Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

      29 Agustus 2026

      Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

      28 Agustus 2026

      Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

      28 Agustus 2026

      Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

      27 Agustus 2026

      Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

      27 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Budaya»Tenun Ikat Parengan Khas Lamongan Terpilih Jadi Objek Pelaksanaan Program PKW
    Budaya

    Tenun Ikat Parengan Khas Lamongan Terpilih Jadi Objek Pelaksanaan Program PKW

    RedaksiBy Redaksi7 Oktober 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Salah satu wastra khas dari Kabupaten Lamongan, Tenun Ikat Parengan, terpilih menjadi objek pelaksanaan program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW).

    Agenda tersebut dibuka oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Ketua Dekranasda Kabupaten Lamongan Anis Kartika Yuhronur Efendi, Ketua Bidang Wirausaha Baru Dekranas Metty Herindra, bertempat di Pendopo Lokatantra, Selasa (7/10/2025).

    Sebagai tuan rumah pelaksanaan program PKW, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menyambut baik program tersebut, lantaran memiliki tujuan utama meningkatkan kompetensi kewirausahaan generasi muda. Selain itu, juga menciptakan nilai ekonomis pada seni kriya, dan melestarikan wastra sebagai warisan budaya.

    “Kabupaten Lamongan adalah, daerah yang punya potensi besar di sektor kerajinan dan ekonomi kreatif. Sehingga kegiatan ini sangat relevan dengan misi pertama pembangunan Lamongan yakni, mewujudkan pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif melalui optimalisasi sektor unggulan,” tutur Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

    Baca Juga :  Atasi Persoalan Sampah, Pemkab Lamongan Usung Strategi Komprehensif dan Terintegrasi

    PKW dijadwalkan akan berlangsung selama tiga bulan (belajar menenun dan membatik), sebagai motor mempercepat transformasi ekosistem ekonomi yang berkelanjutan. Di mana pada tahun 2024, pertumbuhan ekonomi ‘Kota Soto’ bergerak positif pada angka 4,31 persen.

    Pak Yes menambahkan, beberapa upaya yang dilakukan Pemkab Lamongan dalam mendukung kompetensi kewirausahaan generasi muda di antaranya, melalui program prioritas Young Entrepreneur Succes, Megpreneur, dan Yakin Semua Sejahtera.

    Sementara Ketua Bidang Wirausaha Baru Dekranas Metty Herindra mengatakan, tantangan dari PKW yang dilaksanakan adalah, mempertahankan keberlanjutan kompetensi.

    “Target kita adalah, pengrajin generasi muda yang belum diberi kesempatan melanjutkan pendidikan. Menambah kompetensi melalui PKW pasti disambut baik, namun yang harus dipertahankan adalah keberlanjutan minatnya,” kata Metty.

    Baca Juga :  Bupati Lamongan Melaunching Skuad Persela Musim 2025-2026

    Selain Lamongan, PKW juga diikuti oleh perwakilan dari Bojonegoro dan Jepara, baik secara tatap muka maupun melalui sambungan zoom. Dengan program kolaborasi tahap tujuh antara Dekranas dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini, tidak hanya mengajarkan teknik membuat seni kriya, melainkan juga memberi arahan penjualan dan lainnya.

    Tenun ikat Parengan memiliki daya tarik tersendiri, tidak hanya sebagai warisan budaya Lamongan yang kaya motif, seperti gunungan dan tumbuhan, namun juga memiliki tekstur halus dan tidak tebal. Wastra asal Lamongan ini, bahkan sudah berhasil menembus pasaran Timur Tengah dan juga ASEAN.

    lamongan
    Previous ArticleAwal Oktober 2025, Harga dan Pasokan Bahan Pokok di Lamongan Stabil
    Next Article Saran Ketua DPRD Lantaran Dana Transfer Pusat ke Pemkab Gresik Dipangkas

    Berita Terkait

    Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

    29 Agustus 2026

    Bupati Lamongan Wisuda Sebanyak 208 Lansia Peserta Selantang

    26 Agustus 2026

    Megpreneur 2026, Cara Pemkab Lamongan Buka Peluang Usaha Wirausaha Muda

    26 Agustus 2026

    Sepakati Kerja Sama, Berikut yang Akan Dilakukan Pemkab Lamongan Bersama Unusa

    25 Agustus 2026

    Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pelajar Bersemangat Mengikuti Karnaval di Lamongan

    22 Agustus 2026

    Sebanyak 41 Pasangan di Kabupaten Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu

    20 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Konsolidasi Laskar Santri di Gresik, Target Paslon Amin Menang 60 Persen

    7 Januari 2024

    GRESIK – Dalam rangka memenangkan pasangan calon (Paslon) nomor urut 1 Anies Baswedan – Muhaimin…

    Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024 Lamongan Akhirnya Disetujui

    Semarak Tradisi Sanggring atau Kolak Ayam ke-501, Wabup Gresik Beri Apresiasi Warga Desa Gumeno

    Petrokimia Gresik Gelar Outing Class Untuk Anak-anak SLB

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.