Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

      16 Oktober 2026

      Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

      15 Oktober 2026

      Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

      15 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Budaya»Tenun Ikat Parengan Khas Lamongan Terpilih Jadi Objek Pelaksanaan Program PKW
    Budaya

    Tenun Ikat Parengan Khas Lamongan Terpilih Jadi Objek Pelaksanaan Program PKW

    RedaksiBy Redaksi7 Oktober 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Salah satu wastra khas dari Kabupaten Lamongan, Tenun Ikat Parengan, terpilih menjadi objek pelaksanaan program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW).

    Agenda tersebut dibuka oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Ketua Dekranasda Kabupaten Lamongan Anis Kartika Yuhronur Efendi, Ketua Bidang Wirausaha Baru Dekranas Metty Herindra, bertempat di Pendopo Lokatantra, Selasa (7/10/2025).

    Sebagai tuan rumah pelaksanaan program PKW, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menyambut baik program tersebut, lantaran memiliki tujuan utama meningkatkan kompetensi kewirausahaan generasi muda. Selain itu, juga menciptakan nilai ekonomis pada seni kriya, dan melestarikan wastra sebagai warisan budaya.

    “Kabupaten Lamongan adalah, daerah yang punya potensi besar di sektor kerajinan dan ekonomi kreatif. Sehingga kegiatan ini sangat relevan dengan misi pertama pembangunan Lamongan yakni, mewujudkan pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif melalui optimalisasi sektor unggulan,” tutur Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

    Baca Juga :  Cabor IBCA-MMA Raih Medali Emas Untuk Lamongan di Porprov IX Jatim

    PKW dijadwalkan akan berlangsung selama tiga bulan (belajar menenun dan membatik), sebagai motor mempercepat transformasi ekosistem ekonomi yang berkelanjutan. Di mana pada tahun 2024, pertumbuhan ekonomi ‘Kota Soto’ bergerak positif pada angka 4,31 persen.

    Pak Yes menambahkan, beberapa upaya yang dilakukan Pemkab Lamongan dalam mendukung kompetensi kewirausahaan generasi muda di antaranya, melalui program prioritas Young Entrepreneur Succes, Megpreneur, dan Yakin Semua Sejahtera.

    Sementara Ketua Bidang Wirausaha Baru Dekranas Metty Herindra mengatakan, tantangan dari PKW yang dilaksanakan adalah, mempertahankan keberlanjutan kompetensi.

    “Target kita adalah, pengrajin generasi muda yang belum diberi kesempatan melanjutkan pendidikan. Menambah kompetensi melalui PKW pasti disambut baik, namun yang harus dipertahankan adalah keberlanjutan minatnya,” kata Metty.

    Baca Juga :  Momen Hari Sumpah Pemuda, Pemkab Lamongan Apresiasi Pemuda Solokuro

    Selain Lamongan, PKW juga diikuti oleh perwakilan dari Bojonegoro dan Jepara, baik secara tatap muka maupun melalui sambungan zoom. Dengan program kolaborasi tahap tujuh antara Dekranas dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini, tidak hanya mengajarkan teknik membuat seni kriya, melainkan juga memberi arahan penjualan dan lainnya.

    Tenun ikat Parengan memiliki daya tarik tersendiri, tidak hanya sebagai warisan budaya Lamongan yang kaya motif, seperti gunungan dan tumbuhan, namun juga memiliki tekstur halus dan tidak tebal. Wastra asal Lamongan ini, bahkan sudah berhasil menembus pasaran Timur Tengah dan juga ASEAN.

    lamongan
    Previous ArticleAwal Oktober 2025, Harga dan Pasokan Bahan Pokok di Lamongan Stabil
    Next Article Saran Ketua DPRD Lantaran Dana Transfer Pusat ke Pemkab Gresik Dipangkas

    Berita Terkait

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    15 Oktober 2026

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    15 Oktober 2026

    Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

    15 Oktober 2026

    Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

    14 Oktober 2026

    Tambahan Cabor Baru Bakal Perkuat Kabupaten Lamongan di Porprov 2027

    14 Oktober 2026

    Sebanyak 45 Ruas Jalan di Kabupaten Lamongan Sudah Tuntas Diperbaiki

    14 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

    Load More
    Berita Lainnya
    sosial

    Bantuan Polres Gresik Untuk Para Korban Banjir di Jawa Tengah

    21 Maret 2024

    GRESIK – Bencana banjir yang melanda wilayah Jawa Tengah, turut membuat jajaran Polres Gresik berempati…

    Petrokimia Gresik Beri Biaya Pendidikan dan Luncurkan 52 Taruna Makmur

    Perkuat Ekosistem Pesisir, SIG Libatkan Sepuluh Orang Relawan Bakti BUMN 2026

    Belasan Warga Terkena DBD, Pemdes Tambakrejo Langsung Lakukan Fogging

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.