MINATBACA.com – Polres Gresik melaksanakan penanaman jagung serentak kuartal IV, sekaligus melakukan peresmian gudang ketahanan pangan Polri di Desa Surowiti, Kecamatan Panceng, Rabu (8/10/2025).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program nasional pihak kepolisian, dalam memperkuat ketahanan pangan. Agenda tersebut juga terhubung langsung melalui zoom meeting dengan acara utama yang dipimpin oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Kabupaten Tangerang. Di mana Gibran sempat menyampaikan, apresiasi kepada Polri atas peran aktif dalam mendukung sektor pertanian.
“Cara kerja seperti ini harus kita lanjutkan dan tingkatkan untuk mewujudkan cita-cita Bapak Presiden yaitu, swasembada pangan. Ini kerja bersama lintas instansi,” ucap Gibran.
Sementara kegiatan di Gresik dipimpin oleh Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, bersama pejabat utama Polres Gresik. Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Dandim 0817 Gresik, Kepala Dinas Pertanian Gresik, perwakilan Bulog Cabang Surabaya, serta pimpinan Ponpes Madinatul Ilmi Surowiti. Dengan Rovan menegaskan, komitmen Polres Gresik dalam mendukung program nasional ketahanan pangan, melalui lahan seluas 2,8 hektare di Desa Surowiti yang dipersiapkan untuk kegiatan penanaman jagung.
“Kami menanam di atas lahan seluas 2,8 hektare, dengan dukungan bibit jagung sebanyak 15 kilogram, dan pupuk masing-masing 200 kilogram Urea serta 200 kilogram NPK. Ini merupakan bentuk nyata dukungan kami terhadap program swasembada pangan tahun 2025, yang dicanangkan Bapak Presiden,” ujar Rovan.
Adapun rangkaian kegiatan tersebut diawali dengan pembacaan doa dan sambutan dari pihak Ponpes Madinatul Ilmi, kemudian dilanjutkan dengan agenda penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Polres Gresik dan Kantor Imigrasi Tanjung Perak. Di mana kerja sama ini menjadi langkah konkret, dalam memperkuat sinergi lintas instansi di wilayah hukum Kabupaten Gresik.
Tidak hanya kegiatan pertanian, namun Polres Gresik juga menggelar berbagai program sosial bagi masyarakat sekitar. Di antaranya ada berupa bakti kesehatan gratis, pemeriksaan tensi, lab GDA, kolesterol, asam urat, pemeriksaan dokter, serta pemberian obat gratis.
Ada pula pasar murah, dengan penjualan beras seharga Rp57.000 per 5 kilogram, guna membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Serta pemberian paket sembako dan bibit jagung, juga pupuk kepada para petani secara simbolis.
Dengan penutup kegiatan, dilakukan penanaman bibit jagung serentak di lahan yang telah disiapkan. Serta pemberangkatan hasil panen jagung menuju Bulog, untuk memastikan hasil bumi terserap dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat sektor pangan, tetapi juga memperlihatkan peran pihak kepolisian, dalam hal ini Polres Gresik, sebagai motor penggerak kolaborasi dan kemandirian pangan di daerah. Dengan semangat gotong royong dan sinergi lintas sektor, Polres Gresik berkontribusi nyata turut serta dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan nasional.

