Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pemkab Gresik Pastikan Kesiapan Rumah Pompa dan Saluran Air, Sebelum Musim Penghujan Tiba

      7 November 2026

      Razia Cipkon, Dua dari 29 Orang yang Diamankan Satpol PP Gresik Ternyata Punya Penyakit Menular

      7 November 2026

      Buka GINOFEST 2026, Pj Sekda Gresik Sebut Bukan Sekedar Ajang Pameran

      7 November 2026

      Resmikan Gedung TK Kartika Usai Direnovasi, Pak Yes Apresiasi Kodim 0812 Lamongan

      6 November 2026

      Optimalkan Aset Menjadi Unit Usaha Produktif, Yayasan Petrokimia Gresik Resmi Hadirkan GCC

      5 November 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Bupati Gresik Dampingi Kepulangan 3 Anak PMI ke Kampung Halaman
    Pemerintahan

    Bupati Gresik Dampingi Kepulangan 3 Anak PMI ke Kampung Halaman

    RedaksiBy Redaksi10 Februari 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Tiga anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Gresik, akhirnya menginjakkan kaki di kampung halaman, tanah kelahiran orang tua mereka setelah bertahun-tahun hidup dan tumbuh di luar negeri.

    Mereka pulang dengan pendampingan penuh dari negara, yang dalam hal ini difasilitasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Kepulangan mereka di dampingi oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dari negara asal hingga tiba di Tanah Air dengan aman, Senin (9/2/2026).

    Pemkab Gresik memastikan proses kepulangan berlangsung aman, manusiawi, dan penuh perlindungan, sebagai bentuk nyata kehadiran negara bagi keluarga PMI. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perlindungan PMI asal Gresik, yang jumlahnya mencapai sekitar 5.700 orang.

    “Anak-anak tidak boleh menjadi korban jarak dan migrasi. Mereka harus pulang dengan aman, terlindungi, dan memiliki masa depan yang jelas,” ujar Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

    Baca Juga :  Demi Pelayanan Masyarakat, Pemdes Petung Kebut Pembangunan Pendopo

    Setiba di Tanah Air, penjemputan dilakukan Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik bersama OPD terkait, camat, dan perangkat desa. Sementara tahap lanjutan bakal difokuskan pada pendampingan psikososial dan konseling, untuk membantu proses adaptasi anak-anak, mengingat mereka lahir dan besar di luar negeri.

    Pemkab Gresik juga menyiapkan rumah singgah, apabila diperlukan agar proses adaptasi berjalan aman dan nyaman. Adapun dokumen kependudukan akan diproses, sehingga anak-anak tersebut bisa mendapat pendidikan dan layanan kesehatan layak.

    Ketiga anak yang dipulangkan yakni, berinisial MI (12) dan SY (8), warga Desa Golokan, Kecamatan Sidayu, serta HA (11) warga Desa Siwalan, Kecamatan Panceng. Mereka telah diserahkan pada keluarga masing-masing, dengan pendampingan pemerintah daerah.

    Rasa syukur mendalam lantas disampaikan Siti Khotimah (50), orang tua HA. Dia mengaku, tidak pernah menyangka kepulangan anaknya ke Tanah Air akan di dampingi langsung oleh Bupati Gresik.

    Baca Juga :  Canangkan Gemapatas di Gresik, Kakanwil BPN Singgung 5,2 Juta Bidang Tanah di Jatim Belum Bersertifikat

    “Alhamdulillah, senang sekali akhirnya HA bisa pulang. Tidak menyangka kepulangannya bersama Pak Bupati,” tuturnya.

    Sementara Gus Yani menjelaskan, kepulangan tiga anak PMI tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Pemkab Gresik dengan KBRI Indonesia di Kuala Lumpur. Di mana Gresik memiliki 7 kantong besar PMI yakni, di Kecamatan Panceng, Ujungpangkah, Sidayu, Dukun, Pulau Bawean (Sangkapura dan Tambak), serta Manyar.

    “Kami hadir memberikan pelayanan publik. Salah satunya perlindungan bagi anak-anak pekerja migran,” kata Gus Yani.

    Dia menambahkan, fokus utama pemerintah daerah adalah, memastikan anak-anak PMI mendapat pendidikan formal yang layak di Tanah Air. Mulai dari pencatatan kependudukan, pemenuhan hak sosial dan kesehatan, hingga akses pendidikan. Selama di luar negeri, sebagian anak PMI hanya mengakses pendidikan nonformal berbasis komunitas.

    Baca Juga :  Residivis Curanmor di Gresik Tertangkap, Motor Hasil Curian Dikembalikan Polisi kepada Korban

    Langkah ini merupakan implementasi Program Prioritas Nawakarsa melalui skema BUMI Gresik (Peduli Buruh Migran Gresik), yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Gresik. Program yang mengorkestrasi perlindungan PMI secara lintas sektor, dengan melibatkan Dinas Tenaga Kerja, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

    “Ini baru awal. Prosesnya masih panjang, karena masih banyak anak PMI lain yang menunggu kepulangan,” ucap Gus Yani.

    “Pemerintah daerah akan terus berkomunikasi dengan KBRI di Kuala Lumpur, agar kehadiran negara benar-benar dirasakan. Tidak hanya saat warganya bekerja di luar negeri, tetapi juga saat keluarga mereka membutuhkan perlindungan dan kepastian masa depan,” terangnya.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani gresik Kabupaten Gresik Pekerja Migran Indonesia (PMI) Gresik pemkab gresik
    Previous ArticleHadiri Peringatan Isra Mi’raj, Bupati Lamongan Ajak Tingkatkan Iman dan Jaga Kondusifitas Daerah
    Next Article Wabup Gresik Buka Agenda Musrenbang RKPD 2027 di Pulau Bawean

    Berita Terkait

    Pemkab Gresik Pastikan Kesiapan Rumah Pompa dan Saluran Air, Sebelum Musim Penghujan Tiba

    7 November 2026

    Razia Cipkon, Dua dari 29 Orang yang Diamankan Satpol PP Gresik Ternyata Punya Penyakit Menular

    7 November 2026

    Buka GINOFEST 2026, Pj Sekda Gresik Sebut Bukan Sekedar Ajang Pameran

    7 November 2026

    Optimalkan Aset Menjadi Unit Usaha Produktif, Yayasan Petrokimia Gresik Resmi Hadirkan GCC

    5 November 2026

    Wabup Gresik Tekankan Pengawasan Perubahan Data SIPD, dalam Penyusunan APBD 2027

    5 November 2026

    Pemkab Gresik Dukung Kanwil Kemenag Jatim, Saat Lakukan Penilaian SRC di UPT SMPN 2 Gresik

    5 November 2026
    Search
    Terkini

    Pemkab Gresik Pastikan Kesiapan Rumah Pompa dan Saluran Air, Sebelum Musim Penghujan Tiba

    Razia Cipkon, Dua dari 29 Orang yang Diamankan Satpol PP Gresik Ternyata Punya Penyakit Menular

    Buka GINOFEST 2026, Pj Sekda Gresik Sebut Bukan Sekedar Ajang Pameran

    Resmikan Gedung TK Kartika Usai Direnovasi, Pak Yes Apresiasi Kodim 0812 Lamongan

    Optimalkan Aset Menjadi Unit Usaha Produktif, Yayasan Petrokimia Gresik Resmi Hadirkan GCC

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Sosialisasi Pilkada Serentak 2024, KPU Gresik Selenggarakan Jalan Sehat

    15 September 2024

    MINATBACA.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik menggelar acara jalan sehat, yang sekaligus sebagai agenda…

    Kades Domas-Anggota DPRD Gresik, Kompak Tampil di Karnaval Budaya

    Bupati Gresik Buka Asistensi SPIP Untuk Tata Kelola yang Lebih Akuntabel

    Promosikan Potensi Herbal Lokal, SIG Bawa UMKM Rembang Tembus Pasaran Nasional

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.