Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pemkab Lamongan Terus Dorong Kampung Kerapu di Desa Labuhan Semakin Produktif dan Modern

      13 September 2026

      Masyarakat Antusias Menyambut Gelaran Lamongan Night Carnival Tahun Kedua

      13 September 2026

      Penyaluran Bansos di Desa Tanjung Kedamean Dipastikan Tepat Sasaran

      12 September 2026

      Selama 3 Hari ke Depan, Ada Kegiatan Extranas ke-8 Tahun 2026 Dilaksanakan di Kabupaten Lamongan

      11 September 2026

      Petrokimia Gresik Bersama MIND ID dan PTFI Bahas Rencana Peningkatan Pasokan Bahan Baku Pupuk

      11 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Berkat AI dan IOT, Pengantongan di Petrokimia Gresik Menjadi Semakin Optimal
    Ekonomi

    Berkat AI dan IOT, Pengantongan di Petrokimia Gresik Menjadi Semakin Optimal

    RedaksiBy Redaksi12 Oktober 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Kinerja dan juga inovasi yang dilakukan oleh insan Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, kembali mendapat apresiasi dan penghargaan di tingkat nasional.

    Terbaru, sistem pengantongan atau bagging Petrokimia Gresik, meraih ‘The Best Performer Bagging Operation for Supply Chain Excellence of the Year’ di ajang Indonesia Logistics Awards (ILA) 2025. Sistem pengantongan dengan teknologi Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) ini, dinilai mampu mendorong performa perusahaan dalam penyediaan pupuk lebih optimal.

    Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyampaikan, kinerja pengantongan di Petrokimia Gresik semakin optimal, setelah pihak perusahaan meluncurkan ‘Smart Bagging Ecosystem.’ Fasilitas yang dihadirkan sebagai komitmen Petrokimia Gresik, mendukung kelancaran distribusi pupuk ke seluruh Indonesia dalam rangka mewujudkan swasembada pangan.

    “Pengantongan menjadi tahapan yang cukup vital bagi pendistribusian pupuk untuk petani, baik itu pupuk bersubsidi maupun nonsubsidi. Proses ini menjamin atau menjaga kualitas pupuk bersubsidi, hingga di tangan petani,” ujar Daconi.

    Baca Juga :  Menperin Agus Gumiwang Apresiasi 2 Rintek Petrokimia Gresik

    Daconi menjelaskan, Smart Bagging Ecosystem memiliki fitur-fitur yang modern. Antara lain Early Warning System (EWS), yang dirancang dengan memanfaatkan teknologi AI untuk meningkatkan quality control dalam line pengantongan pupuk. Sistem ini secara real-time, juga mendeteksi kesesuaian kode pada kantong pupuk dengan standar quality. Jika terjadi ketidaksesuaian atau kesalahan kode produk, sistem akan memberi notifikasi kepada operator untuk dilakukan koreksi.

    Berikutnya, Smart Bagging Ecosystem juga dilengkapi dengan fitur Smart Stitch Detection, yang dirancang untuk memantau kualitas jahitan karung. Sistem yang juga menggunakan teknologi AI ini akan mengirim peringatan kepada operator, apabila terjadi ketidaksesuaian jahitan, sehingga segera dilakukan tindakan korektif.

    Fitur modern selanjutnya adalah, Smart Color Fertilizer, yang disematkan untuk memantau kualitas dan konsistensi warna pupuk di area pengantongan. Fitur ini menggunakan sensor atau kamera berbasis teknologi image processing, untuk memastikan warna pupuk sesuai standar.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Raih 3 Penghargaan Nasional Berkat Kelola Komunikasi Perusahaan dengan Baik

    Di samping itu, fasilitas ini juga memiliki fitur Smart Bagging System, yang merupakan sistem cerdas yang dirancang untuk menstabilkan berat produk pupuk selama proses pengemasan secara real time. Sistem ini bekerja dengan mengumpulkan data dari sensor tekanan dan tegangan, memprediksi potensi penyimpangan berat produk, dan secara otomatis menyesuaikan parameter sensor berdasarkan prediksi tersebut.

    Smart Bagging Ecosystem juga dilengkapi dengan teknologi yang mampu mendukung operator, pekerja bongkar muat, dan sopir, untuk senantiasa disiplin menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Yakni, melalui deteksi dan peringatan yang memanfaatkan teknologi AI, terhadap kesesuaian penerapan APD. Fitur tersebut antara lain AI Enhanced Monitoring System dan Smart Robo Safety.

    Baca Juga :  Menyambut HUT Pada Tahun Ini, Petrokimia Gresik Fasilitasi 100 Anak Khitan Gratis

    Teknologi yang ada di Smart Bagging Ecosystem, memudahkan kinerja pengantongan Petrokimia Gresik yang kapasitasnya cukup besar, yang mencapai 6.442.564 ton dalam satu tahun. Terdiri dari produk pupuk bersubsidi, pupuk nonsubsidi, maupun produk nonpupuk.

    “Smart Bagging Ecosystem sekaligus upaya nyata Petrokimia Gresik, beradaptasi dalam menghadapi industri 5.0,” tutur Daconi.

    ILA merupakan penghargaan nasional untuk individu, perusahaan, dan institusi yang telah menunjukkan prestasi, kinerja unggul, dan kontribusi signifikan dalam perkembangan logistik nasional. ILA diselenggarakan oleh Supply Chain Indonesia (SCI), dengan penghargaan Petrokimia Gresik dalam ILA 2025 secara simbolis diterima oleh Vice President Pengelolaan Pelabuhan Shandy Kharisma Irianto, mewakili Direksi di Jakarta, baru-baru ini.

    Petrokimia Gresik pupuk
    Previous ArticleSiswi SMANTURA Bawean Juara Lomba Resensi Buku se-Kabupaten Gresik
    Next Article Harapan Bocah 6 Tahun Pegang Perisai Mendapat Sambutan Hangat Jajaran Polres Gresik

    Berita Terkait

    Petrokimia Gresik Bersama MIND ID dan PTFI Bahas Rencana Peningkatan Pasokan Bahan Baku Pupuk

    11 September 2026

    Program Petrokimia Gresik Berhasil Tingkatkan Produktivitas Bawang Merah Hingga 12 Persen

    8 September 2026

    Melalui School Lab Farming, Petrokimia Gresik Buktikan Pertanian Modern Bisa Memikat Generasi Z

    4 September 2026

    Petrokimia Gresik dan Pupuk Indonesia Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

    21 Agustus 2026

    Dalang Lintas Generasi Buat Pementasan Wayang Kulit oleh Petrokimia Gresik Semakin Meriah

    20 Agustus 2026

    Melalui Pestani Rawit Groo Festival, Petrokimia Gresik Bantu Tingkatkan Produktivitas Cabai Rawit

    15 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Pemkab Lamongan Terus Dorong Kampung Kerapu di Desa Labuhan Semakin Produktif dan Modern

    Masyarakat Antusias Menyambut Gelaran Lamongan Night Carnival Tahun Kedua

    Penyaluran Bansos di Desa Tanjung Kedamean Dipastikan Tepat Sasaran

    Selama 3 Hari ke Depan, Ada Kegiatan Extranas ke-8 Tahun 2026 Dilaksanakan di Kabupaten Lamongan

    Petrokimia Gresik Bersama MIND ID dan PTFI Bahas Rencana Peningkatan Pasokan Bahan Baku Pupuk

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Pemkab dan DPRD Lamongan Sepakat Mengenai KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027

    27 Juli 2026

    MINATBACA.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, menyepakati rancangan Kebijakan…

    Ada Pameran Pendidikan 2025 Wadah Ekspresi Potensi Siswa di Lamongan

    Program Konversi Motor BBM ke Listrik, Berikut Kontribusi Petrokimia Gresik

    Cabai Rawit dan Beras, Penyumbang Deflasi Bulan Mei 2024 di Gresik

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.