Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bupati Pastikan MPLS di Lamongan Berlangsung Aman dan Bebas Bullying

      13 Juli 2026

      Tahun Ajaran Baru, Gus Yani Membuka MPLS Ramah Anak di UPT SMPN 1 Gresik

      13 Juli 2026

      Petrokimia Gresik Meraih Tiga Penghargaan Dalam Ajang yang Diselenggarakan PR Indonesia

      13 Juli 2026

      Pesan Bupati Gresik Saat Menerima 200 Mahasiswa KKN BBK Unair

      13 Juli 2026

      Gerakkan Ekonomi Kerakyatan, Pemkab Lamongan Terus Upayakan Peningkatan Kualitas Koperasi

      12 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pendidikan»Kepala Dispendik Gresik Apresiasi Lomba Mewarnai dan Story Telling Bahasa Gresikan Hajatan KWGe
    Pendidikan

    Kepala Dispendik Gresik Apresiasi Lomba Mewarnai dan Story Telling Bahasa Gresikan Hajatan KWGe

    RedaksiBy Redaksi27 Juni 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Lomba mewarnai dan juga story telling Bahasa Gresikan dalam rangkaian Festival Tumpeng Nasi Krawu Vol. 4 turut menjadi perhatian, setelah menarik minat banyak peserta.

    Adapun kegiatan yang digelar Komunitas Wartawan Grissee (KWGe) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik untuk anak usia pendidikan Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) tersebut, dilaksanakan di wisata edukasi Gresik Universal Science (GUS) di Kecamatan Balongpanggang, Gresik, Sabtu (27/6/2026). Dengan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik, S Hariyanto.

    Pada saat memberi sambutan, Hariyanto memberi apresiasi atas inisiatif KWGe yang selama ini tidak hanya berkontribusi mendukung pembangunan daerah melalui penyebarluasan informasi kepada masyarakat, tetapi juga aktif berkolaborasi dengan Pemkab Gresik dalam melestarikan budaya daerah melalui kegiatan edukatif.

    “Perkembangan budaya Gresik sangat dinamis. Hal itu tidak lepas dari letaknya yang berbatasan langsung dengan Kota Surabaya, ditambah derasnya arus informasi melalui dunia digital. Kendati demikian, kemajuan teknologi tidak boleh membuat anak-anak kita melupakan budaya lokal,” ujar Hariyanto.

    Baca Juga :  Silaturrahmi dan Konsolidasi, Wakil Ketum DPP Partai NasDem Safari Ramadhan di Gresik

    Menurut Hariyanto, Kabupaten Gresik memiliki kekayaan warisan budaya, baik benda maupun tak benda yang harus terus dikenalkan kepada generasi penerus. Oleh karena itu, dia berharap kegiatan serupa dapat menginspirasi berbagai pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengambil peran, dalam upaya pelestarian budaya.

    “Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak tidak hanya belajar mengenal budaya Gresik, tetapi juga diajak untuk mencintai dan melestarikannya. Ini merupakan investasi budaya yang sangat penting bagi generasi penerus,” imbuhnya.

    Adapun untuk lomba mewarnai, ada sebanyak 80 peserta yang berkesempatan dalam menunjukkan kreativitas mewarnai gambar tumpeng nasi krawu, kuliner khas yang telah menjadi ikon Kabupaten Gresik. Sementara story telling diikuti sebanyak 25 peserta, yang tampil membawakan kisah-kisah daerah menggunakan Bahasa Gresikan. Mulai dari sejarah Sunan Giri, asal-usul Balongpanggang, cerita tentang nasi krawu, hingga berbagai cerita rakyat yang diwariskan secara turun-temurun.

    Baca Juga :  Pilkades 2026, Pemkab Gresik Persiapkan E-Voting Untuk Tingkatkan Transparansi

    Tidak hanya menjadi ajang berkreasi dan mengasah kemampuan berbahasa daerah, namun perlombaan juga memberi nilai tambah bagi para peserta. Sebab para pemenang lomba memperoleh sertifikat yang ditandatangani oleh Kepala Dispendik Kabupaten Gresik, yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu dokumen pendukung dalam pendaftaran sekolah melalui jalur prestasi nonakademik, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Sementara Ketua KWGe Miftahul Arif menjelaskan, untuk Festival Tumpeng Nasi Krawu pada tahun ini merupakan penyelenggaraan yang keempat. Selain bagian dari upaya pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui penyajian tumpeng nasi krawu, festival juga dirancang sebagai ruang edukasi budaya yang melibatkan anak-anak.

    “Nasi krawu merupakan identitas kuliner Gresik yang harus terus kita lestarikan. Karena itu, kami ingin Festival Nasi Krawu tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran. Anak-anak kami ajak mengenal budaya Gresik melalui kegiatan yang dekat dengan dunia mereka yakni, mewarnai dan story telling,” kata Miftah.

    Baca Juga :  Idul Adha 1446 H, PLN UP3 Gresik Salurkan 336 Paket Daging Kurban

    Miftah menambahkan, pelestarian budaya tidak dapat dibebankan kepada pemerintah saja, namun juga membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Sebagai komunitas wartawan, KWGe ingin mengambil peran dengan menghadirkan kegiatan yang mampu menghubungkan nilai-nilai budaya lokal dengan generasi muda, melalui pendekatan yang kreatif dan menyenangkan.

    “Kalau sejak kecil mereka sudah mengenal nasi krawu, sejarah Sunan Giri, cerita rakyat, hingga terbiasa menggunakan Bahasa Gresikan, maka rasa memiliki terhadap budaya daerah akan tumbuh dengan sendirinya. Itulah yang ingin kami tanamkan melalui festival ini,” ucapnya.

    Festival Nasi Krawu Vol. 4 menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat dilakukan dengan cara yang inovatif, edukatif, dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Dengan agenda puncak pembagian nasi krawu sebanyak 3.000 bungkus yang bersiap memecahkan rekor MURI, dijadwalkan berlangsung pada Minggu (28/6/2026) di lokasi yang sama.

    Dinas Pendidikan Gresik gresik Kabupaten Gresik Komunitas Wartawan Grissee (KWGe) OPD Pemkab Gresik
    Previous ArticleMeneladani Jejak Ulama Pendiri dan Pengasuh di Ponpes Zainal Abidin Bungah, Diselenggarakan Haul
    Next Article Layanan SIM Keliling dan Adminduk di Festival Nasi Krawu Gresik Diserbu Warga Pemohon

    Berita Terkait

    Tahun Ajaran Baru, Gus Yani Membuka MPLS Ramah Anak di UPT SMPN 1 Gresik

    13 Juli 2026

    Petrokimia Gresik Meraih Tiga Penghargaan Dalam Ajang yang Diselenggarakan PR Indonesia

    13 Juli 2026

    Pesan Bupati Gresik Saat Menerima 200 Mahasiswa KKN BBK Unair

    13 Juli 2026

    Pemkab Gresik Kembali Bantu Kepulangan Anak Pekerja Migran Indonesia dari Malaysia

    11 Juli 2026

    Ini yang Disampaikan Direktur Utama Saat Memimpin Upacara HUT ke-54 Petrokimia Gresik

    11 Juli 2026

    Tingkatkan Kualitas APBD, Pemkab Gresik Perkuat Ketepatan Perencanaan dan Penganggaran

    10 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Bupati Pastikan MPLS di Lamongan Berlangsung Aman dan Bebas Bullying

    Tahun Ajaran Baru, Gus Yani Membuka MPLS Ramah Anak di UPT SMPN 1 Gresik

    Petrokimia Gresik Meraih Tiga Penghargaan Dalam Ajang yang Diselenggarakan PR Indonesia

    Pesan Bupati Gresik Saat Menerima 200 Mahasiswa KKN BBK Unair

    Gerakkan Ekonomi Kerakyatan, Pemkab Lamongan Terus Upayakan Peningkatan Kualitas Koperasi

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Petrokimia Gresik Dorong Rekanan Optimalkan Produk Dalam Negeri dan Terapkan ESG

    27 November 2025

    MINATBACA.com – Upaya memperkuat rantai pasok pupuk nasional, Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding…

    Koperasi Desa Merah Putih Diluncurkan, Berikut Harapan Bupati Gresik

    Cara Pemkab Lamongan Pergunakan Drone Bantuan dari Kementan Untuk Mengantisipasi Gagal Panen

    Tunjang Layanan Darurat, 35 Ambulan Gresik Dipasang GPS Tracker

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.