Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bupati Lamongan Silaturrahmi ke Keluarga Korban Kecelakaan Blesscon

      22 September 2026

      Pemkab Lamongan Siap Mendukung Penguatan Pengelolaan Pantura

      22 September 2026

      Era Digital, Forum PAUD Lamongan Gelar Seminar Parenting untuk Tingkatkan Kapasitas Orang Tua

      22 September 2026

      Konsisten Bina dan Kembangkan Atlet, Petrokimia Gresik Mendapat Penghargaan Dari Wagub Jatim

      21 September 2026

      Raperda Perubahan APBD 2026 Kabupaten Lamongan Disetujui, Ini yang Menjadi Prioritas

      21 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Bupati Gresik Dampingi Kepulangan 3 Anak PMI ke Kampung Halaman
    Pemerintahan

    Bupati Gresik Dampingi Kepulangan 3 Anak PMI ke Kampung Halaman

    RedaksiBy Redaksi10 Februari 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Tiga anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Gresik, akhirnya menginjakkan kaki di kampung halaman, tanah kelahiran orang tua mereka setelah bertahun-tahun hidup dan tumbuh di luar negeri.

    Mereka pulang dengan pendampingan penuh dari negara, yang dalam hal ini difasilitasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Kepulangan mereka di dampingi oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dari negara asal hingga tiba di Tanah Air dengan aman, Senin (9/2/2026).

    Pemkab Gresik memastikan proses kepulangan berlangsung aman, manusiawi, dan penuh perlindungan, sebagai bentuk nyata kehadiran negara bagi keluarga PMI. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perlindungan PMI asal Gresik, yang jumlahnya mencapai sekitar 5.700 orang.

    “Anak-anak tidak boleh menjadi korban jarak dan migrasi. Mereka harus pulang dengan aman, terlindungi, dan memiliki masa depan yang jelas,” ujar Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

    Baca Juga :  Bupati Gresik Cup 2026 Resmi Dibuka, Panggung Atlet Muda Gresik Menuju Prestasi

    Setiba di Tanah Air, penjemputan dilakukan Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik bersama OPD terkait, camat, dan perangkat desa. Sementara tahap lanjutan bakal difokuskan pada pendampingan psikososial dan konseling, untuk membantu proses adaptasi anak-anak, mengingat mereka lahir dan besar di luar negeri.

    Pemkab Gresik juga menyiapkan rumah singgah, apabila diperlukan agar proses adaptasi berjalan aman dan nyaman. Adapun dokumen kependudukan akan diproses, sehingga anak-anak tersebut bisa mendapat pendidikan dan layanan kesehatan layak.

    Ketiga anak yang dipulangkan yakni, berinisial MI (12) dan SY (8), warga Desa Golokan, Kecamatan Sidayu, serta HA (11) warga Desa Siwalan, Kecamatan Panceng. Mereka telah diserahkan pada keluarga masing-masing, dengan pendampingan pemerintah daerah.

    Rasa syukur mendalam lantas disampaikan Siti Khotimah (50), orang tua HA. Dia mengaku, tidak pernah menyangka kepulangan anaknya ke Tanah Air akan di dampingi langsung oleh Bupati Gresik.

    Baca Juga :  Kabupaten Gresik Meraih Penghargaan Kategori Madya Dalam UHC Awards 2026

    “Alhamdulillah, senang sekali akhirnya HA bisa pulang. Tidak menyangka kepulangannya bersama Pak Bupati,” tuturnya.

    Sementara Gus Yani menjelaskan, kepulangan tiga anak PMI tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Pemkab Gresik dengan KBRI Indonesia di Kuala Lumpur. Di mana Gresik memiliki 7 kantong besar PMI yakni, di Kecamatan Panceng, Ujungpangkah, Sidayu, Dukun, Pulau Bawean (Sangkapura dan Tambak), serta Manyar.

    “Kami hadir memberikan pelayanan publik. Salah satunya perlindungan bagi anak-anak pekerja migran,” kata Gus Yani.

    Dia menambahkan, fokus utama pemerintah daerah adalah, memastikan anak-anak PMI mendapat pendidikan formal yang layak di Tanah Air. Mulai dari pencatatan kependudukan, pemenuhan hak sosial dan kesehatan, hingga akses pendidikan. Selama di luar negeri, sebagian anak PMI hanya mengakses pendidikan nonformal berbasis komunitas.

    Baca Juga :  Malam Puncak Literatutur 2025, Melihat Gresik dari Kacamata Orang Luar

    Langkah ini merupakan implementasi Program Prioritas Nawakarsa melalui skema BUMI Gresik (Peduli Buruh Migran Gresik), yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Gresik. Program yang mengorkestrasi perlindungan PMI secara lintas sektor, dengan melibatkan Dinas Tenaga Kerja, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

    “Ini baru awal. Prosesnya masih panjang, karena masih banyak anak PMI lain yang menunggu kepulangan,” ucap Gus Yani.

    “Pemerintah daerah akan terus berkomunikasi dengan KBRI di Kuala Lumpur, agar kehadiran negara benar-benar dirasakan. Tidak hanya saat warganya bekerja di luar negeri, tetapi juga saat keluarga mereka membutuhkan perlindungan dan kepastian masa depan,” terangnya.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani gresik Kabupaten Gresik Pekerja Migran Indonesia (PMI) Gresik pemkab gresik
    Previous ArticleHadiri Peringatan Isra Mi’raj, Bupati Lamongan Ajak Tingkatkan Iman dan Jaga Kondusifitas Daerah
    Next Article Wabup Gresik Buka Agenda Musrenbang RKPD 2027 di Pulau Bawean

    Berita Terkait

    Jaringan Gas Bumi di Menganti Gresik Siap Beroperasi Melayani 7.363 Sambungan Rumah

    18 September 2026

    Antisipasi Dampak Musim Kemarau, Pemkab Gresik Perkuat Kolaborasi dengan PMI dan Berbagai Unsur

    17 September 2026

    Ketua PKK Gresik Resmikan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal di Balai Desa Kedungsumber

    16 September 2026

    Pemkab Gresik Matangkan Pengadaan Tanah Jalan Menganti-Lakarsantri Sepanjang 5 Kilometer

    14 September 2026

    Penyaluran Bansos di Desa Tanjung Kedamean Dipastikan Tepat Sasaran

    12 September 2026

    Wabup Gresik Apresiasi Tim Robot Bawah Air UMG yang Bakal Berlaga di Final Kontes Kapal Indonesia

    11 September 2026
    Search
    Terkini

    Bupati Lamongan Silaturrahmi ke Keluarga Korban Kecelakaan Blesscon

    Pemkab Lamongan Siap Mendukung Penguatan Pengelolaan Pantura

    Era Digital, Forum PAUD Lamongan Gelar Seminar Parenting untuk Tingkatkan Kapasitas Orang Tua

    Konsisten Bina dan Kembangkan Atlet, Petrokimia Gresik Mendapat Penghargaan Dari Wagub Jatim

    Raperda Perubahan APBD 2026 Kabupaten Lamongan Disetujui, Ini yang Menjadi Prioritas

    Load More
    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Pemdes Glindah Gelar Jalan Sehat Kemerdekaan Diikuti Ribuan Warga

    1 September 2024

    MINATBACA.com – Ribuan warga Desa Glindah, Kecamatan Kedamean, Gresik, dengan suka cita mengikuti kegiatan jalan…

    Ada Lamongan Museum Expo 2025, Penasaran?

    Meriahkan HJL ke-457 dan Hari Bhayangkara ke-80, Ada Lamongan Vespa Day 2026

    Pak Yes Mendukung Eksistensi Cabor Tenis di Lamongan

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.