Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

      15 Oktober 2026

      Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

      15 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

      14 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Bupati dan Sekjen Kemensos Tinjau Lokasi UPT SMP Negeri 30 Gresik
    Pemerintahan

    Bupati dan Sekjen Kemensos Tinjau Lokasi UPT SMP Negeri 30 Gresik

    RedaksiBy Redaksi18 April 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) Robben Rico, bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, meninjau lokasi rencana penempatan Sekolah Rakyat di UPT SMP Negeri 30 Gresik.

    Kegiatan tersebut merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan program prioritas nasional di bidang pendidikan, sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Turut hadir dalam kunjungan ini Asisten I Pemkab Gresik Suprapto, Kepala Dinas Sosial Ummi Khoiroh, jajaran Forkopimcam Sidayu, Kabid Pendidikan, Kapolsek dan Danramil, Kepala Desa, para kepala sekolah, guru dari UPT SMP Negeri 30 Gresik dan juga UPT SMP Negeri 6 Gresik, beserta para tokoh masyarakat setempat.

    Sekolah Rakyat ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan melalui penyediaan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan terjangkau. Adapun sekolah ini diperuntukkan secara khusus, bagi warga Gresik yang tercatat dalam desil 1 dan 2 berdasarkan data kesejahteraan ekonomi nasional. Program ini akan mulai membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada tahun ajaran 2025 dan diselenggarakan secara gratis.

    Baca Juga :  Bu Min Dampingi KSAD Launching Pipanisasi TNI AD Manunggal Air

    “Ini amanat langsung dari Bapak Presiden. Sekolah Rakyat merupakan gabungan dari berbagai program unggulan yang diintegrasikan — mulai dari makan gratis, pendidikan gratis, hingga penyediaan fasilitas terbaik. Seluruh pembiayaan ditanggung negara melalui APBN hasil efisiensi anggaran,” tegas Robben, saat memberi sambutan.

    Robben juga menekankan, jika sekolah rakyat tidak boleh diisi oleh siswa dari luar wilayah Gresik dan diutamakan bagi warga setempat.

    “Kami imbau agar penerimaan siswa dilakukan sesuai ketentuan yakni, khusus untuk warga desil 1 dan 2 yang termasuk dalam 20 persen kelompok masyarakat berpendapatan terendah atau tergolong miskin ekstrem. Tidak boleh ada titipan. Para guru pun harus melalui proses seleksi yang ketat,” tambahnya.

    Sementara Gus Yani menyatakan, sekolah rakyat akan dijadikan proyek percontohan (pilot project) dengan sistem boarding school dan asrama, serta akan menjadi model nasional. Dia juga menegaskan pentingnya integritas dan akuntabilitas dalam proses seleksi peserta didik maupun tenaga pengajar, agar program ini benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan.

    Baca Juga :  Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik, Tonggak Baru Hilirisasi dan Industri Hijau Nasional

    Rombongan kemudian meninjau secara langsung kondisi sarana dan prasarana sekolah, mulai dari tempat ibadah, ruang kelas, toilet, hingga infrastruktur pendukung lainnya. Hasil tinjauan, akan menjadi dasar evaluasi untuk memastikan kesiapan sekolah dalam menjalankan program sesuai standar yang ditetapkan.

    Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik Ummi Khoiroh menjelaskan, kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari proses Data Entry Seleksi (DES) oleh Kementerian Sosial.

    “Ada sekitar 86 kabupaten/kota yang mengikuti DES di Jakarta, termasuk Gresik. Proposal dan dokumen kami telah diverifikasi dan dinyatakan lengkap oleh Kementerian PUPR. Saat ini, kami tinggal menunggu proses hibah atau alih status aset untuk keperluan pembangunan,” jelas Ummi.

    Ummi menambahkan, UPT SMP Negeri 30 Gresik ditetapkan sebagai embrio sekolah rakyat dan akan menerima dua rombongan belajar (rombel) pada tahun ajaran 2025, masing-masing dengan kapasitas maksimal 25 siswa.

    “Yang diterima hanya masyarakat Gresik yang tergolong miskin ekstrem, khususnya yang berada pada desil 1 dan 2. Ini merupakan syarat mutlak,” tegasnya.

    Baca Juga :  Plt Bupati dan Ketua DPRD Gresik Apresiasi Festival Nasi Krawu KWG

    Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik juga telah menyiapkan lahan di Raci Tengah untuk mendukung pengembangan Sekolah Rakyat pada tahun ajaran 2026.

    “Mudah-mudahan hasil survei ini membawa kabar baik bagi Pak Sekjen, sehingga bisa segera dilaporkan kepada Menteri Sosial maupun Bapak Presiden. Gresik siap menjadi salah satu dari enam kabupaten/kota embrio Sekolah Rakyat,” tambahnya.

    Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, kehadiran sekolah rakyat di Kabupaten Gresik menjadi bukti nyata negara hadir untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya bagi masyarakat kurang mampu. Diharapkan, embrio Sekolah Rakyat di UPT SMP Negeri 30 Gresik ini dapat menjadi model pendidikan inklusif berbasis karakter dan teknologi, serta menjadi solusi konkret dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

    Pemkab Gresik terus berkomitmen mendukung kebijakan strategis nasional demi mewujudkan pemerataan akses pendidikan yang berkualitas. Langkah ini diharapkan mampu menjadi titik awal lahirnya generasi unggul, mandiri, dan berdaya saing tinggi di masa depan.

    gresik pemkab gresik
    Previous ArticlePengelolaan Keuangan Daerah, Gresik Raih Opini WTP ke-10 Berurutan
    Next Article Pak Yes Membuka Bimbingan Manasik Haji Lamongan di Masjid Namira

    Berita Terkait

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    15 Oktober 2026

    Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di Gresik Dirangkai Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu

    12 Oktober 2026

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    10 Oktober 2026

    Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Ratusan Juta Disalurkan Baznas Bersama Pemkab Gresik

    8 Oktober 2026

    Melalui Nasi Layur, Petrokimia Gresik Bantu Nelayan Rp100 Juta untuk Revitalisasi Fasilitas

    8 Oktober 2026

    Pemkab Gresik Upayakan Kader Bunda Puspa Agar Dapat Menunjang Perekonomian Masyarakat

    7 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

    Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Gerakkan Ekonomi Kerakyatan, Pemkab Lamongan Terus Upayakan Peningkatan Kualitas Koperasi

    12 Juli 2026

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan bersinergi dengan berbagai pihak, terus berupaya untuk meningkatkan tata…

    Dinas CKPKP Gresik Paparkan Realisasi Sejumlah Proyek Strategis 2025

    Posbakum Pengadilan Negeri Gresik Edukasi Warga Desa Sidoraharjo

    Bupati Lamongan Melaunching Skuad Persela Musim 2025-2026

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.