Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Melihat Pelaksanaan SPMB, Gubernur Jawa Timur Khofifah Mengunjungi SMKN 1 dan SMAN 1 Cerme

      4 Juni 2026

      Komitmen Pemkab dan DPRD Gresik Untuk Tuntaskan Pembangunan Serta Perbaikan JPD

      2 Juni 2026

      Jadi Prioritas, Bupati Gresik Ajak Masyarakat Lebih Peduli dan Turut Kawal Pembangunan JPD

      2 Juni 2026

      Tekan Kemiskinan dan Stunting, Program Bunda Puspa Pemkab Gresik Diperluas ke 80 Desa

      2 Juni 2026

      Peringatan Hari Lahir Pancasila, Bupati Lamongan Sebut Sejalan dengan Semangat HJL ke-457

      1 Juni 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Promosikan Potensi Herbal Lokal, SIG Bawa UMKM Rembang Tembus Pasaran Nasional
    Ekonomi

    Promosikan Potensi Herbal Lokal, SIG Bawa UMKM Rembang Tembus Pasaran Nasional

    RedaksiBy Redaksi27 Juli 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Dari lahan pekarangan ke dapur rumahan, sekelompok ibu rumah tangga di Desa Glebeg, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, berhasil mengolah hasil panen tanaman herbal menjadi produk minuman kesehatan bernilai jual tinggi.

    Di bawah binaan Rumah BUMN PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) di Rembang (RB Rembang), yang dikelola oleh anak usaha PT Semen Gresik, Kelompok Wanita Tani (KWT) Annisa, sukses memasarkan produk herbal hingga ke luar Pulau Jawa dan berhasil mencatatkan omzet hingga mencapai Rp100 juta per tahun.

    Sejak berdiri tahun 2017, KWT Annisa yang beranggota 31 ibu rumah tangga telah memproduksi berbagai produk olahan tanaman herbal dan pangan lokal seperti minuman sirup, serbuk jahe, temulawak, kunyit, hingga minuman khas berbahan buah kawis. Semua produk diolah dari bahan baku alami, yang berasal dari petani lokal di sekitar Desa Glebeg.

    Ketua KWT Annisa Rutiah (50), merasa sangat terbantu dan bersyukur bisa menjadi bagian dari keluarga besar RB Rembang sejak tahun 2022. Dia lantas mengakui, jika RB Rembang memiliki peran yang besar dalam mendorong pertumbuhan bisnis KWT Annisa dalam memproduksi minuman herbal. Tidak hanya dibekali kemampuan mengelola usaha secara administratif dan bisnis, tetapi juga diperkuat dari sisi branding dan pemasaran agar produk KWT Annisa semakin dikenal pasar.

    ”Awalnya, kami cuma ingin hasil pekarangan nggak terbuang percuma. Dari dapur yang sederhana, kami para ibu rumah tangga mulai belajar mengolah jadi produk yang punya nilai jual,” ujar Rutiah.

    “Setelah bergabung dengan RB Rembang, peluang pun terbuka semakin lebar. Kami diberikan berbagai pelatihan, dibantu promosi dan fasilitasi, jejaring usaha juga semakin luas,” sambungnya.

    Rutiah mengungkapkan, usaha yang dirintis sejak tahun 2017 dengan modal awal Rp500.000 tersebut, dikerjakan hanya berbekal alat masak sederhana dan mengubah potensi lokal jadi produk unggulan. Dengan memanfaatkan pekarangan rumah masing-masing, mereka bisa menghasilkan hingga 100 kilogram bahan baku seperti jahe, kunyit, dan buah kawis, yang dapat diolah menjadi sekitar 100 botol produk per minggu. Kemudian mulai mengenalkan produk ke pasar tradisional, hingga merambah ke jejaring UMKM di Kabupaten Rembang.

    Seiring meningkatnya permintaan, keterbatasan lahan membuat KWT Annisa berinisiatif menjalin kerja sama dengan petani lokal, serta sesama pelaku UMKM di Rembang untuk memenuhi kebutuhan bahan baku. Khususnya saat menjelang momen seperti Lebaran, kapasitas produksi bisa meningkat tiga kali lipat.

    Kini produk minuman jahe dan temulawak, serta sari buah kawis dari KWT Annisa tidak hanya dipasarkan di wilayah Rembang, tapi juga menjangkau pasar yang lebih luas seperti Yogyakarta, Semarang, Surakarta, hingga Surabaya di Jawa Timur. Bahkan dengan peran e-commerce dan jaringan reseller, produk KWT Annisa mampu menjangkau pemasaran di luar Jawa seperti Kalimantan.

    Dengan racikan otentik berbahan herbal dan harga terjangkau mulai dari Rp10.000 hingga Rp40.000 per kemasan, produk KWT Annisa kini mampu meraih omzet rata-rata Rp10 juta per bulan, atau melebihi Rp100 juta per tahun.

    “Sebagai pelaku usaha, saya sangat merasakan manfaat dari keberadaan RB Rembang. Kami mendapat banyak dukungan, mulai dari pelatihan, pemasaran hingga promosi produk. Saya sangat berterima kasih kepada SIG dan RB Rembang. Harapan saya, para pelaku UMKM dapat terus berkembang dan sukses bersama,” ungkap Rutiah.

    Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, SIG mendukung penuh penguatan peran perempuan dalam ekonomi masyarakat desa, sebagai bagian dari komitmen pihak perusahaan terhadap pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

    “SIG percaya bahwa perempuan memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi lokal. Melalui pembinaan UMKM, kami mendorong lebih banyak kelompok usaha perempuan agar dapat tumbuh mandiri, naik kelas dan berdaya saing di pasar yang lebih luas,” tutur Vita.

    “SIG akan terus mendampingi UMKM, terutama pelaku perempuan, agar semakin tangguh dan mampu memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di sekitarnya,” lanjutnya.

    SIG umkm
    Previous ArticleWarga Antusias Ikuti Petik Buah dan Sayuran di PAE Gelaran Petrokimia Gresik
    Next Article PAE 2025, Petrokimia Gresik Kembali Berikan Customer Experience untuk Masyarakat

    Berita Terkait

    Kolaborasi dengan BRIN, SIG Perkuat Riset untuk Menciptakan Produk dan Layanan Berkelanjutan

    20 Mei 2026

    Semen Gresik Grissee Running Festival 2026, Ada Sebanyak 1.111 Peserta Ambil Bagian

    13 Mei 2026

    Gelar RUPST 2026, SIG Tetapkan Seluruh Laba Tahun 2025 Sebagai Dividen

    8 Mei 2026

    SIG Coba Perkuat Mesin Pertumbuhan Baru, Strategi Ekspor dan Transformasi Jadi Penopang Kinerja

    8 Mei 2026

    Tidak Sekedar Untuk Solusi Perbaikan Jalan, Berikut Manfaat Beton Cepat Kering yang Dihadirkan SIG

    6 Mei 2026

    Rumah BUMN SIG Bantu UMKM Batik Rembang Menembus Pasaran Global

    5 Mei 2026
    Search
    Terkini

    Melihat Pelaksanaan SPMB, Gubernur Jawa Timur Khofifah Mengunjungi SMKN 1 dan SMAN 1 Cerme

    Komitmen Pemkab dan DPRD Gresik Untuk Tuntaskan Pembangunan Serta Perbaikan JPD

    Jadi Prioritas, Bupati Gresik Ajak Masyarakat Lebih Peduli dan Turut Kawal Pembangunan JPD

    Tekan Kemiskinan dan Stunting, Program Bunda Puspa Pemkab Gresik Diperluas ke 80 Desa

    Peringatan Hari Lahir Pancasila, Bupati Lamongan Sebut Sejalan dengan Semangat HJL ke-457

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik, Tonggak Baru Hilirisasi dan Industri Hijau Nasional

    5 Maret 2026

    MINATBACA.com – PT Xinyi Solar Indonesia resmi melakukan ekspor perdana solar glass, pada awal Bulan…

    Lindungi Perangkat, Pemdes Sukowati Gelar Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan

    Pemkab Gresik Raih Peringkat Terbaik III Anugerah Media Humas 2025 Untuk Kategori Website

    Pembahasan Saat Pihak Petrokimia Gresik Terima Kunjungan Kemenlu

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.