Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pak Yes Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap RAPBD Lamongan 2027

      19 Oktober 2026

      Bawa Misi Budaya, Dalang Cilik MINU Trate Putra Tembus 10 Besar Cak & Yuk Cilik Gresik 2026

      18 Oktober 2026

      Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

      16 Oktober 2026

      Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

      15 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»BPPKAD Gresik Optimistis Capaian Pendapatan 2025 Tembus 95 Persen
    Ekonomi

    BPPKAD Gresik Optimistis Capaian Pendapatan 2025 Tembus 95 Persen

    RedaksiBy Redaksi27 September 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Kinerja pendapatan daerah Kabupaten Gresik menunjukkan tren positif, jelang penutupan tahun anggaran 2025. Optimisme tersebut disampaikan pada saat rapat kerja Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Gresik.

    Dalam rapat kerja bertajuk ‘Evaluasi Pendapatan Tahun 2025 dan Persiapan Target Pendapatan Tahun 2026,’ Jumat (26/9/2025) BPPKAD Gresik optimistis mampu menembus capaian rata-rata 95 persen, dari target yang telah ditetapkan. Evaluasi ini sekaligus menjadi pijakan penting untuk menyusun strategi pendapatan pada 2026, supaya lebih kokoh dan berkelanjutan.

    Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif menegaskan, pendapatan daerah adalah pondasi bagi seluruh program pembangunan. Baik bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur, hingga layanan publik, tidak akan berjalan baik tanpa pendapatan yang terkendali.

    “Hanya tiga pos yang diperkirakan belum bisa maksimal yakni, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), hotel dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Karena itu strategi pengelolaan harus tepat, gunakan gas dan rem secara seimbang. Tahun 2026 harus menjadi pijakan yang lebih solid bagi BPPKAD, dalam mendukung keberlanjutan APBD Gresik,” ujar dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif.

    Baca Juga :  Pemkab Gresik Gelar Pemilihan Pemuda Inspiratif 2025

    Masih dalam kesempatan tersebut, dokter Alif juga mengingatkan, capaian pendapatan bukan sekadar angka, melainkan bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memenuhi amanah masyarakat.

    “Pendapatan yang optimal berarti pelayanan publik yang lebih baik, itu komitmen yang harus kita jaga,” ucap dokter Alif.

    Sementara Kepala BPPKAD Gresik Andhy Hendro Wijaya, dalam rapat kerja tersebut menyampaikan optimisme. Dikatakan bahwa secara keseluruhan capaian rata-rata bisa menembus 95 persen, dari total target yang telah ditetapkan.

    “Capaian saat ini adalah Rp796,86 miliar, dengan target Perubahan APBD (P-APBD) tahun 2025 Rp1,098 triliun atau 72,56 persen dari target. Karena itu, saat ini kita lakukan evaluasi bersama, kita yakin bisa tembus 95 persen nanti di penghujung tahun 2025,” kata Andhy.

    Baca Juga :  Pemkab Gresik Gratiskan BPHTB bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

    Ada sejumlah pos pajak daerah yang menunjukkan perkembangan positif. Hingga 26 September 2025, capaian sementara tercatat: BPHTB telah mencapai 62,97 persen, dengan target minimal 92 persen hingga akhir tahun. Kemudian Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) makanan dan minuman 82,8 persen, optimistis mencapai 115 persen, sedangkan PBJT Tenaga Listrik 72,8 persen dengan target capaian 98 persen.

    Untuk PBJT Hotel mencapai 55,6 persen ditargetkan akan mencapai 70 persen. Sedangkan PBJT Hiburan mencapai 85 persen, dan ditargetkan 105 persen. PBJT Parkir, Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), pajak reklame, pajak air tanah, dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang rata-rata telah mencapai capaian 74 persen, ditargetkan bisa mencapai 100 persen di penghujung tahun 2025. Sedangkan untuk pajak MBLB, ditargetkan bisa direalisasikan sebesar 72 persen dari target.

    Baca Juga :  Menyaksikan Prosesi Masak Kolak Ayam, Bupati Sebut Identitas Sosial dan Religi Masyarakat Gresik

    Andhy menambahkan, strategi intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah terus diperkuat melalui digitalisasi layanan, kerja sama lintas perangkat daerah, serta sinergi dengan pihak swasta. Inovasi dan terobosan juga akan terus dikembangkan, guna menghadapi berbagai tantangan fiskal pada 2026.

    “Kami tidak hanya fokus mengejar target, tapi juga memperbaiki sistem agar lebih transparan, akuntabel dan ramah bagi wajib pajak,” jelas Andhy.

    gresik pemkab gresik
    Previous ArticleSIG Fasilitasi UMK di Gresik Belajar Strategi E-Commerce
    Next Article Wujud Nyata Dukung Swasembada Pangan, Polres Gresik Panen Jagung 5 Ton

    Berita Terkait

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    16 Oktober 2026

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    15 Oktober 2026

    Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di Gresik Dirangkai Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu

    12 Oktober 2026

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    10 Oktober 2026

    Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Ratusan Juta Disalurkan Baznas Bersama Pemkab Gresik

    8 Oktober 2026

    Melalui Nasi Layur, Petrokimia Gresik Bantu Nelayan Rp100 Juta untuk Revitalisasi Fasilitas

    8 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Pak Yes Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap RAPBD Lamongan 2027

    Bawa Misi Budaya, Dalang Cilik MINU Trate Putra Tembus 10 Besar Cak & Yuk Cilik Gresik 2026

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Implementasikan Efisiensi Energi, Bupati Lamongan Pastikan Kualitas Layanan Publik Tetap 100 Persen

    2 April 2026

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mulai mengimplementasikan Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri nomor…

    Bapemperda DPRD Lamongan Setuju Perubahan Aturan Perseroda BPR BDL

    Tingkatkan Pelayanan Publik, Itwasda Polda Jatim Audit Kinerja Polres Gresik

    Menumpang Bus Trans Jatim, Gubernur Jawa Timur dan Bupati Gresik Kunjungi GUS

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.