    Berita Terkait

    Benjeng dan Balongpanggang Disebut Bupati Gresik Jadi Salah Satu Prioritas untuk Pembangunan JPD

    4 September 2026

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    1 September 2026

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    28 Agustus 2026

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    28 Agustus 2026

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    27 Agustus 2026

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    27 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Parade Kebangsaan Menutup Rangkaian Kegiatan Peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Lamongan

    Perubahan Perda Nomor 10 Tahun 2023, Fraksi DPRD Lamongan Sampaikan Pandangan Umum

    Jaring Atlet Renang Potensial, Swimming Competition Bupati Cup V Lamongan 2026 Digelar

    Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pak Yes Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah

    Benjeng dan Balongpanggang Disebut Bupati Gresik Jadi Salah Satu Prioritas untuk Pembangunan JPD

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Kota Industri, Depicab SOKSI Gresik Prihatin Angka Pengangguran Masih Tinggi

    1 November 2025

    MINATBACA.com – Tingginya angka pengangguran terbuka di Kabupaten Gresik yang berjuluk kota industri, mendapat perhatian…

    Bupati dan Forkopimda Lamongan Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden RI Secara Virtual

    Jajaran Pemkab Lamongan Ikuti Desk Verifikasi MCP Gelaran KPK di Jakarta

    Wabup Gresik Ajak Warga Bersihkan Pesisir dan Bagikan 10.000 Bendera

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.