Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Aksi Dalang Kilat Kyano Pukau Juri Cak Yuk Cilik Berbakat Gresik

      1 November 2026

      Pabrik Soda Ash dan Amonium Klorida Berkapasitas Total 600.000 Ton Per Tahun Bakal Hadir di Gresik

      31 Oktober 2026

      Cermati Perkembangan Pasar Saham Domestik, SIG Buka Opsi Buyback Saham

      30 Oktober 2026

      Sebanyak 11 Pelaku Curanmor Ditangkap Polres Gresik dalam Rentang September-Oktober 2026

      30 Oktober 2026

      Kiat DWP Kabupaten Lamongan Mengubah Barang Sederhana Jadi Menarik dan Memiliki Nilai Tambah

      29 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pendidikan»Aksi Dalang Kilat Kyano Pukau Juri Cak Yuk Cilik Berbakat Gresik
    Pendidikan

    Aksi Dalang Kilat Kyano Pukau Juri Cak Yuk Cilik Berbakat Gresik

    adminBy admin1 November 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    GRESIK — Ajang bergengsi Pemilihan Cak & Yuk Cilik Berbakat Kabupaten Gresik sukses melahirkan talenta-talenta muda yang luar biasa. Tahun ini, posisi Top 3 Cak Cilik Berbakat berhasil diraih oleh Kyano Reynand Hanenda (Nomor Finalis 15, MINU Tratee Putra), Evanez Sachio Wilbert El Sakhi (Nomor Finalis 11, SDN 32 Gresik), dan Faeyza Athar Arsanta (SD Mugeb Primary School) dalam uji Bakat yang dilaksanakan di Gress Mall Gresik (31/10/2026).

    Sementara itu, persaingan ketat di kategori Top 3 Yuk Cilik Berbakat diisi oleh Chelsea Mikayla Arsya (SD Mugeb Primary School), Maudy Adi Negara (SDN 4 Petrokimia Gresik), dan Maryam Annafi Bakhru (SD Muhammadiyah Manyar Gresik).

    Baca Juga :  Outlet RamenYA Kini Hadir di Gressmall Gresik, Siap Manjakan Lidah Penggemar

    Di antara para finalis, penampilan Kyano Reynand Hanenda dengan nomor urut 15 berhasil mencuri perhatian besar. Perwakilan dari MINU Tratee Putra ini membawakan lakon wayang kulit bertajuk “Darmaning Harun Tohir”. Lakon ini digarap khusus agar selaras dengan tema ” Abhayaning Harun Tohir” yang diusung oleh panitia.

    Secara filosofis, pertunjukan ini merupakan adaptasi dari kisah heroik gugurnya Raden Abimanyu yang bertarung hingga titik darah penghabisan. Kisah klasik tersebut secara apik dikontekstualisasikan untuk menggambarkan keberanian luar biasa dari Harun Tohir, pahlawan nasional asli Bawean, Gresik.

    Hanya dalam waktu 3 menit, Kyano menyuguhkan pertunjukan super padat yang penuh dengan atraksi koprol wayang dan ditutup secara epik dengan adegan menaburkan bunga saat tokohnya terpanah—menyimbolkan gugurnya sang pahlawan dengan penuh kehormatan. Seluruh aksi teatrikal tersebut digarap memikat dengan iringan musik gamelan khas Banyuwangi.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Konsisten Pentaskan Wayang Kulit, Salah Satunya Guna Perkenalkan Kepada Generasi Muda
    Cak Kyano dalam uji bakat Cak Yuk Cilik Gresik 2026

    Kepala Sekolah MINU Tratee Putra, Imron Rosadi, mengungkapkan rasa bangga sekaligus keyakinannya sejak awal kompetisi. “Sejak awal kami yakin kemampuan Kyano akan diapresiasi juri. Jarang sekali ada anak zaman sekarang yang menekuni dunia dalang wayang kulit hingga sudah pentas di mana-mana. Ini membuktikan bahwa Gen Alpha tidak lupa dengan budaya bangsa,” ujar Imron bangga.

    Namun, di balik penampilan memukaunya, Kyano mengaku harus memeras keringat ekstra demi menaklukkan durasi yang sangat singkat dan keterbatasan teknis. Berbeda dengan pertunjukan wayang konvensional, kali ini ia harus tampil dengan iringan musik rekaman.

    “Tampil 3 menit dengan iringan musik rekaman itu sangat susah karena biasanya saya tampil dengan gamelan langsung. Kalau langsung, dalang yang mengatur musiknya; mau dibawa cepat atau lambat, dalang yang menentukan,” kata Kyano.

    Baca Juga :  Bawa Misi Budaya, Dalang Cilik MINU Trate Putra Tembus 10 Besar Cak & Yuk Cilik Gresik 2026

    Sistem lakon padat dengan tempo kilat ini mengingatkan pada gaya mendiang maestro Ki Manteb Soedharsono saat memperjuangkan wayang kulit hingga diakui sebagai warisan dunia oleh UNESCO—momen bersejarah yang juga akan diperingati minggu depan sebagai Hari Wayang Dunia.

    cakyukcilik cakyukcilikgresik2026 gressmall Kyano minu tratee putera wayang kulit
    Previous ArticlePabrik Soda Ash dan Amonium Klorida Berkapasitas Total 600.000 Ton Per Tahun Bakal Hadir di Gresik

    Berita Terkait

    Outlet RamenYA Kini Hadir di Gressmall Gresik, Siap Manjakan Lidah Penggemar

    8 Maret 2024
    Search
    Terkini

    Aksi Dalang Kilat Kyano Pukau Juri Cak Yuk Cilik Berbakat Gresik

    Pabrik Soda Ash dan Amonium Klorida Berkapasitas Total 600.000 Ton Per Tahun Bakal Hadir di Gresik

    Cermati Perkembangan Pasar Saham Domestik, SIG Buka Opsi Buyback Saham

    Sebanyak 11 Pelaku Curanmor Ditangkap Polres Gresik dalam Rentang September-Oktober 2026

    Kiat DWP Kabupaten Lamongan Mengubah Barang Sederhana Jadi Menarik dan Memiliki Nilai Tambah

    Load More
    Berita Lainnya
    sosial

    Gus Yani Pimpin Apel Sekaligus Melantik Pengurus DPC ASLINMAS Gresik Periode 2026-2031

    26 Oktober 2026

    MINATBACA.com – Pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (ASLINMAS) periode 2026-2030, dilaksanakan…

    Polres Gresik Laksanakan Pengamanan Haul Mbah Zainal Abidin di Menganti

    Didampingi Mas Dirham, Pak Yes Paparkan Capaian 100 Hari Kerja

    Kasus Demam Berdarah Meningkat di Gresik, Ini Upaya yang Dilakukan Polisi

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.